<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Aluminium_klorida</id>
	<title>Aluminium klorida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Aluminium_klorida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aluminium_klorida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T15:27:35Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aluminium_klorida&amp;diff=24956&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aluminium_klorida&amp;diff=24956&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T04:02:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aluminium_klorida&amp;amp;diff=24956&amp;amp;oldid=24557&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aluminium_klorida&amp;diff=24557&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24982204; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aluminium_klorida&amp;diff=24557&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T03:21:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24982204; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Aluminium klorida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (AlCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;) adalah [[senyawa kimia]] utama dari [[aluminium]] dan [[klorin]]. Senyawa ini berwarna putih, tetapi sampelnya sering terkontaminasi dengan [[Besi(III) klorida|besi triklorida]], yang memberikan pewarnaan kuning. Padatannya mempunyai titik leleh dan titik didih rendah. Senyawa ini terutama diproduksi dan dikonsumsi dalam produksi logam aluminium, tetapi sejumlah besar juga digunakan dalam bidang industri kimia. Senyawa ini sering digolongkan sebagai [[asam Lewis]]. Ini merupakan contoh senyawa anorganik yang &amp;#039;&amp;#039;[[Keretakan (kimia)|retak]]&amp;#039;&amp;#039; pada temperatur rendah, berubah bolak-balik dari [[polimer]] menjadi [[monomer]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur ==&lt;br /&gt;
 memiliki tiga struktur yang berbeda, bergantung pada temperatur dan fasenya (padat, cair, gas).  padat berbentuk seperti lembaran dengan kisi kristal &amp;#039;&amp;#039;closed packed cubic&amp;#039;&amp;#039;. Dalam bentuk ini, pusat Al menunjukkan [[geometri koordinasi oktahedral]]. Dalam lelehannya, aluminium triklorida berada sebagai [[Dimer (kimia)|dimer]] , dengan aluminium tetrakoordinasi. Perubahan struktur ini terkait dengan rendahnya massa jenis fasa cairnya (1,78&amp;amp;nbsp;g/cm&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;) vs aluminium triklorida padat (2,48&amp;amp;nbsp;g/cm&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;). Dimer Al&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Cl&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt; juga dijumpai dalam fasa uap. Pada [[temperatur]] yang lebih tinggi, dimer Al&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Cl&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt; [[Disosiasi (kimia)|terdisosiasi]] menjadi  trigonal planar, yang secara struktur analog dengan [[Boron trifluorida|Boron trifluorida]]. Lelehannya memiliki [[Konduktansi listrik|daya hantar listrik]] rendah, tidak seperti [[halida]] [[ikatan ionik|ionik]] lainnya misalnya [[natrium klorida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Reaksi ==&lt;br /&gt;
Aluminium klorida anhidrat adalah [[asam Lewis]] kuat, mampu membentuk adisi asam-basa Lewis dengan [[basa Lewis]] seperti [[benzofenon]] dan [[mesitilena]]. Ia membentuk [[tetrakloroaluminat]]  dengan adanya ion [[klorida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium klorida bereaksi dengan [[Kalsium hidrida|kalsium]] dan [[magnesium hidrida]] dalam [[tetrahidrofuran]] membentuk tetrahidroaluminat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Reaksi dengan air ===&lt;br /&gt;
Aluminium klorida bersifat higroskopis, mempunyai afinitas yang kuat terhadap air. Ini menguap di udara lembap dan mendesis ketika dicampur dengan air karena ion Cl&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt; digantikan dengan molekul H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O dalam kisi-kisinya untuk membentuk heksa[[hidrate]] AlCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;·6H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O (juga berwarna putih kekuningan). Fase anhidrat tidak dapat diperoleh kembali pada pemanasan karena HCl hilang menyisakan aluminium hidroksida dan alumina (aluminium oksida):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;\text{Al(H}_2\text{O)}_6\text{Cl}_3 \longrightarrow \text{Al(OH)}_3 + 3\text{ HCl} + 3\text{ H}_2\text{O}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada pemanasan kuat (~400&amp;amp;nbsp;°C), aluminium oksida terbentuk dari aluminium hidroksida melalui:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;2\text{ Al(OH)}_3 \longrightarrow \text{Al}_2\text{O}_3 + 3\text{ H}_2\text{O}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Larutan akuatik]]  adalah ionik sehingga menghantarkan [[listrik]] dengan baik. Larutan semacam ini dijumpai bersifat [[asam]], menandakan [[hidrolisis]] parsial ion . Reaksinya dapat dijelaskan secara sederhana sebagai:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;\left[\text{Al(H}_2\text{O)}_6\right]^{3+} \rightleftharpoons \left[\text{Al(OH)(H}_2\text{O)}_5\right]^{2+} + \text{H}^{+}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Larutan akuatik berperlaku sama seperti [[garam (kimia)|garam]] [[aluminium]] lainnya yang mengandung [[ion]]  terhidrasi, membentuk [[endapan]] gelatin [[aluminium hidroksida]] pada saat direaksikan dengan [[natrium hidroksida]] encer:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;\text{AlCl}_3 + 3\text{ NaOH} \longrightarrow \text{Al(OH)}_3 + 3\text{ NaCl}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sintesis ==&lt;br /&gt;
Aluminium klorida diproduksi dalam skala besar dengan cara reaksi [[eksotermik]] logam [[aluminium]] dengan klorin atau [[hidrogen klorida]] pada temperatur antara .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;2\text{ Al} + 3\text{ Cl}_2 \longrightarrow 2\text{ AlCl}_3&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;2\text{ Al} + 6\text{ HCl} \longrightarrow 2\text{ AlCl}_3 + 3\text{ H}_2&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium klorida dapat terbentuk melalui reaksi pengusiran tunggal antara tembaga klorida dan logam aluminium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;2\text{ Al} + 3\text{ CuCl}_2 \longrightarrow 2\text{ AlCl}_3 + 3\text{ Cu}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1993 di AS, sekitar 21.000 ton  diproduksi, tidak termasuk jumlah yang digunakan dalam produksi aluminium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium triklorida hidrat dibuat dengan melarutkan aluminium oksida dalam [[asam klorida]]. Aluminium logam juga mudah larut dalam asam klorida ─ membebaskan gas hidrogen dan menghasilkan panas. Memanaskan padatan ini tidak menghasilkan aluminium triklorida anhidrat, karena senyawa heksahidratnya terdekomposisi menjadi [[aluminium oksida]] ketika dipanaskan hingga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;2\text{ AlCl}_3 + 3\text{ H}_2\text{O} \longrightarrow \text{Al}_2\text{O}_3 + 6\text{ HCl}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Aluminium]] juga membentuk [[klorida]] yang lebih rendah, [[aluminium(I) klorida]] (AlCl), tetapi ini sangat tidak stabil dan hanya dikenal dalam fase uapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan ==&lt;br /&gt;
=== Aluminium triklorida anhidrat ===&lt;br /&gt;
 mungkin merupakan [[asam Lewis]] yang paling banyak digunakan dan juga salah satu yang paling kuat. Senyawa ini banyak ditemukan dalam aplikasi [[industri kimia]] sebagai [[katalis]] untuk [[reaksi Friedel–Crafts]], baik asilasi maupun alkilasi. Produk pentingnya adalah [[deterjen]] dan [[etilbenzena]]. Ia juga digunakan dalam reaksi [[polimerisasi]] dan [[isomerisasi]] [[hidrokarbon]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi Friedel–Crafts merupakan pengguna utama aluminium klorida, misalnya dalam preparasi [[antrakuinon]] (untuk bahan pewarna industri) dari [[benzena]] dan [[fosgen]]. Secara umum reaksi Friedel–Crafts, [[asil klorida]] atau [[alkil halida]] bereaksi dengan sistem [[aromatik]] sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi alkilasi lebih banyak digunakan daripada reaksi asilasi , meskipun praktiknya lebih menuntut perhatian teknis karena reaksi lebih lamban. Untuk kedua reaksi, aluminium klorida, bahan beserta peralatan lainnya harus kering, meskipun jejak kelembaban diperlukan agar reaksi dapat berlangsung. Masalah umum dengan reaksi Friedel–Crafts adalah bahwa [[katalis]] aluminium klorida kadang-kadang diperlukan dalam jumlah [[stoikiometri]]s penuh, karena membentuk [[Kompleks (kimia)|kompleks]] kuat dengan produk. Komplikasi ini kadang-kadang menghasilkan limbah korosif dalam jumlah besar. Untuk alasan ini dan sejenisnya, telah dicari katalis yang lebih dapat di[[daur ulang]] atau [[Kimia hijau|ramah lingkungan]]. Dengan demikian, penggunaan aluminium triklorida di beberapa aplikasi telah digantikan oleh [[zeolit]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium klorida dapat juga digunakan untuk memasukkan gugus [[aldehida]] ke dalam cincin [[aromatik]], contohnya dalam [[reaksi Gattermann-Koch]] yang menggunakan [[karbon monoksida]], [[hidrogen klorida]] dan [[ko-katalis]] [[tembaga(I) klorida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium klorida banyak digunakan dalam berbagai macam aplikasi [[kimia organik]] lainnya. Misalnya, ia dapat mengkatalisis &amp;quot;[[reaksi ena]]&amp;quot;, seperti adisi [[3-buten-2-on]] (metil vinil keton) menjadi [[karvona]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AlCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; juga banyak digunakan untuk reaksi [[polimerisasi]] dan [[isomerisasi]] [[hidrokarbon]]. Contoh penting antara lain pembuatan [[etilbenzena]], yang digunakan untuk membuat [[stirena]] sebagai bahan baku [[polistirena]], dan juga produksi [[dodesilbenzena]], yang digunakan untuk pembuatan [[deterjen]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium klorida yang dikombinasikan dengan aluminium dan dengan adanya suatu arena dapat digunakan untuk mensintesis kompleks logam bis(arena), misalnya [[bis(benzena)kromium]], dari halida logam tertentu melalui apa yang disebut sintesis [[Ernst Otto Fischer|Fischer]]-Hafner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Aluminium klorida hidrat ===&lt;br /&gt;
Heksahidratnya memiliki sedikit aplikasi, tetapi [[aluminium klorohidrat]] pada konsentrasi rendah adalah komponen umum dalam [[antiperspiran]]. Penderita [[Hiperhidrosis]] memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi (12% atau lebih tinggi), dijual dengan merek seperti Xeransis, Drysol, DryDerm, sunsola, Maxim, [[Odaban]], CertainDri, B+Drier, Chlorhydrol, Anhydrol Forte dan [[Driclor]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Simetri dan momen dipol ==&lt;br /&gt;
Aluminium klorida berada dalam kelompok D&amp;lt;sub&amp;gt;3h&amp;lt;/sub&amp;gt; dalam bentuk monomernya dan D&amp;lt;sub&amp;gt;2h&amp;lt;/sub&amp;gt; dalam bentuk dimernya. Bagaimanapun, kedua bentuk aluminium klorida, tidak memiliki momen dipol karena momen dipol ikatan meniadakan satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keselamatan ==&lt;br /&gt;
AlCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; anhidrat bereaksi hebat dengan [[Basa (kimia)|basa]], sehingga diperlukan tindakan pencegahan yang sesuai. Hal ini dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan sistem pernapasan jika terhirup atau saat kontak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aluminium klorida telah ditetapkan sebagai [[neurotoksin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics1125.htm International Chemical Safety Card 1125]&lt;br /&gt;
* [http://www.orgsyn.org/orgsyn/chemname.asp?nameID=33169 Index of Organic Synthesis procedures that utilize AlCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]&lt;br /&gt;
* [http://www.chemguide.co.uk/inorganic/period3/chlorides.html The period 3 chlorides]&lt;br /&gt;
* [http://www.chemicalsubstanceschimiques.gc.ca/fact-fait/alum-salts-sels-eng.php Government of Canada Fact Sheets and Frequently Asked Questions: Aluminum Salts]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aluminium+klorida&amp;amp;oldid=24982204 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24982204 (2023-12-11T04:03:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>