<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Asam_aminolevulinat</id>
	<title>Asam aminolevulinat - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Asam_aminolevulinat"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Asam_aminolevulinat&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:48:57Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Asam_aminolevulinat&amp;diff=14823&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Asam_aminolevulinat&amp;diff=14823&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T14:18:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Asam_aminolevulinat&amp;amp;diff=14823&amp;amp;oldid=14423&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Asam_aminolevulinat&amp;diff=14423&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27943012; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Asam_aminolevulinat&amp;diff=14423&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T13:46:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27943012; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Asam aminolevulinat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, juga disebut dengan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Asam δ-Aminolevulinat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;asam 5-aminolevulinat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (disingkat &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;dALA, δ-ALA&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;5ALA&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;), adalah [[asam amino]] non-proteinogenik endogen, yang merupakan senyawa pertama dalam jalur sintesis porfirin, jalur yang mengarah ke heme pada manusia dan mamalia, serta [[klorofil]] pada tumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5ALA digunakan dalam deteksi fotodinamik dan pem[[bedah]]an [[kanker]].&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Sebagai prekursor fotosensitizer, 5ALA juga digunakan sebagai agen tambahan untuk terapi fotodinamik. Berbeda dengan molekul fotosensitizer yang lebih besar, simulasi komputer memprediksi bahwa 5ALA mampu menembus membran sel tumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Diagnosis kanker===&lt;br /&gt;
Deteksi fotodinamik adalah penggunaan obat fotosensitif dengan sumber cahaya dengan panjang gelombang yang tepat untuk mendeteksi kanker, menggunakan fluoresensi obat tersebut. 5ALA atau turunannya dapat digunakan untuk memvisualisasikan kanker kandung kemih melalui pencitraan fluoresensi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pengobatan kanker===&lt;br /&gt;
Asam aminolevulinat sedang dipelajari untuk terapi fotodinamik (PDT) pada sejumlah jenis kanker. Saat ini, asam amino ini bukan pengobatan lini pertama untuk esofagus Barrett. Penggunaannya pada kanker otak saat ini masih dalam tahap eksperimental. Senyawa ini telah dipelajari dalam sejumlah kanker [[ginekologi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asam aminolevulinat diindikasikan pada orang dewasa untuk visualisasi jaringan ganas selama operasi glioma ganas (tingkat III dan IV Organisasi Kesehatan Dunia). Senyawa ini digunakan untuk memvisualisasikan jaringan tumor dalam prosedur [[bedah saraf]]. Studi sejak tahun 2006 telah menunjukkan bahwa penggunaan metode panduan ini secara intraoperatif dapat mengurangi volume residu tumor dan memperpanjang kelangsungan hidup bebas progresi pada orang dengan glioma ganas. [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui asam aminolevulinat [[hidroklorida]] (ALA HCL) untuk penggunaan ini pada tahun 2017.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Delineasi kanker intraoperatif===&lt;br /&gt;
Pemanfaatan asam aminolevulinat menjanjikan dalam bidang deliniasi kanker, khususnya dalam konteks [[bedah]] yang dipandu fluoresensi. Senyawa ini digunakan untuk meningkatkan visualisasi jaringan [[maligna]] selama prosedur pembedahan. Ketika diberikan kepada pasien, 5-ALA di[[metabolisme]] menjadi [[protoporfirin IX]] (PpIX) secara istimewa pada sel kanker, yang menyebabkan [[fluoresensi]]nya pada panjang gelombang cahaya tertentu. Fluoresensi ini membantu ahli bedah dalam identifikasi waktu nyata dan pengangkatan jaringan kanker secara tepat, mengurangi kemungkinan meninggalkan sel tumor yang tersisa. Pendekatan inovatif ini telah menunjukkan keberhasilan dalam berbagai jenis [[kanker]], termasuk glioma otak dan tulang belakang, [[kanker kandung kemih]], dan [[karsinoma sel skuamosa]] oral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
[[Efek samping]] dari pemberian obat ini bisa berupa kerusakan hati dan masalah saraf. [[Hipertermia]] bahkan kematian juga bisa terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Biosintesis==&lt;br /&gt;
Pada eukariota non-fotosintetik seperti hewan, [[fungi]], dan protozoa, serta kelas bakter Alphaproteobacteria, ia diproduksi oleh enzim ALA sintase, dari [[glisina]] dan suksinil-KoA. Reaksi ini dikenal sebagai jalur Shemin, yang terjadi di mitokondria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tumbuhan, alga, bakteri (kecuali kelas Alphaproteobacteria) dan archaea, ia diproduksi dari asam glutamat melalui glutamil-tRNA dan glutamat-1-semialdehida. Enzim yang terlibat dalam jalur ini adalah glutamil-tRNA sintetase, glutamil-tRNA reduktase, dan glutamat-1-semialdehida 2,1-aminomutase. Jalur ini dikenal sebagai jalur C5 atau Beale. Pada sebagian besar spesies yang mengandung plastid, glutamil-tRNA dikodekan oleh gen plastid, dan transkripsi, serta langkah-langkah selanjutnya dari jalur C5, terjadi di plastid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pentingnya bagi manusia==&lt;br /&gt;
===Aktivasi mitokondria===&lt;br /&gt;
Pada manusia, 5ALA merupakan prekursor [[heme]]. 5ALA yang disintesis secara biologis mengalami serangkaian transformasi di [[sitosol]], dan akhirnya diubah menjadi [[protoporfirin IX]] di dalam [[mitokondria]]. Molekul protoporfirin ini berkelat dengan besi dengan adanya enzim [[ferokelatase]] untuk menghasilkan heme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heme meningkatkan aktivitas mitokondria sehingga membantu aktivasi [[siklus asam sitrat|siklus Krebs]] dan [[rantai transpor elektron]] pada sistem pernapasan, yang mengarah pada pembentukan [[adenosina trifosfat]] (ATP) untuk pasokan energi yang cukup bagi tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Akumulasi protoporfirin IX===&lt;br /&gt;
Sel kanker kekurangan atau memiliki aktivitas ferokelatase yang berkurang, sehingga mengakibatkan akumulasi protoporfirin IX, suatu zat fluoresen yang mudah divisualisasikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Induksi heme oksigenase-1 (HO-1)===&lt;br /&gt;
Heme berlebih diubah di dalam makrofag menjadi [[biliverdin]] dan ion fero oleh enzim HO-1. Biliverdin yang terbentuk selanjutnya dapat diubah menjadi [[bilirubin]] dan [[karbon monoksida]]. Biliverdin dan bilirubin merupakan [[antioksidan]] kuat dan mengatur proses biologis penting seperti pe[[radang]]an, [[apoptosis]], proliferasi sel, [[fibrosis]], dan [[angiogenesis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pada tumbuhan==&lt;br /&gt;
Pada tumbuhan, produksi 5-ALA adalah langkah yang mengatur kecepatan sintesis [[klorofil]]. Tumbuhan yang diberi makan oleh 5-ALA eksternal mengakumulasi sejumlah besar prekursor klorofil yakni protoklorofilida, yang menunjukkan bahwa sintesis zat antara ini tidak ditekan di mana pun dalam rantai reaksi. Protoklorofilida adalah fotosensitizer yang kuat pada tumbuhan. Penyemprotan 5-ALA yang terkontrol pada dosis yang lebih rendah (hingga 150 mg/L) dapat membantu melindungi tumbuhan dari stres dan mendorong pertumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+aminolevulinat&amp;amp;oldid=27943012 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27943012 (2025-10-09T04:30:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>