<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Budesonid%2Fformoterol</id>
	<title>Budesonid/formoterol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Budesonid%2Fformoterol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Budesonid/formoterol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:00:56Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Budesonid/formoterol&amp;diff=35801&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28441526; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Budesonid/formoterol&amp;diff=35801&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:28:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28441526; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Budesonid/formoterol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[obat kombinasi]] dosis tetap yang digunakan dalam pengelolaan [[asma]] atau [[penyakit paru obstruktif kronik]] (PPOK). Obat ini mengandung [[budesonid]] (suatu [[kortikosteroid]]) dan [[formoterol]] (suatu agonis β&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; kerja lama atau LABA). [[Monografi]] produk tidak mendukung penggunaannya untuk perburukan mendadak atau pengobatan [[bronkospasme]] aktif. Namun, tinjauan literatur tahun 2020 mendukung penggunaan tersebut. Obat ini digunakan dengan cara [[inhalasi|dihirup]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum (≥1/100 hingga &amp;lt;1/10) meliputi [[kandidiasis]], [[sakit kepala]], [[tremor]], [[palpitasi]], iritasi tenggorokan, [[batuk]], dan [[suara serak]]. [[Pneumonia]] merupakan efek samping yang umum pada orang dengan PPOK, dan efek samping lain yang kurang umum telah didokumentasikan. Ada kekhawatiran bahwa komponen LABA meningkatkan risiko kematian pada anak-anak dengan asma, tetapi kekhawatiran ini telah dihilangkan pada tahun 2017. Oleh karena itu, kombinasi ini hanya direkomendasikan pada mereka yang tidak terkontrol dengan [[steroid]] inhalasi saja. Ada bukti sementara bahwa dosis umum steroid inhalasi dan LABA aman untuk kehamilan. Formoterol dan budesonid keduanya diekskresikan dalam [[air susu ibu|ASI]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budesonid/formoterol disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 2006. Obat ini masuk dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]]. Obat ini tersedia sebagai [[obat generik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Budesonid/formoterol di[[indikasi (kedokteran)|indikasi]]kan untuk pengobatan asma dan untuk pengobatan pemeliharaan obstruksi aliran udara dan mengurangi eksaserbasi pada orang dengan [[penyakit paru obstruktif kronik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pemeliharaan===&lt;br /&gt;
Budesonid/formoterol telah menunjukkan efikasi untuk mencegah serangan asma. Tidak jelas apakah efikasi budesonid/formoterol berbeda dari [[flutikason/salmeterol]] pada asma kronis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Eksaserbasi===&lt;br /&gt;
Kombinasi ini disetujui di Amerika Serikat hanya sebagai pengobatan pemeliharaan pada [[asma]] dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Namun, tinjauan pustaka tahun 2020 mendukung penggunaan sesuai kebutuhan selama perburukan akut pada mereka dengan penyakit ringan, dan sebagai pemeliharaan diikuti dengan dosis tambahan selama perburukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan untuk pemeliharaan dan pengobatan sesuai kebutuhan juga dikenal sebagai terapi pemeliharaan dan pereda tunggal (SMART) dan merupakan pengobatan yang sudah mapan. Telah terbukti bahwa, 1) mengurangi eksaserbasi asma yang memerlukan kortikosteroid oral, 2) mengurangi kunjungan ke rumah sakit lebih baik daripada pemeliharaan pada kortikosteroid inhalasi saja pada dosis yang lebih tinggi, atau 3) kortikosteroid inhalasi pada dosis yang sama atau lebih tinggi bersama dengan [[bronkodilator]] kerja lama (LABA), dengan bronkodilator kerja pendek (SABA) sebagai pelega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
===Umum (hingga 1 dari 10 orang)===&lt;br /&gt;
*Iritasi tenggorokan ringan&lt;br /&gt;
*[[Batuk]]&lt;br /&gt;
*Suara serak&lt;br /&gt;
*[[Kandidiasis oral]] ([[seriawan]], kemungkinannya jauh lebih kecil jika pasien berkumur dengan air setelah menghirup)&lt;br /&gt;
*[[Sakit kepala]]&lt;br /&gt;
Sering kali ringan, dan biasanya hilang saat obat terus digunakan:&lt;br /&gt;
*[[Palpitasi|Jantung berdebar-debar]]&lt;br /&gt;
*[[tremor|Gemetar]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Tidak umum (hingga 1 dari 100 orang)===&lt;br /&gt;
*Merasa gelisah, gugup, atau gelisah&lt;br /&gt;
*Tidur terganggu&lt;br /&gt;
*Merasa [[pusing]]&lt;br /&gt;
*[[Mual]]&lt;br /&gt;
*[[Takikardia]] (detak jantung cepat)&lt;br /&gt;
*[[Memar]] pada kulit&lt;br /&gt;
*[[Kram]] otot&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jarang (hingga 1 dari 1.000 orang)===&lt;br /&gt;
*[[Ruam]]&lt;br /&gt;
*[[Gatal]]&lt;br /&gt;
Bronkospasme (pengencangan otot di saluran napas yang menyebabkan mengi segera setelah penggunaan obat, yang mungkin merupakan tanda reaksi alergi dan harus segera ditangani dengan perhatian medis)&lt;br /&gt;
*[[Hipokalemia]] (kadar [[kalium]] rendah dalam darah)&lt;br /&gt;
*[[Aritmia]] jantung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sangat jarang (hingga 1 dari 10.000 orang)===&lt;br /&gt;
*[[depresi (psikologi)|Depresi]]&lt;br /&gt;
*Perubahan perilaku, terutama pada anak-anak&lt;br /&gt;
*[[Nyeri dada]] atau sesak di dada&lt;br /&gt;
*Peningkatan [[kadar gula darah|kadar glukosa darah]]&lt;br /&gt;
*Perubahan rasa, seperti rasa tidak enak di mulut&lt;br /&gt;
*Perubahan [[tekanan darah]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Lainnya===&lt;br /&gt;
Dengan dosis tinggi untuk jangka waktu lama.&lt;br /&gt;
*Kepadatan mineral tulang berkurang, sehingga menyebabkan [[osteoporosis]]&lt;br /&gt;
*[[Katarak]]&lt;br /&gt;
*[[Glaukoma]]&lt;br /&gt;
*Perlambatan laju pertumbuhan pada anak-anak dan remaja&lt;br /&gt;
*Disfungsi kelenjar adrenal, yang memengaruhi produksi berbagai hormon&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Reaksi alergi===&lt;br /&gt;
*[[edema angioneurotik|Angioedema]] (dicirikan dengan pembengkakan wajah, mulut, lidah, dan/atau tenggorokan; kesulitan menelan; gatal-gatal. Kesulitan bernapas; dan perasaan pingsan)&lt;br /&gt;
*[[Bronkospasme]] (mengi akut tiba-tiba atau sesak napas segera setelah penggunaan obat. Pasien harus segera menggunakan obat peredanya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Status hukum===&lt;br /&gt;
Budesonid/formoterol disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat pada bulan Juli 2006.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budesonid/formoterol disetujui untuk digunakan di Uni Eropa pada bulan April 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa paten yang terkait dengan obat ini; beberapa di antaranya telah kedaluwarsa. Obat ini awalnya dipasarkan oleh [[AstraZeneca]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Merek===&lt;br /&gt;
Obat ini dijual dengan berbagai nama merek termasuk Symbicort, BiResp Spiromax, dan DuoResp Spiromax.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Budesonid%2Fformoterol&amp;amp;oldid=28441526 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28441526 (2025-11-13T04:01:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>