<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Badak_putih_utara</id>
	<title>Badak putih utara - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Badak_putih_utara"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Badak_putih_utara&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T09:16:48Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Badak_putih_utara&amp;diff=32625&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29290582; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Badak_putih_utara&amp;diff=32625&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T22:31:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29290582; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Badak putih utara&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;Ceratotherium simum cottoni&amp;#039;&amp;#039;) adalah salah satu dari dua [[subspesies]] [[badak Putih]]. Badak ini pernah tersebar di padang rumput dan savana di wilayah timur dan tengah Afrika. Sejak 19 Maret 2018 diketahui hanya tersisa dua individu betina yang masih hidup (masing-masing bernama Najin dan Fatu), sehingga subspesies ini dapat dikatakan punah secara fungsional. Kedua individu badak ini dimiliki oleh [[Kebun Binatang Dvůr Králové]], [[Ceko]], namun saat ini dirawat dan dikonservasi di [[Suaka Margasatwa Ol Pejeta]], [[Kenya]] dan dilindungi dari petugas bersenjata secara terus menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan taksiran terbaru dari [[Uni Internasional untuk Konservasi Alam|Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN)]] yang diterbitkan pada tahun 2020, badak puth utara dikategorikan sebagai &amp;quot;Kritis (kemungkinan Punah di Alam Liar).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga saat ini, badak putih utara, diketahui hanya tersisa dua individu betina yang masih hidup, yaitu Naijin dan Fatu, di mana Fatu merupakan anak dari Najin. Keduanya dalam kondisi sehat dan dirawat di [[:en:Ol_Pejeta_Conservancy|Ol Pejeta Conservancy]], Kenya. Najin lahir tahun 1989, sedangkan Fatu lahir pada tahun 2000. Dengan demikian, hingga Desember 2025, usia Najin sekitar 36 tahun dan Fatu 25 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ol Pejeta Conservancy bekerja sama dengan tim ilmuwan internasional untuk mengembangkan metode reproduksi berbantu (&amp;#039;&amp;#039;in vitro vertilization&amp;#039;&amp;#039; / IVF) sebagai upaya penyelamatan subsspesies ini. Hingga kini, telah berhasil dikembangkan sebilan embrio badak putih utara, yang diharapkan dapat menghasilkan individu jantan pada masa depan. Meskipun demikian, badak putih utara tetap dikategorikan sebagai punah secara fungsional, karena tidak adanya individu jantan yang masih hidup dan belum adanya kelahiran alami di alam liar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Badak+putih+utara&amp;amp;oldid=29290582 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29290582 (2026-05-30T00:33:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>