<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Aspirin</id>
	<title>Aspirin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Aspirin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aspirin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:19:57Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aspirin&amp;diff=35997&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29109652; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Aspirin&amp;diff=35997&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:51:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29109652; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Aspirin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, disebut juga dengan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;asam asetilsalisilat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;asetosal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah [[obat]] turunan dari [[asam salisilat]] yang sering digunakan sebagai [[analgesik]] (pereda nyeri), [[antipiretik]] (penurun demam), dan anti-[[inflamasi]] (mengobati peradangan). Aspirin juga memiliki efek [[antikoagulan]] dan dapat digunakan dalam dosis rendah dalam tempo lama untuk mencegah [[serangan jantung]]. Kepopuleran penggunaan aspirin sebagai obat dimulai pada 1918 ketika terjadi pandemik flu di berbagai wilayah dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awal mula penggunaan aspirin sebagai obat diprakarsai oleh [[Hippocrates]] yang menggunakan ekstrak tumbuhan [[dedalu]] untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Kemudian senyawa ini dikembangkan oleh perusahaan [[Bayer]] menjadi senyawa asam asetilsalisilat yang dikenal saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aspirin adalah obat pertama yang dipasarkan dalam bentuk [[tablet]]. Sebelumnya, obat diperdagangkan dalam bentuk serbuk (puyer). Dalam menyambut [[Piala Dunia FIFA 2006]] di [[Jerman]], replika tablet aspirin raksasa dipajang di [[Berlin]] sebagai bagian dari pameran terbuka [[Deutschland, Land der Ideen]] (&amp;quot;Jerman, negeri berbagai ide&amp;quot;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
=== Penemuan awal ===&lt;br /&gt;
Senyawa alami dari tumbuhan yang digunakan sebagai obat ini telah ada sejak awal mula peradaban manusia. Dimulai pada peradaban [[Mesir]] kuno, bangsa tersebut telah menggunakan suatu senyawa yang berasal dari daun [[dedalu]] untuk meredakan nyeri. Pada era yang sama, bangsa [[Sumeria]] juga telah menggunakan senyawa yang serupa untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Hal ini tercatat dalam ukiran-ukiran pada bebatuan di daerah tersebut. Barulah pada tahun [[400 SM]], filsafat [[Hippocrates]] menggunakannya sebagai tanaman obat yang kemudian segera tersebar luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Zaman modern ===&lt;br /&gt;
[[Reverend Edward Stone]] dari Chipping Norton, [[Inggris]], merupakan orang pertama yang memublikasikan penggunaan medis dari aspirin. Pada [[1763]], ia telah berhasil melakukan pengobatan terhadap berbagai jenis penyakit dengan menggunakan senyawa tersebut. Pada [[1826]], peneliti berkebangsaan [[Italia]], Brugnatelli dan Fontana, melakukan uji coba terhadap penggunaan suatu senyawa dari daun willow sebagai agen medis. Dua tahun berselang, pada [[1828]], seorang ahli farmasi [[Jerman]], Buchner, berhasil mengisolasi senyawa tersebut dan diberi nama &amp;#039;&amp;#039;salicin&amp;#039;&amp;#039; yang berasal dari [[bahasa latin]] willow, yaitu &amp;#039;&amp;#039;salix&amp;#039;&amp;#039;. Senyawa ini memiliki aktivitas antipiretik yang mampu menyembuhkan [[demam]]. Penelitian mengenai senyawa ini berlanjut hingga pada 1830 ketika seorang ilmuwan [[Prancis]] bernama Leroux berhasil mengkristalkan salicin. Penelitian ini kemudian dilanjutkan oleh ahli farmasi Jerman bernama [[Merck]] pada tahun 1833. Sebagai hasil penelitiannya, ia berhasil mendapatkan kristal senyawa salicin dalam kondisi yang sangat murni. Senyawa asam salisilat sendiri baru ditemukan pada 1839 oleh Raffaele Piria dengan rumus empiris C7H6O3.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pengembangan oleh Bayer ===&lt;br /&gt;
Bayer merupakan perusahaan pertama yang berhasil menciptakan senyawa aspirin (asam asetilsalisilat). Ide untuk memodifikasi senyawa asam salisilat dilatarbelakangi oleh banyaknya efek negatif dari senyawa ini. Pada tahun [[1945]], [[Arthur Eichengrun]] dari perusahaan Bayer mengemukakan idenya untuk menambahkan gugus [[asetil]] dari senyawa asam salisilat untuk mengurangi efek negatif sekaligus meningkatkan efisiensi dan toleransinya. Pada tahun 1897, [[Felix Hoffmann]] berhasil melanjutkan gagasan tersebut dan menciptakan senyawa asam asetilsalisilat yang kemudian umum dikenal dengan istilah &amp;#039;&amp;#039;aspirin&amp;#039;&amp;#039;. Aspirin merupakan [[akronim]] dari:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;table align=&amp;quot;center&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;A&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;: Gugus &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;setil&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;spir&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;: nama bunga tersebut dalam [[bahasa Latin]]&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;spir&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;aea&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;: suku kata tambahan yang sering kali digunakan&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;in&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;: untuk zat pada masa tersebut.&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;/table&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aspirin adalah [[zat sintetik]] pertama di dunia dan penyebab utama perkembangan [[industri farmasi]]. Bayer mendaftarkan aspirin sebagai [[merek dagang]] pada [[6 Maret]] [[1899]]. Felix Hoffmann bukanlah orang pertama yang berusaha untuk menciptakan senyawa aspirin ini. Sebelumnya pada tahun [[1853]], seorang ilmuwan [[Prancis]] bernama [[Frederick Gerhardt]] telah mencoba untuk menciptakan suatu senyawa baru dari gabungan [[asetil klorida]] dan [[sodium salisilat]]. Aspirin dijual sebagai obat pada tahun 1899 setelah Felix Hoffmann berhasil memodifikasi asam salisilat, senyawa yang ditemukan dalam kulit kayu dedalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayer kehilangan hak merek dagang setelah [[pasukan sekutu]] merampas dan menjual aset luar perusahaan tersebut setelah [[Perang Dunia I|Perang Dunia Pertama]]. Di [[Amerika Serikat]] (AS), hak penggunaan nama aspirin telah dibeli oleh [[Amerika Serikat|AS]] melalui [[Sterling Drug Inc.]], pada [[1918]]. Walaupun masa [[paten]]nya belum berakhir, Bayer tidak berhasil menghalangi saingannya dari peniruan [[rumus kimia]] dan menggunakan nama aspirin. Akibatnya, Sterling gagal untuk menghalangi &amp;quot;Aspirin&amp;quot; dari penggunaan sebagai kata generik. Di negara lain seperti [[Kanada]], &amp;quot;Aspirin&amp;quot; masih dianggap merek dagang yang dilindungi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Farmakologi ==&lt;br /&gt;
=== Mekanisme aksi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut kajian John Vane, aspirin menghambat pembentukan hormon dalam tubuh yang dikenal sebagai [[prostaglandin]]. [[Siklooksigenase]] adalah [[enzim]] yang terlibat dalam pembentukan prostaglandin dan [[tromboksan]]. Aspirin mengasetil enzim tersebut secara &amp;#039;&amp;#039;irreversible&amp;#039;&amp;#039;. &amp;#039;&amp;#039;Prostaglandin&amp;#039;&amp;#039; adalah hormon yang dihasilkan di dalam tubuh dan mempunyai efek berbagai di dalam tubuh termasuk proses penghantaran rangsangan sakit ke [[otak]] dan modulasi [[termostat]] [[hipotalamus]]. Tromboksan bertanggungjawab pula dalam agregasi [[platelet]]. [[Serangan jantung]] disebabkan oleh penggumpalan darah dan rangsangan sakit menuju ke otak. Oleh itu, pengurangan [[gumpalan darah]] dan rangsangan sakit ini disebabkan konsumsi aspirin pada kadar kecil dianggap baik dari segi pengobatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, efeknya darah lambat membeku menyebabkan pendarahan berlebihan bisa terjadi. Oleh karena itu, pasien yang akan menjalani [[pembedahan]] atau mempunyai masalah pendarahan tidak diperbolehkan mengonsumsi aspirin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sintesis ==&lt;br /&gt;
Aspirin ini dibuat dengan cara [[esterifikasi]], di mana bahan aktif dari aspirin yaitu asam salisitat direaksikan dengan asam asetat anhidrad atau dapat juga direaksikan dengan asam asetat glacial bila asam asetat anhidrad sulit untuk ditemukan. Asam asetat anhidrad ini dapat digantikan dengan asam asetat glacial karena asam asetat glacial ini bersifat murni dan tidak mengandung air selain itu asam asetat anhidrad juga terbuat dari dua asan asetat galsial sehingga pada pereaksian volumenya semua digandakan. Pada proses pembuatan reaksi esterifikasi ini dibantu oleh suatu katalis asam untuk mempercepat reaksi. Namun, pada penambahan katalis ini tidak terlalu berefek maka dilakukan lah pemanasan untuk mempercepat reaksinya. Pada pembuatan aspirin juga ditambahkan air untuk melakukan rekristalisasi berlangsung cepat dan akan terbentuk endapan. Endapan inilah yang merupakan aspirin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Parasetamol]]&lt;br /&gt;
* [[Kodeina]]&lt;br /&gt;
* [[Esterifikasi Aspirin]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://redpoll.pharmacy.ualberta.ca/drugbank/cgi-bin/getCard.cgi?CARD=APRD00264 DrugBank Aspirin Entry]&lt;br /&gt;
* [http://bmj.bmjjournals.com/cgi/content/full/321/7276/1591 Reappraisal]&lt;br /&gt;
* [http://almaz.com/nobel/medicine/aspirin.html An aspirin a day keeps the doctor away]&lt;br /&gt;
* [http://factsmart.org/aspirin/asp.htm Does an aspirin a day really keeps the doctor away? Think again!]&lt;br /&gt;
* [http://www.wellcome.ac.uk/en/bia/gallery.html?image=24 Colour-enhanced scanning electron micrograph of aspirin crystals]&lt;br /&gt;
* [http://chemed.chem.purdue.edu/genchem/topicreview/bp/1biochem/research7.html Aspirin research in the 1990s]&lt;br /&gt;
* [http://www.med.mcgill.ca/mjm/issues/v02n02/aspirin.html The History of Aspirin]&lt;br /&gt;
* [http://www.jhu.edu/~jhumag/0297web/health.html Aspirin and heart disease]&lt;br /&gt;
* [http://www.howstuffworks.com/aspirin How Aspirin works]&lt;br /&gt;
* [http://www.bluerhinos.co.uk/molview/indv.php?id=5 Molview from bluerhinos.co.uk]&lt;br /&gt;
* [http://www.creatingtechnology.org/biomed/aspirin.htm The science behind aspirin]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aspirin&amp;amp;oldid=29109652 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29109652 (2026-04-07T02:30:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>