<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Cambridge_Analytica</id>
	<title>Cambridge Analytica - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Cambridge_Analytica"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cambridge_Analytica&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:51:12Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cambridge_Analytica&amp;diff=4908&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cambridge_Analytica&amp;diff=4908&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-24T03:56:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cambridge_Analytica&amp;amp;diff=4908&amp;amp;oldid=4508&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cambridge_Analytica&amp;diff=4508&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27990548; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cambridge_Analytica&amp;diff=4508&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-24T03:16:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27990548; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Cambridge Analytica&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[perusahaan]] konsultan [[politik]] asal [[Inggris]] yang membantu kliennya di sejumlah [[negara]] dengan mengkombinasikan penyalahgunaan data, [[Penggalian data|penambangan data]], broker data, dan analisis data dengan komunikasi strategis selama masa pemilihan. Cambridge Analytica berdiri sekitar tahun [[2013]] sebagai [[anak perusahaan]] dari Grup SCL (Strategic Communication Laboratories), sebuah perusahaan riset dan strategi komunikasi yang bermarkas di [[Chelmsford]], [[Inggris]]. Namanya menjadi populer setelah [[Skandal data Facebook–Cambridge Analytica|skandal pengumpulan data pengguna Facebook]] secara ilegal oleh Cambridge Analytica mengemuka ke publik. Pada 1 Mei 2018, Cambridge Analytica menyatakan [[Kebangkrutan|bangkrut]] dan menutup operasinya. Namun, orang-orang di Grup SCL dan Cambridge Analytica tetap menjalankan operasinya di bawah entitas legal bernama [[Emerdata]] Limited.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Perusahaan]] ini sebagian dimiliki oleh [[Robert Mercer]], seorang miliarder [[teknologi]] dan pengelola investasi global ([[Pengelola investasi global|&amp;#039;&amp;#039;hedge fund&amp;#039;&amp;#039;]]) asal [[Amerika Serikat]]. Mercer merupakan salah satu tokoh [[Politik sayap kanan|sayap kanan]] di Amerika Serikat dan pendukung [[Donald Trump]] dalam kontestasi pemilu AS. Ia juga merupakan salah satu tokoh kunci yang mendorong [[Inggris]] keluar dari [[Uni Eropa]] ([[Brexit]]). Perusahaan memiliki kantor di [[London]], [[New York]] dan [[Washington, D.C.|Washington DC]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CEO Cambridge Analytica, [[Alexander Nix]] mengatakan perusahaannya terlibat dalam 44 kampanye di kontestasi politik AS pada 2014. Pada 2015, CA diketahui mengirim stafnya ke markas besar kampanye [[Ted Cruz]] guna membantu memberikan analisis data untuk kampanye bakal calon [[presiden]] dari [[Partai Republik (Amerika Serikat)|Partai Republik]]. Ted Cruz kalah lalu mundur dari pencapresan yang kemudian menyisakan Donald Trump sebagai kandidat presiden dari Partai Republik . Pada 2016, CA bekerja untuk kampanye calon presiden [[Donald Trump]] melawan [[Hillary Clinton]]. Pada tahun yang sama, mereka juga bekerja untuk [[Leave.EU]], sebuah [[organisasi]] yang mengkampanyekan [[referendum]] agar Inggris keluar dari [[Eropa]] meski hal ini dibantah oleh CEO Alexander Nix di hadapan [[Parlemen Inggris]]. Peran kontroversial CA dalam kampanye-kampanye tersebut mendorong dilakukannya [[Investigation Discovery|investigasi]] kriminal di kedua negara. Sejumlah [[Ilmu politik|ilmuwan politik]] mempertanyakan efektivitas metode penargetan pemilih yang dilakukan Cambridge Analytica.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Maret 2018, sejumlah [[media]] memberitakan kabar tentang praktik [[bisnis]] Cambridge Analytica. [[Koran|Surat kabar]] Amerika [[The New York Times]] dan surat kabar Inggris [[The Observer]] merupakan pihak pertama yang membuka aib Cambridge Analytica. Keduanya melaporkan bahwa perusahaan telah memperoleh dan menggunakan data pribadi pengguna Facebook dari seorang [[peneliti]] eksternal yang mengatakan kepada [[Facebook]] bahwa ia mengumpulkannya untuk tujuan [[akademi]]k. Lebih dari 50 juta data pengguna Facebook dikumpulkan tanpa izin pengguna dan itu menjadikannya sebagai kebocoran data terbesar sepanjang [[sejarah]] jejaring [[media sosial]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lama setelah itu tepatnya pada 19 Maret 2018, Channel 4 News menyiarkan sebuah [[video]] investigasi yang memperlihatkan bagaimana Alexander Nix sesumbar mengatakan perusahaannya telah melakukan serangkaian &amp;quot;trik kotor&amp;quot; untuk memengaruhi [[Pemilihan umum|pemilu]] di seluruh [[dunia]]. Dalam video itu, Nix mengungkap pihaknya menggunakan &amp;quot;jebakan madu&amp;quot; ([[Honey trapping|honeytrap]]), operasi penyuapan, hingga mengirim pelacur guna mencari informasi yang bisa digunakan untuk mendiskreditkan atau melemahkan lawan politik. Nix juga mengakui perusahaannya menjalankan kampanye digital Donald Trump. Menanggapi laporan media, Information Commissioner&amp;#039;s Office (ICO) Inggris meminta surat perintah pada pengadilan untuk menggeledah kantor CA di [[London]].  Pada tanggal 23 Maret 2018, Pengadilan Tinggi Inggris memberikan ICO surat perintah tersebut. Sementara itu, Facebook memblokir Cambridge Analytica dari layanan beriklan di platformnya, mengatakan bahwa mereka telah ditipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Rabu, 4 April 2018, [[Facebook]] memberikan keterangan resmi pertama tentang kebocoran data oleh Cambridge Analytica setelah sebelumnya [[Mark Zuckerberg]] angkat bicara melalui tulisan di status Facebook pribadinya. Facebook mengatakan data sebanyak 87 juta pengguna, (lebih besar daripada angka 50 juta yang banyak dikutip media sebelumnya) mungkin telah dibagikan secara illegal pada sebuah perusahaan konsultan politik yang terhubung dengan Donald Trump selama pemilu 2016. Data sebanyak itu didapatkan dari 270.000 pengguna Facebook yang menggunakan aplikasi &amp;quot;This Is Your Digital Life&amp;quot;. Sistem Facebook pada saat itu memberikan izin pada aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data dari teman-teman yang menggunakan aplikasi tersebut sekalipun mereka tidak pernah menggunakan aplikasinya. Dari sinilah sebanyak 87 juta data pengguna berhasil dikumpulkan. [[Pengembangan web|Pengembang]] aplikasi kemudian dianggap melanggar persyaratan layanan Facebook karena memberikan data ke Cambridge Analytica.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Cambridge Analytica tercatat berbadan hukum pada 6 Januari 2015 (pada awalnya bernama SCL USA Limited) dengan alamat kantor yang terdaftar di Westferry Circus, [[London]]. Jumlah staf yang tercantum dalam dokumen pendiriannya hanya satu yaitu CEO perusahaannya sendiri, [[Alexander Nix|Alexander James Ashburner Nix]]. Alexander Nix juga direktur di sembilan perusahaan serupa yang terdaftar pada kantor yang sama di London, seperti [[Firecrest Technologies]], [[Emerdata]], dan enam perusahaan [[Grup SCL]] termasuk &amp;quot;SCL Elections Limited&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[Situs web|situs]] resminya, Grup SCL menyebut dirinya sebagai &amp;quot;agen manajemen [[Pemilihan umum|pemilu]] global&amp;quot;. [[Politico]] melaporkan bahwa mereka dikenal karena keterlibatannya &amp;quot;dalam kampanye disinformasi [[militer]] hingga pencitraan merek (&amp;#039;&amp;#039;[[Manajemen merek|branding]]&amp;#039;&amp;#039;) di [[media sosial]] dan penargetan pemilih&amp;quot;. Keterlibatan SCL dalam dunia politik terutama di [[negara berkembang]] telah digunakan oleh [[militer]] dan [[Politikus|politisi]] untuk mempelajari serta memanipulasi [[opini publik]] dan [[kemauan politik]]. Penulis Slate, Sharon Weinberger membandingkan bagaimana Grup SCL menjalankan sebuah [[skenario]] pengujian hipotetis dengan kemungkinan untuk memicu [[kudeta]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cambridge Analytica didirikan oleh [[Wirausahawan|pengusaha]] berpandangan [[konservatif]] Steve Bannon dan Robert Mercer. Berdasarkan laporan [[The New York Times]], Mercer menginvestasikan setidaknya 15 juta dolar di [[perusahaan]] itu. Sementara kepemilikan Bannon diperkirakan mencapai 1 hingga 5 juta dolar tetapi kemudian dilepas pada April 2017 sebagai syarat yang harus dpenuhi saat Ia menjabat sebagai kepala strategi [[Gedung Putih]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada [[Maret 2018]] nama Cambridge Analytica mulai muncul ke publik setelah [[pelapor pelanggaran]] (&amp;#039;&amp;#039;whistleblower&amp;#039;&amp;#039;) [[Christopher Wylie]] berbicara pada media. Ia mengatakan bahwa aktivitas pertama Cambridge Analytica sejak didirikan adalah pada penghimpunan data. Perusahaan itu dibeli oleh induk perusahaannya, SCL pada 2014 dari sebuah perusahaan bernama Global Science Research yang didirikan oleh [[Aleksandr Kogan]] yang bekerja sebagai [[psikolog]] di [[Cambridge]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Metode ==&lt;br /&gt;
Metode [[analisis data]] yang dilakukan Cambridge Analytica sebagian besar didasarkan pada pekerjaan akademis [[Michal Kosinski]]. Pada 2008, Kosinski bergabung dengan Psychometrics Center of [[Universitas Cambridge|Cambridge University]] di mana ia dan rekan-rekannya mengembangkan suatu sistem pembuatan profil menggunakan data [[daring]] umum seperti &amp;quot;like&amp;quot; Facebook, dan data [[ponsel cerdas]]. Ia menunjukkan bahwa dengan jumlah &amp;quot;suka&amp;quot; yang meski terbatas, orang dapat dianalisis lebih baik daripada yang bisa dilakukan oleh teman atau kerabat. Hanya dari data &amp;quot;likes&amp;quot; yang dilakukan oleh pengguna, sebuah [[algoritme]] bisa memprediksi [[agama]], [[politik]], [[ras]], hingga [[orientasi seksual]] seseorang. Penargetan psikologis individu diyakini sebagai alat yang ampuh untuk memengaruhi orang. Namun, dalam sebuah artikel yang dipublikasikan [[Kompas.com|Kompas]] pada tahun 2013, para [[peneliti]] sudah memperingatkan pembuatan profil [[digital]] seseorang dapat melanggar [[Kerahasiaan pribadi|privasi]] dan Kosinski mengatakan bahwa hal itu &amp;quot;bisa mengancam kebebasan bahkan hidup&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cambridge Analytica akan mengumpulkan profil pemilih menggunakan sumber-sumber seperti [[demografi]], [[perilaku konsumen]], aktivitas [[internet]], serta sumber-sumber [[publik]] dan [[swasta]] lainnya. Laporan [[The Guardian]] menyebutkan, CA menggunakan data psikologis yang berasal dari jutaan pengguna [[Facebook]], di mana sebagian besarnya tanpa izin atau sepengetahuan [[Penggunaan media digital dan kesehatan jiwa|pengguna]]. Sumber [[informasi]] lain adalah aplikasi seluler &amp;quot;Cruz Crew&amp;quot; yang dapat melacak pergerakan fisik dan kontak teman pengguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Perusahaan]] mengklaim menggunakan &amp;quot;perangkat peningkatan data dan teknik segmentasi audiens&amp;quot;, memberikan &amp;quot;analisis psikografis&amp;quot; untuk mendapatkan &amp;quot;[[pengetahuan]] yang lebih dalam mengenai target audiens&amp;quot;. Perusahaan menggunakan model [[Kepribadian Big Five]] dan apa yang dinamakan sebagai &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;behavioral microtargeting&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;. Dengan cara ini, perusaha mampu memprediksi [[kebutuhan]] subjek atau apa yang diinginkan oleh audiens dan bagaimana kebutuhan ini akan berubah seiring waktu. Perusahaan kemudian dapat melakukan penargetan individu untuk kepentingan klien di arena politik, pemerintahan dan perusahaan mampu menyediakan &amp;quot;gambaran yang lebih baik dan bisa ditindaklanjuti pada audiens utama mereka&amp;quot;. Menurut Sasha Issenberg, apa yang dilakukan CA ini menunjukkan bahwa mereka dapat menceritakan hal-hal tentang seorang individu yang bahkan mungkin tidak ketahui oleh dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cambridge+Analytica&amp;amp;oldid=27990548 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27990548 (2025-10-15T23:36:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>