<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Bubut_teragop</id>
	<title>Bubut teragop - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Bubut_teragop"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Bubut_teragop&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:59:55Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Bubut_teragop&amp;diff=32203&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28999681; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Bubut_teragop&amp;diff=32203&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:30:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28999681; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Bubut teragop&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Centropus rectunguis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;); dalam bahasa inggris adalah &amp;#039;&amp;#039;Short-toed Coucal&amp;#039;&amp;#039;. Salah satu jenis burung hutan yang termasuk ke dalam famili &amp;#039;&amp;#039;[[Cuculidae]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Morfologi ==&lt;br /&gt;
Bubut teragop adalah [[burung]] bertubuh kekar dan memiliki [[ekor]] panjang. Individu burung dewasa memiliki punggung dan sayap berwarna merah karat yang mencolok, serta berwarna hitam pekat. Sebagian besar tubuh atasnya ditutupi garis-garis pucat, sementara burung muda tampak acak-acakan. Bubut teragop muda memiliki tampilan berbeda, bulunya tampak kusut dan memiliki ekor yang lebih pendek dibandingkan bubut dewasa dan besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Habitat ==&lt;br /&gt;
Bubut teragop ini tersebar di [[Asia Tenggara]] bagian barat daya karena memiliki [[Geografi|geografis]] yang terbatas dan cukup konsisten. Persebarannya mencakup [[Thailand Selatan]], melewati [[Malaysia Barat|Semenanjung Malaysia]], Kawasan [[Sabah]] dan [[Sarawak|Serawak]], [[Brunei Darussalam]] hingga [[Indonesia]], terutama daerah [[Kalimantan]] dan [[Sumatra|Sumatera]]. Spesies ini bergantung pada kawasan hutan dataran rendah yang rimbun dan jarang ditemukan di ladang terbuka atau kawasan hutan yang telah mengalami penurunan kondisi. Pola makan bubut teragop cukup beragam, biasanya mereka menangkap [[vertebrata]] dengan memanfaatkan rimbunan semak belukar yang lembab. Dikarenakan spesies ini memiliki ketergantungan terhadap hutan dan pola makan, menjadikan bubut teragop sangat peka terhadap perubahan lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Populasi ==&lt;br /&gt;
Di beberapa wilayah, laporan lapangan menyatakan populasinya menurun atau langka akibat kehilangan habitat yang terus terjadi. Tetapi, ada sebuah laporan menarik tentang bubut teragop. Pada tanggal 10 Juli 2025, di kawasan hutan primer &amp;#039;&amp;#039;Bang Lang National Park&amp;#039;&amp;#039;, Thailand Selatan, telah terdokumentasi burung bubut teragop. Temuan ini menunjukkan bahwa [[Penduduk|populasi]] bubut teragop masih menunjukkan aktivitas alami di bagian selatan Thailand.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Populasi &amp;#039;&amp;#039;Centropus rectunguis&amp;#039;&amp;#039; mengalami penurunan disebabkan oleh hilangnya tutupan hutan yang terus meningkat karena penebangan liar berskala besar dan [[konservasi]] [[hutan]] menjadi lahan pertanian dan perburuan liar. Berkurangnya hutan menyebabkan sebagian bubut teragop kehilangan area berburu, tempat berlindung dan lokasi sarang yang sesuai. Ancaman ini juga dapat diperparah oleh kebakaran hutan yang merusak [[habitat]] dan membuat populasinya semakin rentan tanpa konservasi efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan hasil penelitian terbaru &amp;#039;&amp;#039;IUCN Red List&amp;#039;&amp;#039; tahun 2024-2025, telah mencatat sejumlah [[spesies]] yang mengalami perubahan status. Namun, spesies &amp;#039;&amp;#039;Centropus rectunguis&amp;#039;&amp;#039; tidak termasuk dalam daftar yang statusnya direvisi pada pembaruan periode tersebut. Ketiadaan nama bubut teragop dalam dokumen menunjukkan bahwa status konservasi masih sama yaitu rentan. Status ini menjadi pengingat bahwa spesies &amp;#039;&amp;#039;centropus rectunguis&amp;#039;&amp;#039; sedang menghadapi ancaman dan berisiko tinggi mengalami kepunahan apabila konservasi terhadap habitat tidak dihentikan secara intensif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bubut+teragop&amp;amp;oldid=28999681 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28999681 (2026-02-28T14:51:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>