<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Azitromisin</id>
	<title>Azitromisin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Azitromisin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Azitromisin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T13:35:56Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Azitromisin&amp;diff=35688&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29459243; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Azitromisin&amp;diff=35688&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T09:03:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29459243; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Azitromisin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[antibiotik]] yang digunakan untuk pengobatan sejumlah infeksi seperti [[Radang telinga tengah|infeksi telinga tengah]], [[Faringitis streptokokus|radang tenggorokan]], [[radang paru-paru]], diare pelancong, dan [[Gastroenteritis|infeksi usus]] tertentu. Azitromisin juga dapat digunakan untuk sejumlah [[Penyakit menular seksual|infeksi menular seksual]], seperti [[Infeksi Chlamydia|infeksi klamidia]] dan [[Kencing nanah|gonore]]. Azitromisin juga dapat digunakan untuk mengobati [[malaria]] jika dikombinasikan dengan obat lainnya. Obat ini dapat diminum atau diberikan secara [[Infus|intravena]] dengan pemberian sekali sehari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum terjadi antara lain [[mual]], [[muntah]], [[diare]], dan nyeri perut. [[Alergi|Reaksi alergi]] seperti [[anafilaksis]] atau diare akibat &amp;#039;&amp;#039;[[Clostridium difficile]]&amp;#039;&amp;#039; mungkin akan terjadi. Tidak ditemukan adanya bahaya pada penggunaan selama kehamilan. Keamanan penggunaan azitromisin selama [[menyusui]] belum dapat dipastikan, tetapi kemungkinan aman untuk digunakan. Azitromisin merupakan azalida, salah satu jenis antibiotik golongan [[makrolida]]. Azitromisin bekerja dengan mengurangi sintesis protein, sehingga dapat menghentikan pertumbuhan bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azitromisin ditemukan pada tahun 1980 dan disetujui untuk dipasarkan pada tahun 1988. Azitromisin terdapat dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]]. Azitromisin tersedia dalam bentuk [[Obat generik|generik]]  dan dijual dengan beberapa nama dagang di seluruh dunia. Harga azitromisin di negara [[Negara berkembang|berkembang]] adalah sekitar  0,18 hingga  2,98 per dosis. Di Amerika Serikat, biaya pengobatan dengan azitromisin sekitar  4 per tahun 2018.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Indikasi ==&lt;br /&gt;
Azitromisin diindikasikan untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pencegahan dan pengobatan [[eksaserbasi]] penyakit paru obstruktif kronis yang disebabkan &amp;#039;&amp;#039;H. influenzae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;M. catarrhalis&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;S. pneumoniae&amp;#039;&amp;#039; . Penggunaan profilaksis dalam jangka panjang harus mempertimbangkan risiko kardiovaskular dan efek samping lainnya.&lt;br /&gt;
* Pneumonia dapatan masyarakat yang disebabkan &amp;#039;&amp;#039;C. pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;H. influenzae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;M. pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;S. pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Trakoma yang disebabkan &amp;#039;&amp;#039;C. trachomatis&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Sinusitis bakteri akut yang disebabkan &amp;#039;&amp;#039;H. influenzae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;M. catarrhalis&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;S. pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;. Namun obat lain, seperti amoksisilin/klavulanat lebih dipilih.&lt;br /&gt;
* Otitis media akut yang disebabkan oleh &amp;#039;&amp;#039;H. influenzae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;M. catarrhalis&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;S. pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;. Namun, azitromisin tidak menjadi lini pertama. [[Amoksisilin]] atau antibiotik beta laktam lainnya lebih dipilih.&lt;br /&gt;
* Faringitis atau tonsilitis yang disebabkan &amp;#039;&amp;#039;S. pyogenes.&amp;#039;&amp;#039; Digunakan sebagai alternatif jika terapi lini pertama tidak dapat digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kehamilan dan menyusui ===&lt;br /&gt;
Tidak ditemukan adanya bahaya pada penggunaan selama kehamilan. Namun, tidak terdapat uji klinis terkontrol yang memadai pada wanita hamil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keamanan penggunaan azitromisin selama [[menyusui]] belum dapat dipastikan. Terdapat beberapa laporan bahwa azitromisin ditemukan dalam kadar yang rendah pada air susu ibu (ASI). Azitromisin juga telah digunakan pada anak-anak, sehingga kecil kemungkinan bagi bayi mengalami efek samping. Namun, pasien harus berhati-hati menggunakan obat ini selama menyusui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek samping ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum terjadi antara lain diare (5%), mual (3%), nyeri pada perut (3%), dan muntah. Kurang dari 1% pasien menghentikan pengobatannya karena efek samping. Beberapa efek samping lain seperti gelisah, reaksi kulit, dan [[anafilaksis]] dilaporkan pernah terjadi. Penggunaan azitromisin juga dilaporkan dapat menyebabkan Infeksi &amp;#039;&amp;#039;[[Clostridium difficile]]&amp;#039;&amp;#039;. Azitromisin tidak memengaruhi efektivitas [[Pengaturan kelahiran|kontrasepsi]]. Gangguan pendengaran juga dilaporkan pernah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang, pasien dapat mengalami [[hepatitis]] kolestatik atau [[delirium]]. Overdosis pada penggunaan intravena secara tidak disengaja pada bayi menyebabkan blok jantung berat, mengakibatkan ensefalopati residual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2013, FDA mengeluarkan peringatan bahwa azitromisin &amp;quot;dapat menyebabkan perubahan abnormal pada aktivitas jantung sehingga mengakibatkan gangguan irama jantung yang berpotensi mengancam jiwa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme kerja ==&lt;br /&gt;
Azitromisin mencegah pertumbuhan [[bakteri]] dengan mengganggu sintesis protein bakteri. Azitromisin berikatan dengan subunit 50S[[ribosom]] bakteri, sehingga menghambat [[Translasi (genetik)|translasi]] [[RNA duta|mRNA]]. Azitromisin tidak memengaruhi sintesis asam nukleat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Azitromisin&amp;amp;oldid=29459243 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29459243 (2026-07-14T21:03:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>