<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Apalutamida</id>
	<title>Apalutamida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Apalutamida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Apalutamida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:30:36Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Apalutamida&amp;diff=29585&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28439367; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Apalutamida&amp;diff=29585&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:58:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28439367; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Apalutamida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat antiandrogen nonsteroid (NSAA) yang digunakan untuk pengobatan [[kanker prostat]]. Obat ini adalah penghambat reseptor androgen. Obat ini diminum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Efek samping]] apalutamida ketika ditambahkan ke pengebirian meliputi [[kelelahan]], mual, nyeri perut, [[diare]], [[tekanan darah tinggi]], [[ruam]], [[terjatuh (kecelakaan)|terjatuh]], [[retak tulang]], dan [[hipotiroidisme|tiroid yang kurang aktif]]. Obat ini juga dapat menyebabkan [[sawan]], tetapi jarang terjadi. Obat ini memiliki potensi [[interaksi obat]] yang tinggi. Apalutamida adalah [[antiandrogen]], dan bertindak sebagai [[antagonis reseptor]] androgen, [[target biologis]] [[androgen]] seperti [[testosteron]] dan dihidrotestosteron. Dengan demikian, obat ini mencegah efek hormon-[[hormon]] ini pada kelenjar [[prostat]] dan bagian tubuh lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalutamida pertama kali dideskripsikan pada tahun 2007, dan disetujui untuk pengobatan [[kanker prostat]] pada bulan Februari 2018. Obat ini merupakan obat pertama yang disetujui secara khusus untuk pengobatan kanker prostat non-metastatik yang resistan terhadap [[kebiri|pengebirian]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Apalutamida berasal dari sistem [[Universitas California]] dan dikembangkan terutama oleh &amp;#039;&amp;#039;[[Janssen Pharmaceuticals|Janssen Research &amp;amp; Development]]&amp;#039;&amp;#039;, sebuah divisi dari [[Johnson &amp;amp; Johnson]]. Obat ini pertama kali dijelaskan dalam literatur dalam aplikasi [[paten]] Amerika Serikat yang diterbitkan pada bulan November 2007 dan dalam aplikasi lain yang diajukan pada bulan Juli 2010. Sebuah publikasi Maret 2012 menjelaskan penemuan dan pengembangan apalutamida. [[Uji klinis]] fase I apalutamida diselesaikan pada bulan Maret 2012, dan hasil penelitian ini diterbitkan pada tahun 2013. Informasi tentang studi klinis fase III, termasuk ATLAS, SPARTAN, dan TITAN, diterbitkan antara tahun 2014 dan 2016. Hasil positif untuk uji coba fase III pertama kali dijelaskan pada tahun 2017, dan Janssen mengajukan Aplikasi Obat Baru untuk apalutamida ke [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] pada 11 Oktober 2017. Apalutamida disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat dengan nama merek Erleada, untuk pengobatan kanker prostat resistan pengebirian non-metastatik pada Februari 2018. Selanjutnya disetujui di Kanada, Uni Eropa, dan Australia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Apalutamida [[indikasi (kedokteran)|diindikasikan]] untuk pengobatan orang dengan kanker prostat metastatik yang sensitif terhadap pengebirian dan pengobatan orang dengan kanker prostat non-metastatik yang resisten terhadap pengebirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalutamide digunakan bersamaan dengan pengebirian, baik melalui orkiektomi bilateral maupun terapi [[analog hormon pelepas gonadotropin]] (analog GnRH), sebagai metode terapi deprivasi androgen dalam pengobatan kanker prostat non-metastatik yang resisten terhadap pengebirian. Obat ini juga merupakan pengobatan potensial yang menjanjikan untuk kanker prostat metastatik yang resisten terhadap pengebirian (mCRPC), yang diobati dengan NSAA [[enzalutamida]] dan penghambat sintesis androgen [[abirateron asetat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
[[Kontraindikasi]] apalutamida meliputi [[kehamilan]] dan riwayat atau kerentanan terhadap [[sawan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Apalutamida telah ditemukan dapat ditoleransi dengan baik dalam [[uji klinis]], dengan [[efek samping]] yang paling umum dilaporkan ketika ditambahkan ke pengebirian [[bedah]] atau medis termasuk kelelahan, mual, nyeri perut, dan [[diare]]. Efek samping lainnya antara lain termasuk [[ruam]], terjatuh dan retak tulang, [[hipotiroidisme]], serta [[sawan]] (dalam 0,2%). Apalutamida adalah [[teratologi|teratogen]] yang diharapkan dan memiliki risiko teoretis [[kelainan bawaan|cacat lahir]] pada bayi laki-laki jika dikonsumsi oleh wanita selama [[kehamilan]]. Obat ini dapat [[kemandulan pada pria|mengganggu kesuburan pria]]. Ketika digunakan sebagai monoterapi (yaitu, tanpa pengebirian bedah atau medis) pada pria, NSAA diketahui menghasilkan efek samping estrogenik tambahan seperti [[nyeri payudara]], [[ginekomastia]], dan [[femininasi]] secara umum dengan meningkatkan kadar [[estradiol]]. Mirip dengan NSAA generasi kedua yang terkait yakni [[enzalutamida]], tetapi tidak seperti NSAA generasi pertama seperti [[flutamida]] dan [[bikalutamida]], peningkatan enzim hati dan [[hepatotoksisitas]] belum dilaporkan dengan apalutamida. Namun, laporan kasus [[penyakit paru interstisial]] langka dengan apalutamida ada mirip dengan NSAA generasi pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Overdosis==&lt;br /&gt;
Tidak ada [[antidot]] yang diketahui untuk [[overdosis]] apalutamida. Tindakan suportif umum harus dilakukan sampai [[toksisitas]] klinis, jika ada, berkurang atau hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Apalutamida memiliki potensi [[interaksi obat]] yang tinggi. Dalam hal efek apalutamida pada obat lain, paparan [[substrat (kimia)|substrat]] CYP3A4, CYP2C19, CYP2C9, UDP-[[glukuronosiltransferase]], P-glikoprotein, ABCG2, atau OATP1B1 dapat dikurangi hingga tingkat yang bervariasi. Dalam hal efek obat lain pada apalutamida, penghambat CYP2C8 atau CYP3A4 yang kuat dapat meningkatkan kadar apalutamida atau [[metabolit aktif]] utamanya yakni N-desmetilapalutamida, sementara penghambat CYP2C8 atau CYP3A4 ringan hingga sedang tidak diharapkan memengaruhi paparannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakodinamik===&lt;br /&gt;
====Aktivitas antiandrogenik====&lt;br /&gt;
Apalutamida bertindak sebagai antagonis senyap kompetitif selektif dari reseptor androgen (AR), melalui domain pengikat ligan, dan karenanya merupakan [[antiandrogen]]. Obat ini serupa secara [[struktur kimia|struktural]] dan [[farmakologi]]s dengan enzalutamida (NSAA generasi kedua) tetapi menunjukkan beberapa keunggulan, termasuk aktivitas antiandrogenik yang lebih tinggi serta distribusi [[sistem saraf pusat]] yang berkurang beberapa kali lipat. Perbedaan terakhir dapat mengurangi risiko [[sawan]] dan efek samping sentral lainnya. Apalutamida memiliki afinitas 5 hingga 10 kali lipat lebih besar terhadap AR dibandingkan [[bikalutamida]], suatu NSAA generasi pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mutasi F876L yang didapat dari AR yang teridentifikasi pada sel kanker prostat lanjut telah ditemukan memberikan resistensi terhadap enzalutamida dan apalutamida. NSAA yang lebih baru, [[darolutamida]], tidak terpengaruh oleh mutasi ini, dan juga tidak ditemukan terpengaruh oleh mutasi AR lain yang telah diuji/dikenal. Apalutamida mungkin efektif pada sebagian kecil pasien kanker prostat dengan resistensi yang didapat terhadap [[abirateron asetat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktivitas lainnya====&lt;br /&gt;
Apalutamida menunjukkan potensi induksi enzim [[sitokrom P450]] yang sama kuatnya dengan enzalutamida. Obat ini merupakan pengimbas kuat CYP3A4 dan CYP2C19 dan pengimbas lemah CYP2C9, serta pengimbas UDP-glukuronosiltransferase. Selain itu, apalutamida merupakan pengimbas P-glikoprotein, ABCG2, dan OATP1B1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalutamida berikatan lemah dengan dan menghambat reseptor GABA&amp;lt;sub&amp;gt;A&amp;lt;/sub&amp;gt; secara &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039; serupa dengan enzalutamida (IC&amp;lt;sub&amp;gt;50&amp;lt;/sub&amp;gt; = 3,0 dan 2,7 μM secara berturut-turut), tetapi karena konsentrasi sentralnya yang relatif lebih rendah, mungkin memiliki risiko sawan yang lebih rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalutamida telah ditemukan meningkatkan interval QT secara signifikan dan bergantung pada konsentrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
[[Bioavailabilitas]] oral absolut rata-rata apalutamida adalah 100%. [[cmax|Kadar puncak]] rata-rata apalutamida terjadi 2 jam setelah pemberian, dengan rentang 1 hingga 5 jam. Makanan menunda waktu rata-rata untuk mencapai kadar puncak apalutamida sekitar 2 jam, tanpa perubahan signifikan pada kadar puncak itu sendiri atau pada kadar area di bawah kurva. Kadar apalutamida dalam keadaan stabil dicapai setelah 4 minggu pemberian, dengan akumulasi sekitar 5 kali lipat. [[cmax|Konsentrasi puncak]] untuk apalutamida 160 mg/hari pada kondisi stabil adalah 6 μg/mL (12,5 μmol/L), relatif terhadap kadar puncak 16,6 μg/mL (35,7 μmol/L) untuk enzalutamida 160 mg/hari dan kadar rata-rata (R)-bikalutamida 21,6 μg/mL (50,2 μmol/L) untuk bikalutamida 150 mg/hari. [[Volume distribusi]] rata-rata apalutamida pada kondisi stabil adalah sekitar 276 L. [[Ikatan protein plasma]] apalutamida adalah 96%, sedangkan ikatan [[metabolit]] utamanya (N-desmetilapalutamida) adalah 95%, keduanya tanpa memperhatikan konsentrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalutamida dimetabolisme di hati oleh CYP2C8 dan CYP3A4. Metabolit aktif utamanya yakni N-desmetilapalutamida, dibentuk oleh [[enzim]]-enzim ini, dengan kontribusi yang serupa dari masing-masing enzim ini terhadap pembentukannya pada kondisi stabil. Setelah dosis oral tunggal 200 mg apalutamida, apalutamida mewakili 45% dan N-desmetilapalutamida mewakili 44% dari tingkatan total [[area di bawah kurva]]. [[waktu paruh biologis|Waktu paruh eliminasi]] rata-rata apalutamida pada kondisi stabil adalah 3 hingga 4 hari. Fluktuasi dalam paparan apalutamida rendah dan kadarnya stabil sepanjang hari, dengan rasio puncak ke palung rata-rata 1,63 untuk apalutamida dan 1,27–1,3 untuk N-desmetilapalutamida. Setelah dosis tunggal apalutamida, laju pembersihannya (CL/F) adalah 1,3 L/jam, sementara laju pembersihannya meningkat menjadi 2 L/jam pada kondisi stabil. Perubahan ini dianggap mungkin terjadi karena auto-induksi CYP3A4. Sekitar 65% apalutamida di[[ekskresi]]kan dalam urin (1,2% sebagai apalutamida tidak berubah dan 2,7% sebagai N-desmetilapalutamida) sementara 24% diekskresikan dalam feses (1,5% sebagai apalutamida tidak berubah dan 2% sebagai N-desmetilapalutamida).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Apalutamida adalah analog struktural dari enzalutamida dan RD-162. Obat ini adalah varian [[piridina|piridil]] dari RD-162. Enzalutamida dan RD-162 berasal dari androgen nonsteroid RU-59063, yang berasal dari [[nilutamida]] (NSAA generasi pertama) dan melalui perluasan dari [[flutamida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Nama generik===&lt;br /&gt;
Apalutamida adalah nama generik obat ini dan merupakan [[nama Generik Internasional]]nya. Obat ini juga dikenal dengan nama kode pengembangannya yakni ARN-509 dan JNJ-56021927.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Nama merek===&lt;br /&gt;
Apalutamida dipasarkan dengan nama merek Erleada dan Erlyand.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Ketersediaan===&lt;br /&gt;
Apalutamida tersedia di Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, dan Australia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Bacaan lebih lanjut==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Apalutamida&amp;amp;oldid=28439367 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28439367 (2025-11-13T03:19:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>