<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Acipenseridae</id>
	<title>Acipenseridae - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Acipenseridae"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Acipenseridae&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:32:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Acipenseridae&amp;diff=32228&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29195059; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Acipenseridae&amp;diff=32228&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:33:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29195059; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sturgeon&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah nama umum dari 26 [[spesies]] ikan dalam famili &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Acipenseridae&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, termasuk genus [[Acipenser]], [[Huso]], [[Scaphirhynchus]], dan [[Pseudoscaphirhynchus]]. Setur adalah famili [[ikan bertulang]] tertua yang masih hidup, mereka hewan asli [[sungai]], [[danau]], dan [[pantai]] di [[subtropis]], [[iklim sedang]], dan [[subarktik]] sepanjang [[Eurasia]] dan [[Amerika Utara]]. Mereka memiliki tubuh yang panjang dengan [[sisik]] yang sangat sedikit dan ukuran yang lumayan besar. Rentang ukuran setur dari 2–3,5 m panjangnya dan beberapa spesies dapat tumbuh hingga 5,5 m. Kebanyakan setur adalah [[anadromous|anadromis]], bertelur di arus sekitar [[delta sungai]] dan [[estuari]]. Sementara spesies yang sepenuhnya berada di [[air tawar]], jarang sekali mengunjungi [[lautan terbuka]] dan area pantai. Telur ikan ini biasa di konsumsi sebagai [[kaviar]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa spesies setur dipanen untuk [[telur ikan|telurnya]], yang dipakai untuk membuat [[kaviar]], makanan mewah yang sangat berharga untuk dijadikan subjek penangkaran ikan. Karena mereka sangat lambat dalam berkembang dan menjadi dewasa, mereka sangat rentan terhadap [[eksploitasi]] dan ancaman lainnya, termasuk [[polusi]] dan [[fragmentasi habitat]]. Kebanyakan spesies dinyatakan berstatus [[rentan]], [[terancam]], atau [[kritis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Karakteristik fisik ==&lt;br /&gt;
Bersama dengan anggota [[Chondrostei]] lainnya, setur memiliki [[kartilago]], sedikit sekali memiliki ciri-ciri [[vertebrata]], dan diselimuti oleh lapisan bertulang yang disebut [[scute]], bukan sisik. Mereka juga memiliki empat helai &amp;quot;kumis&amp;quot; yang muncul di mulut mereka yang tanpa [[gigi]], umumnya digerakkan sepanjang dasar sungai untuk mendeteksi keberadaan mangsa. Sturjen dapat dikenali dengan tubuhnya yang panjang, [[rostrum|rostra]] yang rata, sekut yang unik, dan kumisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka hidup di area [[bentik]], mengaduk dasar perairan dengan mulutnya, dan menggunakan kumisnya untuk mendeteksi keberadaan [[kerang]], [[crustacea]], dan [[ikan]] kecil yang merupakan mangsa mereka. Mereka tidak memiliki gigi, mereka tidak mempu mengunyah mangsa. Namun spesies yang besar mampu menelan mangsa yang sangat besar, bahkan seluruh bagian tubuh [[salmon]] dan bayi [[anjing laut]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara ikan terbesar dari setur adalah [[setur beluga]] (&amp;#039;&amp;#039;Huso huso&amp;#039;&amp;#039;) di [[Laut Kaspia]], dilaporkan mampu tumbuh hingga 5,5 m dengan massa 2000&amp;amp;nbsp;kg, sementara [[setur kaluga]] (&amp;#039;&amp;#039;Huso dauricus&amp;#039;&amp;#039;) dari [[sungai Amur]] memiliki panjang yang sama dengan massa 1000&amp;amp;nbsp;kg. Mereka diperkirakan merupakan ikan yang memiliki usia tertua, beberapa mencapai usia kematangan seksual di usia 20 tahun dan mampu hidup hingga usia 100 tahun. Kombinasi dari lambatnya perkembangan hidup dan rata-rata reproduktif dan harga yang tinggi bagi sturjen betina dewasa yang mampu bertelur membuat ikan setur sangat rentan terhadap penangkapan berlebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
* B. G. Gardiner (1984) &amp;#039;&amp;#039;Sturgeons as living fossils&amp;#039;&amp;#039;. Pp.&amp;amp;nbsp;148–152 in N. Eldredge and S.M. Stanley, eds. Living fossils. Springer-Verlag, New York.&lt;br /&gt;
* W. E. Bemis, E. K. Findeis, and L. Grande. (1997). &amp;#039;&amp;#039;An overview of Acipenseriformes. Environmental Biology of Fishes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.fishbase.org/identification/specieslist.cfm?famcode=32&amp;amp;areacode= Info Acipenser]&lt;br /&gt;
* [http://www.wscs.info/ Situs Resmi World Sturgeon COnservation Society]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Acipenseridae&amp;amp;oldid=29195059 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29195059 (2026-05-05T11:00:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>