<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Azelastin</id>
	<title>Azelastin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Azelastin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Azelastin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T12:38:07Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Azelastin&amp;diff=35809&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27340685; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Azelastin&amp;diff=35809&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:29:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27340685; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Azelastin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat penghambat reseptor H&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; yang terutama digunakan sebagai semprotan hidung untuk mengobati [[rinitis alergi]] (&amp;#039;&amp;#039;hay fever&amp;#039;&amp;#039;) dan sebagai obat [[tetes mata]] untuk konjungtivitis [[alergi]]. Kegunaan lain mungkin termasuk [[asma]] dan [[ruam]] kulit. Efeknya timbul dalam beberapa menit jika digunakan di mata, dan dalam satu jam jika digunakan di hidung. Efeknya bertahan hingga 12 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum termasuk [[sakit kepala]], [[kantuk|mengantuk]], perubahan rasa, dan sakit tenggorokan. Tidak jelas apakah penggunaan aman selama [[kehamilan]] atau [[menyusui]]. Obat ini adalah [[antihistamin]] generasi kedua dan bekerja dengan menghalangi pelepasan sejumlah mediator [[radang|inflamasi]] termasuk [[histamin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azelastin dipatenkan pada tahun 1971 dan mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1986. Obat ini tersedia sebagai [[obat generik]].&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Semprotan hidung azelastin diindikasikan untuk pengobatan lokal gejala [[rhinitis]] alergi musiman dan rhinitis alergi perenial, seperti [[hidung berair]], bersin, dan hidung [[gatal]] pada orang berusia lima tahun ke atas. Di beberapa negara, obat ini juga diindikasikan untuk pengobatan rinitis vasomotor pada orang dewasa dan anak-anak ≥ 12 tahun. Tetes mata azelastin diindikasikan untuk pengobatan lokal konjungtivitis alergi musiman dan perenial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Azelastin aman dan dapat ditoleransi dengan baik pada orang dewasa dan anak-anak dengan rinitis alergi. Rasa pahit, [[sakit kepala]], hidung terbakar, dan [[kantuk|mengantuk]] adalah efek samping yang paling sering dilaporkan. Rekomendasi resep AS memperingatkan terhadap penggunaan alkohol dan/atau depresan [[sistem saraf pusat]] lainnya secara bersamaan, tetapi hingga saat ini belum ada penelitian untuk menilai efek semprotan hidung azelastin pada SSP manusia. Penelitian yang lebih baru telah menunjukkan tingkat kantuk yang sama (sekitar 2%) dibandingkan dengan pengobatan [[plasebo]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum adalah rasa pahit (sekitar 20% orang). Karena itu, produsen telah memproduksi formulasi azelastin lain dengan [[sukralosa]]. Masalah rasa pahit juga dapat dikurangi dengan penggunaan semprotan hidung yang benar (misalnya sedikit menundukkan kepala ke depan dan tidak menghirup obat terlalu dalam), atau sebagai alternatif menggunakan formulasi azelastin/sukralosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, [[anosmia]] (kehilangan kemampuan mencium) dapat terjadi dengan antihistamin semprot hidung (termasuk kedua formulasi azelastin).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakodinamik===&lt;br /&gt;
Azelastin memiliki tiga cara kerja:&lt;br /&gt;
*Efek [[antihistamin]],&lt;br /&gt;
*Efek stabilisasi [[mastosit|sel mast]], dan&lt;br /&gt;
*Efek [[antiinflamasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
[[Bioavailabilitas]] sistemik azelastin sekitar 40% saat diberikan secara intranasal. Konsentrasi plasma maksimum ([[Cmax]]) diamati dalam waktu 2–3 jam. [[waktu paruh biologis|Waktu paruh eliminasi]], [[volume distribusi]] kondisi stabil, dan klirens plasma masing-masing adalah 22 jam; 14,5 L/kg; dan 0,5 L/jam/kg (berdasarkan data pemberian intravena dan oral). Sekitar 75% dari dosis oral diekskresikan dalam feses. Farmakokinetik azelastin yang diberikan secara oral tidak dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, atau gangguan fungsi hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Metabolisme====&lt;br /&gt;
Azelastin di[[metabolisme]] secara oksidatif oleh keluarga [[sitokrom P450]] menjadi metabolit aktifnya, desmetilazelastin, dan dua metabolit [[asam karboksilat]] yang tidak aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Properti kimia==&lt;br /&gt;
Tata nama kimia azelastin adalah (±)-1-(2H)-ftalazinona, 4-[(4-klorofenil) metil]-2-(heksahidro-1-metil-1H-azepin-4-il)-monohidroklorida. Warnanya putih, hampir tidak berbau dengan rasa pahit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Azelastin&amp;amp;oldid=27340685 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27340685 (2025-05-31T07:13:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>