Lompat ke isi

Théâtre D'opéra Spatial

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Théâtre D’opéra Spatial

Théâtre D'opéra Spatial adalah sebuah karya seni rupa yang dihasilkan melalui kecerdasan buatan dan dipublikasikan pada 2022. Karya ini memperoleh perhatian luas setelah memenangkan juara pertama dalam kompetisi seni rupa di Colorado State Fair.[1] Kemenangan tersebut menimbulkan perdebatan mengenai legitimasi penggunaan sistem generatif dalam proses penciptaan seni, khususnya ketika hasilnya dinilai bersama karya yang dibuat melalui teknik tradisional. Diskusi yang muncul kemudian menggambarkan bagaimana hadirnya teknologi pembelajaran mesin memperluas batas penilaian estetika dalam kompetisi seni.[2]

Kontroversi mengenai karya tersebut meluas setelah sejumlah laporan media menyoroti reaksi seniman yang mempertanyakan proses penciptaan berbasis algoritme dan dampaknya terhadap konsep kepengarangan.[3] Perdebatan itu juga dikaitkan dengan kajian akademik yang memandang fenomena penggunaan teknologi generatif sebagai bagian dari perubahan pemahaman budaya pada era digital, termasuk isu orisinalitas dan nilai warisan budaya.[4] Reaksi publik yang muncul menggambarkan ketegangan antara praktik seni tradisional dan eksplorasi kreatif berbasis kecerdasan buatan.[5]

Kasus ini juga menjadi bahan kajian lembaga hak cipta Amerika Serikat. United States Copyright Office Review Board menilai bahwa karya yang sepenuhnya dihasilkan oleh sistem AI tidak memenuhi kriteria perlindungan hak cipta tanpa adanya kontribusi kreatif manusia yang memadai.[6] Peninjauan tersebut memperjelas batasan hukum terkait pendaftaran hak cipta untuk karya yang melibatkan proses otomatisasi, sekaligus memperlihatkan bagaimana perubahan teknologi memengaruhi penetapan standar legal dalam bidang seni.

Hak cipta

Keputusan resmi dari United States Copyright Office Review Board digunakan sebagai preseden untuk menegaskan bahwa karya yang diproduksi sepenuhnya oleh kecerdasan buatan tidak dapat memperoleh perlindungan hak cipta apabila tidak terdapat unsur penciptaan manusia yang signifikan Kasus Théâtre D'opéra Spatial menjadi salah satu contoh yang digunakan dalam penetapan kebijakan tersebut.[7]

Referensi

  1. "2022 Fine Arts First, Second & Third" (PDF). Colorado State Fair. 29 Agustus 2022. . Diakses 18 November 2025.
  2. Gault, Matthew (2022). "An AI-Generated Artwork Won First Place at a State Fair Fine Arts Competition, and Artists Are Pissed". Vice.
  3. Roose, Kevin (2022). "An A.I.-Generated Picture Won an Art Prize. Artists Aren't Happy". The New York Times.
  4. Todorović, Miloš (2024). "AI and Heritage: A Discussion on Rethinking Heritage in a Digital World". International Journal of Cultural and Social Studies. 10 (1): 4.
  5. Metz, Rachel (3 September 2022). "AI won an art contest, and artists are furious". CNN. Diakses 18 November 2025.
  6. Wilson, Suzanne V.; Strong, Maria; Rubel, Jordana; et al. (2023). "Théâtre D'opéra Spatial Review Board Decision letter" (PDF). United States Copyright Office.
  7. Wilson, Suzanne V.; Strong, Maria; Rubel, Jordana; et al. (2023). "Théâtre D'opéra Spatial Review Board Decision letter" (PDF). United States Copyright Office.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29317746 (2026-06-06T02:12:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.