<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Biodiesel</id>
	<title>Biodiesel - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Biodiesel"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biodiesel&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T13:04:35Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biodiesel&amp;diff=18018&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biodiesel&amp;diff=18018&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T09:08:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biodiesel&amp;amp;diff=18018&amp;amp;oldid=17620&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biodiesel&amp;diff=17620&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28739699; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biodiesel&amp;diff=17620&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T08:45:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28739699; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Biodiesel&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono--[[alkyl]] [[ester]] dari rantai panjang [[asam lemak]], yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin [[diesel]] dan terbuat dari sumber [[energi terbaharui|terbarui]] seperti [[minyak hewan]], [[minyak kedelai]], [[minyak kanola]], [[Minyak sawit|minyak kelapa sawit]], [[Jarak (tumbuhan)|jarak]], [[kemiri]], palem ekor rubah, tanaman [[lignoselulosa]], limbah pertanian, dan [[alga]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah proses dari [[transesterifikasi]] [[lipid]] digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang [[asam lemak]] bebas. Setelah melewati proses ini, tidak seperti [[minyak sayur langsung]], biodiesel memiliki sifat [[pembakaran]] yang mirip dengan diesel (&amp;#039;&amp;#039;solar&amp;#039;&amp;#039;) dari [[minyak bumi]], dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah [[belerang]] yang rendah pelumas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biodiesel merupakan kandidat yang paling baik untuk menggantikan [[bahan bakar fosil]] sebagai sumber [[energi]] [[transportasi]] utama dunia, karena biodiesel merupakan bahan bakar terbarui yang dapat menggantikan diesel petrol di [[mesin]] sekarang ini dan dapat diangkut dan dijual dengan menggunakan [[infrastruktur]] zaman sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan dan produksi biodiesel meningkat dengan cepat, terutama di [[Eropa]], [[Amerika Serikat]], dan [[Asia]], meskipun dalam pasar masih sebagian kecil saja dari penjualan bahan bakar. Pertumbuhan [[SPBU]] membuat semakin banyaknya penyediaan biodiesel kepada [[konsumen]] dan juga pertumbuhan kendaraan yang menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Indonesia, penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar kendaraan dan mesin merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalm hal bauran [[Energi terbarukan|energi baru terbarukan]], di mana pemerintah merencanakan penggunaan bauran energi tersebut sebesar 23% pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050.  Dalam [[Peraturan Menteri ESDM No. 12 Tahun 2015]], biodiesel wajib digunakan dengan campuran minimal 20% untuk transportasi dan usaha, serta 25% untuk sektor pembangkit listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keunggulan dan kekurangan biodesel ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keunggulan ===&lt;br /&gt;
* Mengurangi emisi [[karbon monoksida]], [[belerang dioksida]], [[NOx|nitrogen oksida]], total [[hidrokarbon]], [[partikulat]], dan [[opasitas]] yang terbuang ke [[Atmosfer Bumi|atmosfer]].&lt;br /&gt;
* Bahan baku biodiesel tidak hanya dari lemak hewan atau dari tanaman [[jarak pagar]] yang sudah dikenal, tetapi dapat juga dapat terbuat dari limbah penggorengan yang tidak sulit didapat memungkinkan diproduksi dalam skala kecil menengah dan juga dapat membuka lapangan kerja baru.&lt;br /&gt;
* Mengurangi pencemaran [[hidrokarbon]] yang tidak terbakar, [[karbon monoksida]], [[sulfur]] dan [[hujan asam]].&lt;br /&gt;
* Tidak menambah jumlah gas [[karbon dioksida]], karena minyak berasal dari tumbuhan/nabati. Biodiesel dapat mengurangi emisi karbondioksida bersih sebesar 78%.&lt;br /&gt;
* Energi yang dihasilkan [[mesin diesel]] lebih sempurna dibandingkan solar hingga yang menggunakan biodiesel tidak mengeluarkan asap hitam berupa karbon atau CO2, sedangkan mesin yang menggunakan solar mengeluarkan asap hitam. Biodiesel mengeluarkan aroma khas seperti minyak bekas menggoreng makanan.&lt;br /&gt;
* Relatif aman dalam penyimpanan dan transportasi karena tidak mengandung racun.&lt;br /&gt;
* Relatif tidak memerlukan teknologi yang terlalu tinggi dalam pembuatannya.&lt;br /&gt;
* Limbah dari biodiesel ini merupakan [[gliserin]]. [[Gliserin]] ini merupakan bahan dasar pembuatan sabun, sehingga ramah lingkungan dan mengurangi polusi. Limbahnya pun bisa menjadi berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kelemahan ===&lt;br /&gt;
* Dalam beberapa kasus, biodiesel kurang cocok digunakan pada beberapa mesin diesel modern dan mewah. Misalnya [[BMW]], [[Volvo]], [[Lexus]], dan [[Mercedes-Benz]], mereka hanya merekomendasikan [[Pertamina Dex|Dex]], [[Shell Diesel]], dan bahan bakar diesel berkualitas tinggi lainnya.&lt;br /&gt;
* Biodiesel murni kadang-kadang masih tergolong lebih mahal daripada bahan bakar biasa.&lt;br /&gt;
* Harus disimpan pada suhu tertentu.&lt;br /&gt;
* Kendaraan yang beralih ke sistem ini akan mengalami pelumasan yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara produksi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kimiawi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Esterifikasi ====&lt;br /&gt;
[[Esterifikasi]] merupakan reaksi pertukaran antara gugus hidroksil pada asam lemak dengan [[Alkoksi|gugus alkoksi]] pada [[alkohol]] yang ditambahkan pada bahan baku, sehingga menghasilkan [[alkil ester]] dan air. Bahan baku pembuatan biodiesel yang memliki banyak [[asam lemak bebas]] seperti minyak jelantah, minyak karanja, minyak kastor, dan lain-lain harus melalui tahapan ini terlebih dahulu sebelum melalui reaksi [[Transesterifikasi|transesetrifikasi]] yang merupakan reaksi utama pembentukan biodiesel. Dalam proses ini, banyaknya minyak yang teresterifikasi dan bilangan asam menjadi parameter keberhasilan, di mana semakin kecil bilangan asamnya, semakin berhasil prosesnya. Faktor yang menjadi penentu keberhasilan proses ini yaitu suhu, jenis alkohol, perbandingan molar alkohol dan minyak, serta katalis seperti [[asam sulfat]], [[asam paratoluenasulfonat]], [[asam 4-dodesilbenzenasulfonat]], [[asam metansulfonat]], [[sulfuril klorida]], [[dimetil sulfat]], dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Transesterifikasi ===&lt;br /&gt;
Tranesterifikasi adalah reaksi pertukaran antara gugus (RO) dari [[Ester (kimia)|ester]] dengan gugus alkoksid dari alkohol, di mana dalam proses pembuatan biodiesel, [[trigliserida]] dalam bahan baku akan bereaksi dengan alkohol sehingga menjadi [[alkol ester]]. Reaksi ini memiliki tiga tahap, yaitu trigliserida bereaksi dengan alkohol membentuk digliserida dan ester, lalu [[digliserida]] bereaksi dengan alkohol membentuk [[monogliserida]] dan ester, dan akhirnya monogliserida bereaksi dengan alkohol membentuk gliserin [[Gliserol|gliserin]] dan ester. Dalam reaksi ini, ada beberapa faktor yang memengaruhi hasil reaksi, yaitu suhu, jenis alkohol, rasio molar alkohol dan minyak, intensitas pengadukan, jenis katalis, dan konsentrasi katalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Enzimatis ===&lt;br /&gt;
Penggunaan enzim sebagai katalis heterogen dapat mempercepat pembentuka alkil ester, sering menjadi cara alternatif dalam produksi biodiesel dengan bahan baku tinggi asam lemak bebas karena tidak menimbulkan buih akibat reaksi [[saponifikasi]]. Adapun enzim yang sering digunakan adalah enzim lipase karena bisa didapat dari bakteri atau jamur, dan dinilai efektif mengatalisis proses esterifikasi-transesterifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Alkohol Superkritis ===&lt;br /&gt;
Dalam metode ini, produksi biodiesel dapat dilakukan tanpa penambahan katalis. Namun, metode ini memerlukan kondisi operasi di atas suhu dan tekanan kritis [[metanol]] (suhu kritisnya 239&amp;amp;nbsp;°C dan tekanan kritisnya 8,1 MPa) atau [[etanol]] (suhu kritisnya 243&amp;amp;nbsp;°C dan tekanan kritisnya 6,39 MPa)  sehingga polaritasnya berkurang dan melarutkan minyak yang bersifat nonpolar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;An Overview of Biodiesel and Petroleum Diesel Lifecycles&amp;#039;&amp;#039;, May 1998, Sheehan, &amp;#039;&amp;#039;et al.&amp;#039;&amp;#039; NREL [http://www.nrel.gov/docs/legosti/fy98/24772.pdf (60pp pdf file)]&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Business Management for Biodiesel Producers&amp;#039;&amp;#039;, January 2004, Jon Von Gerpen, Iowa State University under contract with the National Renewable Energy Laboratory (NREL) [http://www.nrel.gov/docs/fy04osti/36242.pdf (210pp pdf file)]&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;[http://www.biodiesel.co.uk/levington.htm Energy balances in the growth of oilseed rape for biodiesel and of wheat for bioethanol] &amp;#039;&amp;#039;, June 2000, I.R. Richards&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Life Cycle Inventory of Biodiesel and Petroleum Diesel for Use in an Urban Bus&amp;#039;&amp;#039;, 1998, Sheehan, &amp;#039;&amp;#039;et al.&amp;#039;&amp;#039; NREL [http://www.nrel.gov/docs/legosti/fy98/24089.pdf (314pp pdf file)]&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;[http://www.csmonitor.com/2006/0111/p01s03-sten.html Algae - like a breath mint for smokestacks]&amp;#039;&amp;#039;, January 11, 2006, Mark Clayton, [[Christian Science Monitor]]&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://www.wfs.org/futcontja07.htm Biodiesel&amp;#039;s Bright Future]  from the July–August issue of THE FUTURIST magazine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://www.ebb-eu.org European Biodiesel Board] website - European Biodiesel Industry.&lt;br /&gt;
* [http://sustainablebiodieselalliance.com/dev/ Sustainable Biodiesel Alliance]&lt;br /&gt;
* [https://web.archive.org/web/20110104210054/http://www.iea.org/textbase/nppdf/free/2004/biofuels2004.pdf International Energy Agency: Biofuels for Transport - An International Perspective]&lt;br /&gt;
* [http://www.biodieseleducation.org National Biodiesel Education Program, University of Idaho]—unbiased, science-based information on biodiesel for biodiesel producers and distributors, fleet operators, farmers and feedstock producers, policy makers, and consumers.&lt;br /&gt;
* [http://www.unep.fr/scp/rpanel/pdf/Assessing_Biofuels_Full_Report.pdf Towards Sustainable Production and Use of Resources: Assessing Biofuels]  by the [[United Nations Environment Programme]], October 2009.&lt;br /&gt;
* [http://www.extension.org/pages/Farm_Energy_Biodiesel_Table_of_Contents Biodiesel Articles on eXtension] —eXtension (pronounced &amp;quot;E-Extension&amp;quot;) is a wiki for extension professors and agents across the United States. The Farm Energy section contains over 30 articles on biodiesel, from the basics to more technical information.&lt;br /&gt;
* [http://pubs.cas.psu.edu/freepubs/pdfs/agrs103.pdf Biodiesel Safety and Best Management Practices for Small-Scale Noncommercial Use and Production]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Biodiesel&amp;amp;oldid=28739699 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28739699 (2025-12-26T01:01:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>