<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Antosianin</id>
	<title>Antosianin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Antosianin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Antosianin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:31:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Antosianin&amp;diff=25300&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Antosianin&amp;diff=25300&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T04:20:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Antosianin&amp;amp;diff=25300&amp;amp;oldid=24904&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Antosianin&amp;diff=24904&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29419686; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Antosianin&amp;diff=24904&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T03:58:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29419686; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Antosianin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;anthocyanin&amp;#039;&amp;#039;, dari gabungan kata Yunani: &amp;#039;&amp;#039;anthos&amp;#039;&amp;#039; = &amp;quot;bunga&amp;quot;, dan &amp;#039;&amp;#039;cyanos&amp;#039;&amp;#039; = &amp;quot;biru&amp;quot;) adalah [[pigmen]] yang larut di [[air]] yang secara alami terdapat pada berbagai jenis [[tumbuhan]]. Sesuai namanya, pigmen ini memberikan [[warna]] pada [[bunga]], [[buah]], dan [[daun]] [[Viridiplantae|tumbuhan hijau]], dan telah banyak digunakan sebagai pewarna alami pada berbagai produk [[pangan]] dan berbagai aplikasi lainnya. Warna diberikan oleh antosianin berkat susunan [[Sistem konjugasi|ikatan rangkap terkonjugasinya]] yang panjang, sehingga mampu menyerap cahaya pada rentang [[cahaya tampak]]. Sistem ikatan rangkap terkonjugasi ini juga yang mampu menjadikan antosianin sebagai [[antioksidan]] dengan mekanisme penangkapan [[radikal]]. Antosianin merupakan [[senyawa organik]] dari keluarga [[flavonoid]], dan merupakan anggota kelompok senyawa yang lebih besar yaitu [[polifenol]]. Beberapa senyawa antosianin yang paling banyak ditemukan adalah [[pelargonidin]], [[peonidin]], [[sianidin]], [[malvidin]], [[petunidin]], dan [[delfinidin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar tumbuhan memiliki kandungan antosianin terbesar pada bagian buahnya. Sebagian tanaman lain, seperti [[teh]], [[kakao]], [[serealia]], [[buncis]], [[kubis]] merah dan [[petunia]] juga memiliki kandungan antosinin pada bagian tubuh selain buah. [[Anggur]] merupakan buah yang paling banyak dimanfaatkan sebagai sumber antosianin karena kandungan pigmen tersebut cukup tinggi di dalam kulit anggur. Oleh karena itu, kulit anggur sisa industri pembuatan &amp;#039;&amp;#039;[[wine]]&amp;#039;&amp;#039; sering dikumpulkan kembali untuk diekstraksi kandungan antosianinnya dengan pelarut yang bersifat [[asam]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis dan struktur ==&lt;br /&gt;
Hingga saat ini, telah ditemukan sekitar 300 jenis sianidin, beberapa di antaranya disebutkan pada tabel di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor-faktor yang memengaruhi kestabilan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keasaman ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna yang ditimbulkan oleh antosianin tergantung dari tingkat keasaman (pH) lingkungan sekitar sehingga pigmen ini dapat dijadikan sebagai indikator pH. Warna yang ditimbulkan adalah merah (pH 1), biru kemerahan (pH 4), ungu (pH 6), biru (pH 8), hijau (pH 12), dan kuning (pH 13). Untuk mendapatkan warna yang diinginkan, antosianin harus disimpan menggunakan larutan bufer dengan pH yang sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kation ===&lt;br /&gt;
Sebagian [[kation]], terutama [[kation divalen]] dan trivalen harus dihindari karena dapat menyebabkan perubahan warna antosianin menjadi biru hingga terjadi pengendapan pigmen. Selain itu, permukaan tembaga, baja ringan, dan besi juga sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Oksigen ===&lt;br /&gt;
Saat terlarut di dalam suatu larutan campuran, antosianin akan teroksidasi perlahan-lahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sulfur dioksida (SO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;) ===&lt;br /&gt;
Apabila [[sulfur dioksida]] bereaksi dengan antosianin maka akan terbentuk produk yang tidak berwarna. Reaksi perubahan warna tersebut bersifat &amp;#039;&amp;#039;reversible&amp;#039;&amp;#039; sehingga hanya dengan memanaskan SO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; maka warna akan kembali seperti semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Protein ===&lt;br /&gt;
Apabila sumber antosianin bereaksi dengan [[protein]] maka akan terbentuk [[uap]] atau [[endapan]]. Peristiwa ini lebih dipengaruhi oleh pigmen non [[fenolik]] yang bereaksi dengan protein seperti [[gelatin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Enzim ===&lt;br /&gt;
Penggunaan beberapa enzim dalam pengolahan makanan yang mengandung antosianin dapat mengakibatkan kandungan antosianin di dalamnya hilang atau berkurang. Hal ini sebagian disebabkan oleh enzim [[glukosidase]] yang ada pada tahap preparasi enzim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Manfaat bagi kesehatan ==&lt;br /&gt;
Salah satu fungsi antosianin adalah sebagai antioksidan di dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya [[aterosklerosis]], penyakit penyumbatan pembuluh darah. Antosianin bekerja menghambat proses [[aterogenesis]] dengan meng[[oksidasi]] lemak jahat dalam tubuh, yaitu [[lipoprotein densitas rendah]]. Kemudian antosinin juga melindungi integritas sel endotel yang melapisi dinding [[pembuluh darah]] sehingga tidak terjadi kerusakan. Kerusakan [[sel endotel]] merupakan awal mula pembentukan [[aterosklerosis]] sehingga harus dihindari. Selain itu, antosianin juga merelaksasi pembuluh darah untuk mencegah aterosklerosis dan penyakit kardiovaskuler lainnya. Berbagai manfaat positif dari antosianin untuk kesehatan manusia adalah untuk melindungi [[lambung]] dari kerusakan, menghambat sel [[tumor]], meningkatkan kemampuan penglihatan mata, serta berfungsi sebagai [[senyawa anti-inflamasi]] yang melindungi [[otak]] dari kerusakan. Selain itu, beberapa studi juga menyebutkan bahwa senyawa tersebut mampu mencegah [[obesitas]] dan [[diabetes]], meningkatkan kemampuan memori otak dan mencegah penyakit neurologis, serta menangkal radikal bebas dalam tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan ==&lt;br /&gt;
Berbagai macam pigmen antosianin yang diekstrak dari buah-buahan tertentu telah banyak dimanfaatkan sebagai pewarna pada produk minuman ringan, susu, bubuk minuman, minuman beralkohol, produk beku, dll. Penggunaan pewarna alami seperti antosinanin semakin diminati karena dapat mengurangi penggunaan pewarna sintetik yang bersifat toksik dan tidak ramah lingkungan. Antosianin juga dimanfaatkan dalam pembuatan suplemen nutrisi karena memiliki banyak dampak positif bagi kesehatan manusia. Selain itu, antosianin juga dimanfaatkan dalam proses penyimpanan serta pengawetan buah, serta pembuatan selai buah. Di Jepang, antosianin juga digunakan sebagai pewarna kertas (kertas Awobana).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Flavonoid]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antosianin&amp;amp;oldid=29419686 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29419686 (2026-07-04T16:00:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>