<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ayam_pelung</id>
	<title>Ayam pelung - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ayam_pelung"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ayam_pelung&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:09:41Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ayam_pelung&amp;diff=32354&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28522244; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ayam_pelung&amp;diff=32354&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:46:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28522244; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ayam pelung&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[ras]] [[ayam]] lokal unggul dari daerah [[Cianjur]], [[Jawa Barat]]. Berbeda dengan kebanyakan biakan ayam yang diseleksi untuk penampilan fisik, ayam pelung diseleksi karena suara kokokannya yang panjang dan memiliki lagu, seperti [[ayam ketawa]] dan [[ayam Berg]]. Tentu saja hanya ayam jantan yang memiliki sifat ini. Nama ayam pelung berasal dari istilah dalam [[Bahasa Sunda]] yaitu &amp;#039;&amp;#039;mawelung&amp;#039;&amp;#039; yang memiliki arti &amp;quot;kokokan melengking&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ciri fisik ==&lt;br /&gt;
Ukuran ayam ini relatif besar dengan [[bulu]] yang berkilau. Tidak ada standar khusus untuk fisik, tetapi telah ada standar bagi alunan suara kokokan. Ayam dewasa jantan memiliki bobot 3–6&amp;amp;nbsp;kg dengan tinggi 40–50&amp;amp;nbsp;cm (rata-rata bobot 4&amp;amp;nbsp;kg). Ayam dewasa betina memiliki bobot 2–4&amp;amp;nbsp;kg dengan tinggi 35–45&amp;amp;nbsp;cm (rata-rata bobot 2,5&amp;amp;nbsp;kg).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Penangkar dan pemulia pertama ayam ini adalah seorang petani dan tokoh agama dari Desa [[Bunikasih, Warungkondang, Cianjur|Bunikasih]], Kecamatan [[Warungkondang, Cianjur]], bernama H. Djarkasih (&amp;#039;&amp;#039;Mama&amp;#039; Acih&amp;#039;&amp;#039;). Ia memulai penangkaran sejak tahun 1850 dengan mengambil seekor ayam jantan muda yang diamatinya memiliki kokokan lebih panjang daripada yang lainnya. Penangkaran dilakukan pertama kali dengan mengawinsilangkan dengan ayam betina biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontes ==&lt;br /&gt;
Kontes dan lomba ayam pelung telah menjadi kegiatan rutin bagi penggemar-penggemar fanatiknya. Bahkan dalam kunjungan ke Indonesia, [[Kaisar Jepang|Kaisar]] [[Naruhito]] dari [[Jepang]], yang dikenal sebagai pemulia ayam ras, menaruh perhatian terhadap ras ini dan membawa beberapa contoh ke Jepang untuk dibiakkan lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ayam+pelung&amp;amp;oldid=28522244 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28522244 (2025-11-17T23:59:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>