<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Benzilpenisilin</id>
	<title>Benzilpenisilin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Benzilpenisilin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Benzilpenisilin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T22:52:12Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Benzilpenisilin&amp;diff=29865&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28759179; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Benzilpenisilin&amp;diff=29865&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T13:35:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28759179; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Penisilin G&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Benzilpenisilin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan [[antibiotik]] yang digunakan pada pengobatan infeksi tenggorokan, otitis media, endokarditis, penyakit meningokokus, pnemonia, selulitis, antraks, profilaksis amputasi pada lengan atau kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dosis ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Injeksi intramuskular atau intravena lambat atau infus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, 2,4-4,8 g sehari dalam 4 dosis terbagi, pada infeksi yang lebih berat dapat ditingkatkan jika perlu (dosis tunggal di atas 1,2 g injeksi intravena saja.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Bayi prematur&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Neonatal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; di bawah 1 minggu, 50 mg/kg bb dalam 2 dosis terbagi; Bayi 1-4 minggu: 75 mg/kg bb/hari, dalam 3 dosis terbagi; Anak 1 bulan-12 tahun: 100 mg/kg bb/hari dalam 4 dosis terbagi (dosis lebih tinggi mungkin dibutuhkan); rute intravena direkomendasikan pada neonatal dan bayi.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Endokarditis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (dalam kombinasi dengan bakteri lain jika diperlukan): infus atau injeksi intravena lambat 7,2 gram/hari dalam 6 dosis terbagi, tingkatkan jika perlu (contoh dalam endokarditis enterokokus atau jika benzilpenisilin digunakan tunggal) menjadi 14,4 g sehari dalam 6 dosis terbagi.Antraks (dalam kombinasi dengan antibakteri lain), infus atau injeksi intravena lambat, 2,4 g setiap 4 jam; Anak 150 mg/kg bb sehari dalam 4 dosis terbagi.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Profilaksis infeksi streptokokus grup B intrapartum&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, infus atau injeksi intravena lambat, dosis awal 3 g selanjutnya 1,5 g setiap 4 jam hingga saat melahirkan.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Penyakit meningokokus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: injeksi intravena lambat atau infus, 2,4 gram setiap 4 jam; Bayi prematur dan Neonatal di bawah 1 minggu, 100 mg/kg bb/hari, dalam 2 dosis terbagi; Neonatal 1-4 minggu: 150 mg/kg bb/hari, dalam 3 dosis terbagi; Anak 1 bulan - 12 tahun 180-300 mg/kg bb/hari, dalam dosis 4 - 6 terbagi.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Penting&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Jika diduga menderita meningitis bakterial dan terutama penyakit meningokokus, dokter dianjurkan untuk memberikan injeksi tunggal benzilpenisilin secara intramuskular atau intravena sebelum membawa pasien ke Rumah Sakit.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Dosis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: DEWASA 1,2 g; BAYI di bawah 1 tahun, 300 mg; ANAK 1-9 tahun 600 mg; 10 tahun ke atas sama dengan dewasa. Pada pasien alergi penisilin, sefotaksim dapat merupakan alternatif; kloramfenikol dapat digunakan bila ada riwayat anafilaksis pada penisilin.Injeksi intratekal tidak direkomendasikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontraindikasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penisilin G atau benzilpenisilin tidak dapat digunakan pada pasien yang hipersensitivitas (alergi) terhadap penisilin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek Samping ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang mungkin timbul karena penggunaan Penisilin G atau bensilpenisilin reaksinya berupa urtikaria, demam, nyeri sendi, angioudem, anafilaksis, serum sickness-like reaction; jarang, toksisitas sistem saraf pusat termasuk konvulsi (terutama pada dosis tinggi atau pada gangguan ginjal berat), nefritis interstisial, anemia hemolitik, leukopenia, trombositopenia dan gangguan pembekuan darah; juga dilaporkan diare (termasuk kolitis karena antibiotik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peringatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatian penggunaan Penisilin G atau bensilpenisilin bagi pasien dengan riwayat alergi, hasil [[tes glukosa]] urin positif palsu, gangguan fungsi ginjal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzilpenisilin&amp;amp;oldid=28759179 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28759179 (2025-12-30T22:57:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>