<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Botani</id>
	<title>Botani - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Botani"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Botani&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:34:05Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Botani&amp;diff=31390&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29466710; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Botani&amp;diff=31390&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:27:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29466710; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Botani&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;ilmu tumbuh-tumbuhan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah ilmu yang mempelajari tentang [[tumbuhan|tumbuh-tumbuhan]], [[jamur]], dan [[alga]], dengan [[mikologi]] dan [[fikologi]] yang berada di dalam cabang ilmu botani. Dengan demikian, dalam botani dipelajari semua [[disiplin ilmu]] [[biologi]], seperti [[genetika]], [[pertumbuhan]], [[reproduksi]], [[metabolisme]], [[perkembangan]], interaksi dengan [[komponen biotik]] dan [[komponen abiotik]], serta [[evolusi]] yang berhubungan dengan [[tumbuhan]]. Istilah botani berasal dari Bahasa Yunani Kuno,  (&amp;#039;&amp;#039;botane&amp;#039;&amp;#039;), yang berarti [[rerumputan]] atau padang penggembalaan. Saat ini botani mempelajari sekitar 400000 spesies organisme hidup di mana 260 ribu di antaranya adalah [[tumbuhan berpembuluh]] dan 248 ribu di antaranya adalah [[angiosperma]]. Orang yang menekuni bidang botani disebut sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;botanis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau ahli botani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Botani berakar dari ilmu [[herbalisme]], ilmu yang mempelajari pemanfaatan tumbuhan untuk khasiatnya secara medis. Terdapat berbagai catatan kuno yang mengklasifikasikan tumbuhan berdasarkan jenis dan manfaatnya di India (1100 SM), [[bahasa Avestan|Avestan]] kuno, dan China (221 SM).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Botani modern merujuk kepada kebudayaan di Yunani Kuno, terutama [[Theoprastus]] (sekitar 371–287 SM), seorang murid [[Aristoteles]] yang menemukan prinsip ilmu botani. Ia juga dikenal sebagai &amp;quot;Father of Botany&amp;quot;. Karyanya, &amp;#039;&amp;#039;[[Historia Plantarum|Enquiry into Plants]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;On the Causes of Plants&amp;#039;&amp;#039; merupakan dua kontribusi utama bagi ilmu botani hingga [[Abad Pertengahan]], hampir 17 abad setelah buku tersebut ditulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karya lainnya dari Yunani Kuno adalah &amp;#039;&amp;#039;De Materia Medica&amp;#039;&amp;#039; yang memuat ilmu [[herbalisme]], ditulis oleh [[Pedanius Dioscorides]]. Buku ini menjadi referensi selama lebih dari 1500 tahun. Kontribusi lainnya pada [[Jaman Keemasan Islam]] yaitu &amp;#039;&amp;#039;Nabatean Agriculture&amp;#039;&amp;#039; karya [[Ibn Wahshiyya]], &amp;#039;&amp;#039;Book of Plants&amp;#039;&amp;#039; karya [[Abū Ḥanīfa Dīnawarī]], dan &amp;#039;&amp;#039;The Classification of Soils&amp;#039;&amp;#039; karya [[Ibn Bassal]]. Di awal abad ke 13, Abu al-Abbas al-Nabati dan [[ibn al-Baitar]] menulis botani secara sistematis dan ilmiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pertengahan abad ke 16, [[kebun raya]] dibangun di sejumlah perguruan tinggi di Italia. [[Orto botanico di Padova]] dipercaya merupakan kebun raya modern paling awal di dunia, yang mempraktikan nilai dari sebuah kebun, biasanya dikaitkan dengan keberadaan [[biara]] di mana tumbuhan dimanfaatkan untuk keperluan medis. Mereka memelihara kebun raya sebagai sebuah subjek akademik. Cara menumbuhkan tumbuhan dan manfaatnya dipraktikkan. Kebun raya lalu tersebar ke utara, diawali oleh [[Kebun Raya Universitas Oxford]] yang dibangun tahun 1621. Hingga periode ini, botani masih menjadi bagian dari ilmu kedokteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ilmuwan Jerman [[Leonhart Fuchs]] (1501–1566) bersama dengan [[Otto Brunfels]] (1489–1534) dan [[Hieronymus Bock]] (1498–1554) mempelajari botani secara original tanpa meniru pendahulunya. Bahkan Bock membuat sistem klasifikasi tumbuhan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ilmuwan [[Valerius Cordus]] (1515–1544) mengarang buku &amp;#039;&amp;#039;Historia Plantarum&amp;#039;&amp;#039; di 1544 mengenai tumbuhan yang penting secara botani dan farmakologi, juga buku &amp;#039;&amp;#039;Dispensatorium&amp;#039;&amp;#039; di 1546. Pada tahun 1665, dengan menggunakan mikroskop pertama, [[Robert Hooke]] menemukan [[sel (biologi)|sel]], sebuah istilah yang merujuk kepada struktur [[gabus]] yang ia lihat di bawah mikroskop. Tak lama setelah itu, ia melihat jaringan tumbuhan yang hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ruang lingkup dan peran botani ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti bentuk-bentuk kehidupan lain dalam [[biologi]], tumbuhan hidup dapat dipelajari dari perspektif yang berbeda, dari tingkat [[molekul]], [[genetika]] dan [[biokimia]] melalui [[organel]], [[sel]], [[jaringan]], [[organ]], [[individu]], [[populasi tumbuhan]], dan [[komunitas tumbuhan]]. Pada setiap tingkat ini seorang [[ahli]] botani mungkin bergerak di bidang yang terkait dengan [[klasifikasi]] ([[taksonomi]]), struktur ([[anatomi]] dan [[morfologi]]), atau fungsi ([[fisiologi]]) dari kehidupan tumbuh-tumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Botani juga tidak hanya mempelajari kelompok dari Kerajaan Tumbuhan saja tetapi juga mempelajari jamur ([[mikologi]]), bakteri ([[bakteriologi]]), [[lumut kerak]] ([[likenologi]]), alga ([[fikologi]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian tumbuhan sangat penting karena tumbuhan adalah bagian mendasar dari kehidupan di [[Bumi]], yang menghasilkan [[oksigen]], [[nutrien|makanan]], serat, bahan bakar, dan [[obat]]-obatan yang memungkinkan manusia dan bentuk kehidupan lainnya ada. Melalui [[fotosintesis]], tumbuhan menyerap [[karbon dioksida]], sebuah gas rumah kaca yang dalam jumlah besar dapat memengaruhi [[iklim]] global. Selain itu, tumbuhan dapat mencegah [[erosi]] tanah dan berpengaruh dalam [[siklus air]]. Sebuah pemahaman yang baik tentang tumbuhan sangat penting bagi masa depan masyarakat manusia karena memungkinkan kita untuk:&lt;br /&gt;
* Memproduksi makanan untuk memberi makan populasi yang berkembang&lt;br /&gt;
* Memahami proses-proses kehidupan yang mendasar&lt;br /&gt;
* Memproduksi obat-obatan dan bahan untuk mengobati penyakit-penyakit&lt;br /&gt;
* Memahami perubahan lingkungan dengan lebih jelas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nutrisi manusia ===&lt;br /&gt;
Hampir semua makanan yang dimakan berasal dari tanaman, baik secara langsung dari makanan pokok, buah, dan sayuran, atau tidak langsung melalui ternak atau hewan lain, yang mengandalkan tanaman untuk gizi mereka. Tanaman adalah basis fundamental hampir semua rantai makanan karena mereka menggunakan energi dari matahari dan nutrisi dari tanah dan atmosfer dan mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan oleh hewan. Ini adalah ilmu ekologi disebut tingkat trofik pertama. [[Daftar tumbuhan hasil domestikasi|Semua tumbuhan yang dibudidayakan]] merupakan [[pemuliaan tanaman|hasil pemuliaan]] yang berlangsung sejak [[Jaman Neolitikum]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahli botani, khususnya [[agronomi]] juga mempelajari bagaimana tanaman menghasilkan makanan untuk populasi manusia dan bagaimana untuk meningkatkan hasil. Pekerjaan mereka penting dalam kemampuan manusia untuk memberi makan dunia dan memberikan [[ketahanan pangan]] untuk generasi mendatang, misalnya melalui pemuliaan tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahli botani juga mempelajari gulma, tanaman yang dianggap sebagai gangguan di lokasi tertentu. Gulma merupakan masalah yang cukup besar di bidang pertanian, dan botani memberikan beberapa ilmu dasar yang digunakan untuk memahami bagaimana untuk meminimalkan dampak &amp;#039;gulma&amp;#039; di bidang pertanian dan ekosistem asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Etnobotani]] adalah cabang studi botani yang mempelajari tentang hubungan antara tanaman dan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Biokimia tumbuhan ===&lt;br /&gt;
Biokimia tumbuhan adalah sebuah studi mengenai proses kimia yang digunakan pada tumbuhan. Beberapa proses ini terjadi melalui [[metabolisme primer]] seperti [[siklus Calvin]] dan [[crassulacean acid metabolism]]. Lainnya membuat material khusus seperti [[selulosa]] dan [[lignin]] yang membangun struktur. [[Metabolisme sekunder]] menghasilkan produk seperti [[resin]] dan [[minyak atsiri]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan dan kelompok lainnya yang juga merupakan eukaryot fotosintetik (yaitu alga) memiliki organel yang unik yang disebut dengan [[kloroplas]]. Organel ini diperkirakan berasal dari [[cyanobacteria]] yang membentuk hubungan [[endosimbiotik]] dengan leluhur tumbuhan dan alga. Kloropas dan cyanobacteria sama-sama mengandung pigmen biru-hijau [[klorofil a]]. Klorofil jenis lain ([[klorofil b]]) juga terdapat pada alga hijau dan alga biru-hijau yang juga menyerap cahaya pada spektrum tertentu (biasanya spektrum biru-ungu dan jingga-merah) dan memantulkan cahaya hijau yang menjadi warna daun di mata manusia. Energi cahaya yang diserap digunakan untuk membuat senyawa karbon dari karbon dioksida dan air. [[Gliseraldehida 3-fosfat]] merupakan senyawa yang dihasilkan oleh fotosintesis yang kemudian disintesis menjadi [[glukosa]] dan senyawa organik lainnya. Sebagian glukosa diubah menjadi [[pati]] yang disimpan di kloroplas. Pati adalah bentuk yang umum dijadikan sebagai cadangan makanan pada sebagian besar tumbuhan dan alga. Tumbuhan dari famili [[Asteraceae]] menggunakan bentuk [[fruktosa]] [[inulin]], sebagian mengubahnya menjadi [[sukrosa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar asam lemak yang terkandung di dalam tubuh hewan juga berasal dari tumbuhan. Metabolisme tumbuhan juga mampu memproduksi [[asam lemak]] dan sebagian besar [[asam amino]]. Asam lemak bagi tumbuhan digunakan untuk membangun [[membran sel]] dan [[kutin]] yang menjadi penyusun utama [[kutikel tumbuhan]] yang melindungi tumbuhan dari kekeringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan mensintesis sejumlah besar polimer yang unik seperti [[selulosa]], [[pektin]], dan [[xiloglukan]] untuk membentuk [[dinding sel]]. Tumbuhan berpembuluh membuat [[lignin]], sebuah polimer yang digunakan untuk memperkuat [[trakeid]] xylem sehingga tidak runtuh ketika dilalui oleh air dan mineral yang diisapnya. Lignin juga membentuk dinding terluar dari tumbuhan berkayu. [[Sporopolenin]] adalah senyawa polimer yang melindungi [[spora]] dan [[polen]] tumbuhan. Dengan konsentrasi karbon dioksida di atmosfer yang saat ini lebih rendah dibandingkan awal keberadaan tanaman darat pada zaman [[Ordovician]] dan [[Silurian]], banyak tumbuhan berevolusi secara independen dengan mengembangkan jalur fotosintesis khusus [[fiksasi karbon C4]] dan [[crassulacean acid metabolism]] untuk mengurangi loss akibat [[fotorespirasi]] yang umum terdapat pada tumbuhan dengan tipe fotosintesis [[fiksasi karbon C3]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Obat dan bahan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fitokimia]] merupakan cabang yang penting dalam ilmu botani yang mempelajari senyawa [[biokimia]] pada tumbuhan dan pemanfaatannya. Beberapa dari senyawa ini memiliki manfaat bagi manusia, dan beberapa bersifat racun bagi hewan dan manusia. Banyak obat-obatan medis dan rekreasi, seperti [[tetrahydrocannabinol]], [[kafeina]], dan [[nikotin]] datang langsung dari kerajaan tumbuhan. Lainnya adalah senyawa kimia turunan sederhana dari produk alami botani, seperti [[aspirin]] yang berasal dari senyawa [[analgesik|penghilang rasa sakit]] [[asam salisilat]] yang awalnya berasal dari kulit pohon [[dedalu]]. Mungkin ada banyak obat baru untuk penyakit yang disediakan oleh tumbuhan, menunggu untuk ditemukan. Stimulan populer seperti [[kopi]], [[cokelat]], [[tembakau]], dan [[teh]] juga berasal dari tumbuhan. [[Minuman beralkohol]] sebagian besar berasal dari fermentasi hasil tumbuhan seperti [[barley]] ([[bir]]), [[beras]] ([[sake]]), dan [[anggur]]. Dari ilmu fitokimia dapat diketahui berbagai macam hal seperti senyawa kimia [[antosianin]] yang berperan sebagai pigmen pada [[anggur merah]] dan senyawa [[capsaicin]] yang berperan dalam memberikan rasa pedas pada [[cabai]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[tanaman pertanian non-pangan|Tanaman tertentu]] juga menyediakan banyak bahan-bahan alami, seperti [[katun]], [[kayu]], [[kertas]], [[minyak sayur]], beberapa jenis [[tali]], dan [[karet]]. [[Selulosa]] merupakan sumber serat terbesar dari tumbuhan yang digunakan pada berbagai bidang seperti [[bahan bangunan]] hingga produksi bahan bakar [[bioetanol]]. Produksi [[sutra]] tidak akan mungkin tanpa budi daya [[murbei]]. [[Tebu]], [[gula bit]] dan tanaman lainnya yang mengandung gula dapat difermentasi atau tanaman dengan kandungan minyak seperti [[kelapa sawit]] dan [[jarak]] dapat diolah menjadi [[biodiesel]] dan digunakan sebagai pengganti [[bahan bakar minyak]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Perubahan lingkungan ===&lt;br /&gt;
Tumbuhan juga dapat membantu manusia memahami perubahan pada lingkungan. Tumbuhan merespon perubahan [[iklim]] dan lingkungan dan mampu memengaruhi fungsi dan produktivitas [[ekosistem]]. Ilmu [[dendrokronologi]] mempelajari [[cincin pertumbuhan]] pada penampang melintang [[kayu]] dan digunakan untuk memantau kondisi iklim sepanjang pertumbuhan pohon tersebut. Fosil tumbuhan yang terperangkap di lapisan sedimen dapat digunakan untuk memantau kondisi iklim hingga jutaan tahun yang lalu. Kerapatan [[stomata]] yang ditemukan pada fosil [[daun]] tumbuhan darat purba dapat digunakan untuk memperkirakan konsentrasi [[karbon dioksida]]. Perubahan iklim lainnya seperti [[penipisan ozon]] mampu menyebabkan paparan sinar [[ultra violet]] yang dapat mengurangi laju pertumbuhan. Studi tumbuhan secara ekologi dan komunitas dapat digunakan untuk menentukan [[perubahan vegetasi]], [[kerusakan habitat]], hingga ancaman [[kepunahan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Subdisiplin botani ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Agronomi]]&lt;br /&gt;
* [[Anatomi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Arborikultur]]&lt;br /&gt;
* [[Biokimia tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Bioteknologi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Bryologi]]&lt;br /&gt;
* [[Dendrologi]]&lt;br /&gt;
* [[Dendrokronologi]]&lt;br /&gt;
* [[Ekologi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Etnobotani]]&lt;br /&gt;
* [[Fenologi]]&lt;br /&gt;
* [[Fikologi]]&lt;br /&gt;
* [[Fisiologi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Fitogeografi]]&lt;br /&gt;
* [[Fitokimia]]&lt;br /&gt;
* [[Fitopatologi]]&lt;br /&gt;
* [[Genetika tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Hortikultura]]&lt;br /&gt;
* [[Kehutanan]]&lt;br /&gt;
* [[Likenologi]]&lt;br /&gt;
* [[Mikologi]]&lt;br /&gt;
* [[Mikropropagasi]]&lt;br /&gt;
* [[Morfologi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Olerikultur]]&lt;br /&gt;
* [[Paleobotani]]&lt;br /&gt;
* [[Palinologi]]&lt;br /&gt;
* [[Pemuliaan tanaman]]&lt;br /&gt;
* [[Pomologi]]&lt;br /&gt;
* [[Pteridologi]]&lt;br /&gt;
* [[Reproduksi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Sistematika tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Taksonomi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
* [[Daftar botanis]] ([[daftar botanis perempuan]])&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bahan bacaan terkait ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*  (requires [[Microsoft Silverlight]])&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://huntbot.andrew.cmu.edu/HIBD/Departments/Databases.shtml Botany databases]  at the Hunt Institute for Botanical Documentation&lt;br /&gt;
* [http://www.kuleuven-kortrijk.be/bioweb/?page=guide&amp;amp;lang=en/ High quality pictures of plants and information about them]  from Catholic University of Leuven&lt;br /&gt;
* [http://wildflower.utexas.edu/ Native Plant Information Network]&lt;br /&gt;
* [http://plants.usda.gov/index.html USDA plant database]&lt;br /&gt;
* [http://www.ou.edu/cas/botany-micro/www-vl/ The Virtual Library of Botany]&lt;br /&gt;
* [http://ccdl.libraries.claremont.edu/cdm/landingpage/collection/loc Larry Oglesby Collection] in the Claremont Colleges Digital Library&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Botani&amp;amp;oldid=29466710 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29466710 (2026-07-16T18:38:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>