Lompat ke isi

Sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser atau MRKH (dinamai dari August Franz Joseph Karl Mayer, Carl Freiherr von Rokitansky, Hermann Küster, dan G. A. Hauser) adalah kelainan bawaan yang dialami perempuan yang tidak memiliki rahim dan/atau vagina, tetapi masih memiliki tuba fallopi dan ovarium. Kelainan ini diperkirakan muncul dalam 1 dari 4500 atau 5000 bayi perempuan, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa prevalensinya hanya 1 dari 12.000 bayi perempuan terlahir dengan kondisi seperti ini.

Meskipun kelainan ini dapat ditangani dengan membuat vagina, ilmu bedah saat ini belum mampu membuat uterus, sehingga perempuan yang mengalami kelainan ini tidak dapat hamil. Transplantasi uterus telah diupayakan, tetapi teknologinya masih dalam tahap percobaan. Meskipun begitu, karena perempuan yang mengidap kelainan ini masih memiliki ovarium, mereka dapat memiliki keturunan melalui fertilisasi in vitro dan surogasi.

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29496796 (2026-07-27T01:20:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.