<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Biomassa_%28ekologi%29</id>
	<title>Biomassa (ekologi) - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Biomassa_%28ekologi%29"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biomassa_(ekologi)&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T12:18:11Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biomassa_(ekologi)&amp;diff=30512&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28587491; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Biomassa_(ekologi)&amp;diff=30512&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T22:17:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28587491; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[ekologi]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;biomassa&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah massa organisme biologis hidup di suatu area atau [[ekosistem]] pada suatu waktu tertentu. Biomassa pada ekologi dapat mengacu pada &amp;#039;&amp;#039;biomassa spesies&amp;#039;&amp;#039;, yang merupakan massa dari satu atau lebih spesies, atau &amp;#039;&amp;#039;biomassa komunitas&amp;#039;&amp;#039; yang merupakan massa dari seluruh spesies pada suatu komunitas. Massa dapat mencakup mikroorganisme, tumbuhan, dan hewan hidup. Nilai massa ini dapat diekspresikan sebagai massa rata-rata per unit luas, atau total massa dari suatu komunitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana biomassa diukur bergantung pada mengapa biomassa tersebut diukur. Terkadang biomassa dipertimbangkan sebagai massa alami dari suatu organisme pada kawasan tersebut (&amp;#039;&amp;#039;in situ&amp;#039;&amp;#039;) sebagaimana mestinya. Seperti contoh pada [[perikanan]] [[salmon]], biomassa salmon dapat dikatakan sebagai total &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[berat]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; salmon yang terukur ketika salmon diangkat dari air. Pada konteks lain, biomassa dapat diukur sebagai massa organik kering, sehingga hanya 30% dari total berat sebenarnya yang mungkin, dan sisanya adalah [[air]]. Untuk tujuan lain, hanya [[jaringan]] biologis hidup yang dihitung sehingga [[tulang]], [[gigi]], dan [[cangkang]] tidak termasuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada aplikasi yang lebih sempit, biomassa diukur sebagai massa dari [[karbon organik|karbon yang terikat secara organik]] yang ada pada makhluk hidup. Terlepas dari keberadaan [[bakteri]], total biomassa hidup yang ada di bumi diperkirakan mencapai 560 miliar ton karbon, dengan total [[produksi primer]] dari biomassa hanya sekitar 100 miliar ton karbon per tahun. Namun total biomassa bakteri mungkin melebihi nilai tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Piramida ekologi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Piramida ekologis adalah penggambaran yang menunjukan hubungan antara biomassa dan [[tingkatan trofik]] pada suatu [[ekosistem]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Piramida biomassa adalah piramida yang menunjukan jumlah biomassa pada tingkatan trofik.&lt;br /&gt;
* Piramida produktivitas adalah piramida yang menunjukan [[produksi primer|produksi]] atau [[dinamika trofik|pemindahan]] biomassa pada tingkatan trofik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dasar dari sebuah piramida merupakan produsen primer (organisme [[autotrof]]). Produsen primer mengambil energi dari lingkungan dalam bentuk [[cahaya matahari]] atau bahan [[kimia anorganik]] dan menggunakannya untuk membuat molekul kaya energi seperti [[karbohidrat]]. Mekanisme ini disebut dengan [[produksi primer]]. Piramida lalu bergerak melalui berbagai tingkatan trofik menuju [[predator tingkat tinggi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika energi dipindahkan dari satu tingkatan trofik ke tingkatan berikutnya, umumnya hanya sepuluh persen yang digunakan untuk membangun biomassa baru. Sisanya yang berupa 90% menuju proses metabolik dan dilepaskan sebagai panas. Energi yang hilang ini berarti produktivitas piramida tidak pernah terbalik dan umumnya membatasi rantai makanan hanya sampai enam tingkat. Namun di lautan, piramida biomassa dapat terbalik sebagian atau seluruhnya dengan jumlah biomassa yang lebih banyak pada tingkatan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Biomassa daratan ==&lt;br /&gt;
Biomassa daratan umumnya dicirikan dengan semakin berkurangnya biomassa seiring dengan pergerakan menuju [[tingkatan trofik]] yang lebih tinggi. [[Organisme]] [[autotrof]] yang berperan sebagai produsen seperti [[rerumputan]], [[pohon]], dan [[semak]] memiliki biomassa yang lebih tinggi dibandingkan organisme [[heterotrof]] seperti [[rusa]], [[zebra]], dan [[serangga]] yang memakan mereka. Tingkatan dengan kadar biomassa terendah adalah [[predator]] tertinggi dalam rantai makanan seperti [[singa]] dan [[elang]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di padang rumput subtropis, rerumputan menjadi produsen utama pada dasar piramida ekologi. Lalu mereka dikonsumsi herbivora seperti [[belalang]] dan [[bison]], diikuti konsumen kedua seperti [[tikus]] yang memakan belalang, dan [[singa]] yang memakan bison. Singa dalam hal ini menduduki posisi predator tertinggi, tetapi tikus tidak karena masih memiliki kemungkinan untuk dimakan oleh predator yang lebih tinggi seperti [[ular]]. Dan ular lalu dimakan oleh [[elang]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Biomassa lautan ==&lt;br /&gt;
Biomassa lautan berbeda dengan biomassa daratan. Biomassa lautan dapat meningkat seiring dengan pergerakannya menuju tingkatan trofik yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan produsen utama lautan yang berupa fitoplankton berukuran sangat kecil dan mampu tumbuh dan berkembangbiak dengan cepat. Berbeda dengan produsen di daratan yang tumbuh dan berkembang biak relatif lebih lambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lautan, rantai makanan umumnya dimulai dengan [[fitoplankton]] dan mengikuti pola sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&amp;lt;blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
Fitoplankton → zooplankton → zooplankton predator → [[hewan penyaring]] → ikan predator&lt;br /&gt;
&amp;lt;/blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fitoplankton adalah produsen primer pada tingkat rantai makanan terendah. Fitoplankton melakukan [[fotosintesis]] untuk mengubah karbon anorganik menjadi [[protoplasma]]. Mereka lalu dikonsumsi oleh [[mikroorganisme|hewan mikroskopik]] yang disebut dengan zooplankton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Biomassa bakteri ==&lt;br /&gt;
Terdapat 40 juta [[sel]] [[bakteri]] pada satu gram tanah, dan jutaan sel bakteri dalam satu mililiter air tawar. Sehingga kesemuanya diperkirakan terdapat 5×10&amp;lt;sup&amp;gt;30&amp;lt;/sup&amp;gt; (5 nonilion) bakteri di bumi dengan total biomassa setara dengan biomassa total tanaman. Beberapa peneliti percaya bahwa total biomassa mungkin melebihi total biomassa gabungan tanaman dan hewan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Biomassa global ==&lt;br /&gt;
Perkiraan untuk total biomassa global dari suatu spesies dan kelompok spesies tidak konsisten di berbagai publikasi ilmiah. Terpisah dari bakteria, total biomassa global diperkirakan sekitar 560 miliar ton karbon. Sebagian besar biomassa ini ditemukan di daratan, dengan hanya 5 hingga 10 miliar ton karbon ditemukan di lautan. Di daratan, terdapat sekitar 1000 kali biomassa tanaman autotrof dibandingkan biomassa hewan. Sekitar 18% dari nilai ini merupakan biomassa yang dimakan oleh hewan. Namun di lautan, total biomassa hewan dapat mencapai sekitar 30 kali lebih besar dibandingkan biomassa autotrof. Kebanyakan biomassa autotrof lautan dimakan oleh hewan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
}&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
! rowspan=1 |Global&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia mencakup 100 juta ton biomassa kering yang ada di bumi, hewan [[domestikasi]] mencakup 700 juta ton, dan tanaman pertanian mencapai 2 miliar ton. Hewan yang paling sukses dalam hal biomassa kemungkinan adalah [[Krill antartika]], &amp;#039;&amp;#039;Euphausia superba&amp;#039;&amp;#039;, dengan biomassa basah mencapai 500 juta ton. Namun sebagai sebuah kelompok, crustacea akuatik [[copepod]] dapat menjadi hewan dengan biomassa terbesar di bumi. Sebuah karya ilmiah yang diterbitkan oleh jurnal &amp;#039;&amp;#039;Science&amp;#039;&amp;#039; memperkirakan untuk pertama kalinya total biomassa ikan dunia yang berada di antara 0.8-0.2 miliar ton. Telah diperkirakan bahwa sekitar 1% biomassa global adalah [[fitoplankton]], dan 25% adalah [[fungi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Laju produksi global ==&lt;br /&gt;
Produksi primer bersih adalah laju di mana biomassa baru dihasilkan terutama melalui [[fotosintesis]]. Produksi primer global dapat diperkirakan melalui pengamatan [[satelit]]. Satelit memindai &amp;#039;&amp;#039;[[NDVI|normalised difference vegetation index]]&amp;#039;&amp;#039; (NDVI) di atas habitat daratan dan memindai kadar [[klorofil]] permukaan laut. Cara ini menghasilkan nilai 56.4 miliar ton karbon organik per tahun untuk produksi primer daratan, dan 48.5 miliar ton karbon organik per tahun untuk lautan. Sehingga total produksi primer fotoautotrof di bumi mencapai 104.9 miliar ton karbon. Dapat juga dituliskan sebagai 426 gram C/m²/yr untuk produksi di daratan dan 140 gram C/m²/yr untuk lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun terdapat perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan [[kepadatan populasi]] karena walau mampu memproduksi biomassa hampir setengah produksi global, jumlah biomassa autotrof lautan hanya 0.2% dari total biomassa. Hal ini diperkirakan karena begitu cepatnya pertumbuhan dan reproduksi autotrof lautan. Biomassa autotrof mungkin memiliki total biomassa global tertinggi dalam hal proporsi, tetapi hampir disetarakan dengan total biomassa mikrob. [[Ekosistem air tawar]] di daratan menghasilkan sekitar 1.5% dari produksi primer global.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringkat beberapa produsen biomassa global dalam hal produktivitas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Biomassa]]&lt;br /&gt;
* [[Materi organik alami]]&lt;br /&gt;
* [[Produktivitas (ekologi)]]&lt;br /&gt;
* [[Kelompok nutrisi primer]]&lt;br /&gt;
* [[Kepadatan populasi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bahan bacaan terkait ==&lt;br /&gt;
* Foley, JA; Monfreda, C; Ramankutty, N and Zaks, D (2007) [http://www.pnas.org/content/104/31/12585.full?ck=nck &amp;#039;&amp;#039;Our share of the planetary pie&amp;#039;&amp;#039;] Proceedings of the National Academy of Sciences of the USA, 104(31): 12585–12586. [http://www.pnas.org/content/104/31/12585.full.pdf+html Download]&lt;br /&gt;
* Haberl, H; Erb, KH; Krausmann, F; Gaube, V; Bondeau, A; Plutzar, C; Gingrich, S; Lucht, W and Fischer-Kowalski, M (2007) [http://www.pnas.org/content/104/31/12942.abstract &amp;#039;&amp;#039;Quantifying and mapping the human appropriation of net primary production in earth&amp;#039;s terrestrial ecosystems&amp;#039;&amp;#039;] Proceedings of the National Academy of Sciences of the USA, 104(31):12942-12947. [http://www.pnas.org/content/104/31/12942.full.pdf+html Download]&lt;br /&gt;
* Purves, William K and Orians, Gordon H (2007) &amp;#039;&amp;#039;Life: The Science of Biology,&amp;#039;&amp;#039; 8th Ed. W. H. Freeman. ISBN 978-1-4292-0877-2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://whyfiles.org/shorties/count_bact.html Counting bacteria]&lt;br /&gt;
* [http://www.marietta.edu/~mcshaffd/lead/trophic.pdf Trophic levels]&lt;br /&gt;
* [http://www.seaaroundus.org/flash/NorthAtlanticTrends.htm Biomass distributions for high trophic-level fishes in the North Atlantic, 1900–2000]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Biomassa+%28ekologi%29&amp;amp;oldid=28587491 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28587491 (2025-11-21T12:18:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>