Lompat ke isi

Persamaan Tolman–Oppenheimer–Volkoff

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam astrofisika, persamaan Tolman–Oppenheimer–Volkoff ( TOV ) digunakan untuk membatasi struktur benda isotropik simetris bola. Persamaan ini hanya berlaku pada pembatasan struktur yang mengalami kesetimbangan gravitasi statis sesuai dengan model relativitas umum.[1]

Sejarah

Pada tahun 1934–1939, Richard C. Tolman melakukan analisis terhadap metrik simetris bola.[2] [3] J. Robert Oppenheimer dan George Volkoff kemudian membuat persamaan turunan dari hasil analisis Tolman dalam makalah yang berjudul "On Massive Neutron Cores" yang diterbitkan pada tahun 1939.[4] Makalah ini menyatakan sebuah persamaan keadaan degenerasi gas Fermi pada neutron. Persamaan ini digunakan untuk menghitung massa gravitasi bintang neutron dengan menerapkan batas atas ~0,7 massa matahari. Namun batasan massa yang ditetapkan dalam persamaan keadaan ini tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi pada bintang neutron. Data yang diperoleh pada pengamatan gelombang gravitasi dari penggabungan bintang neutron biner (seperti GW170817) menujukkan bahwa batas massa maksimum dari gravitasi bintang neutron mendekati 2,17 massa matahari. Informasi yang serupa juga diperoleh dari perhitungan radiasi elektromagnetik pada kilonova.[5] [6] [7] [8] [9] Sehingga batas yang diperkirakan untuk massa gravitasi bintang neutron hanya berkisar antara 1,5 hingga 3,0 massa matahari.[10]

Lihat juga

Referensi

  1. J. R. Oppenheimer. On Massive Neutron Cores. Physical Review. 1939. Vol. 55 (4). hlm. 374–381. doi:10.1103/PhysRev.55.374.
  2. R. C. Tolman. Effect of Inhomogeneity on Cosmological Models. Proceedings of the National Academy of Sciences. 1934. Vol. 20 (3). hlm. 169–176. doi:10.1073/pnas.20.3.169.
  3. R. C. Tolman. Static Solutions of Einstein's Field Equations for Spheres of Fluid. Physical Review. 1939. Vol. 55 (4). hlm. 364–373. doi:10.1103/PhysRev.55.364.
  4. J. R. Oppenheimer. On Massive Neutron Cores. Physical Review. 1939. Vol. 55 (4). hlm. 374–381. doi:10.1103/PhysRev.55.374. Oppenheimer, J. R.; Volkoff, G. M. (1939). "On Massive Neutron Cores". Physical Review. 55 (4): 374–381. Bibcode:1939PhRv...55..374O. doi:10.1103/PhysRev.55.374.
  5. B. Margalit. Constraining the Maximum Mass of Neutron Stars from Multi-messenger Observations of GW170817. The Astrophysical Journal. 2017-12-01. Vol. 850 (2). hlm. L19. doi:10.3847/2041-8213/aa991c.
  6. M. Shibata. Modeling GW170817 based on numerical relativity and its implications. Physical Review D. 2017-12-22. Vol. 96 (12). hlm. 123012. doi:10.1103/PhysRevD.96.123012.
  7. M. Ruiz. GW170817, general relativistic magnetohydrodynamic simulations, and the neutron star maximum mass. Physical Review D. 2018-01-11. Vol. 97 (2). hlm. 021501. doi:10.1103/PhysRevD.97.021501.
  8. L. Rezzolla. Using Gravitational-wave Observations and Quasi-universal Relations to Constrain the Maximum Mass of Neutron Stars. Astrophysical Journal. 2018-01-09. Vol. 852 (2). hlm. L25. doi:10.3847/2041-8213/aaa401.
  9. How massive can neutron star be?. Goethe University Frankfurt. 15 January 2018.
  10. I. Bombaci. The Maximum Mass of a Neutron Star. Astronomy and Astrophysics. 1996. Vol. 305. hlm. 871–877.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26640174 (2024-12-13T18:11:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.