<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Areola</id>
	<title>Areola - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Areola"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Areola&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:58:26Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Areola&amp;diff=36421&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29002909; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Areola&amp;diff=36421&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:49:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29002909; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Areola&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; pada manusia (&amp;#039;&amp;#039;areola mammae&amp;#039;&amp;#039;,  atau ) merupakan area ber[[pigmen]] pada [[payudara]] yang mengelilingi [[puting]]. Secara lebih umum, areola didefinisikan sebagai area sirkular kecil pada [[Tubuh manusia|tubuh]] dengan [[histologi]] yang berbeda dari [[jaringan (biologi)|jaringan]] di sekitarnya, atau area sirkular kecil lainnya seperti wilayah kulit yang mengalami inflamasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puting wanita dewasa memiliki beberapa lubang kecil yang tersusun secara radial di ujung [[saluran laktiferus]], tempat air susu dikeluarkan selama masa [[laktasi]]. Lubang-lubang kecil lainnya pada areola merupakan [[kelenjar sebasea]], yang juga dikenal sebagai [[Kelenjar areolar|kelenjar areola]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Rona Warna==&lt;br /&gt;
Warna areola bervariasi dari merah muda, merah, cokelat, hingga cokelat tua atau hampir hitam. Secara umum, areola cenderung lebih pucat pada individu dengan warna kulit terang dan lebih gelap pada individu dengan warna kulit gelap. Perbedaan warna ini diduga bertujuan untuk membuat area puting lebih kontras dan mudah terlihat oleh bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Hiperpigmentasi]] terjadi pada sebagian besar wanita selama tahap kedua kehamilan, yang menyebabkan rona warna areola menjadi lebih gelap untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ukuran dan Bentuk==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran serta bentuk areola dan [[puting]] sangatlah bervariasi; areola pada wanita biasanya lebih besar dibandingkan pada pria dan anak perempuan masa [[prapubertas]]. Areola manusia umumnya berbentuk bulat, tetapi banyak wanita memiliki areola besar yang tampak jelas berbentuk [[elips]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rata-rata [[diameter]] areola pria adalah sekitar . Wanita yang telah matang secara seksual memiliki rata-rata , tetapi ukurannya dapat melampaui . Wanita yang sedang menyusui dan wanita dengan payudara yang sangat besar mungkin memiliki areola yang lebih lebar lagi. Fungsi dari dermis khusus pada areola adalah untuk melindungi kulit payudara dari keausan, [[puting lecet|pecah-pecah]], dan iritasi. Bayi terkadang dapat menyebabkan trauma pada puting dan areola saat melakukan [[pelekatan (menyusui)|pelekatan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan [[skala Tanner]] dalam perkembangan fisik wanita, areola membesar selama tahap 3, namun belum menunjukkan pemisahan kontur. Selama tahap 4, areola dan [[puting|papila]] menonjol di atas permukaan payudara dan membentuk gundukan sekunder. Pada tahap 5, payudara telah berkembang sepenuhnya. Hal ini menyebabkan areola kembali menyatu dengan kontur payudara, sementara papila tetap menonjol sedikit di atas payudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehamilan dapat memicu pembesaran jaringan areola serta kelenjar atau tuberkel Montgomery.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanoreseptor==&lt;br /&gt;
Aktivitas [[menyusui]] oleh bayi menstimulasi [[mekanoreseptor]] yang beradaptasi secara lambat dan cepat, yang tersebar padat di sekitar wilayah areola.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penyakit==&lt;br /&gt;
[[Penyakit Paget pada payudara]] merupakan kondisi ganas yang secara fisik mungkin tampak seperti [[eksim]], dengan perubahan kulit yang melibatkan areola dan puting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Lihat pula==&lt;br /&gt;
*[[Daftar kelenjar khusus dalam sistem integumen manusia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Areola&amp;amp;oldid=29002909 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29002909 (2026-03-02T00:10:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>