<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Capung</id>
	<title>Capung - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Capung"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Capung&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T13:38:04Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Capung&amp;diff=32524&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29168924; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Capung&amp;diff=32524&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T22:21:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29168924; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Capung &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;sibar-sibar&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  adalah kelompok [[serangga]] yang tergolong ke dalam bangsa &amp;#039;&amp;#039;Odonata&amp;#039;&amp;#039;. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari [[air]], tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Namanya dalam bahasa daerah adalah &amp;#039;&amp;#039;papatong&amp;#039;&amp;#039; (Sd.) (berkaitan dengan &amp;#039;&amp;#039;pepatung&amp;#039;&amp;#039; (Mal.)), &amp;#039;&amp;#039;kinjeng&amp;#039;&amp;#039; (Jw.), &amp;#039;&amp;#039;coblang&amp;#039;&amp;#039; (Jw.), &amp;#039;&amp;#039;kasasiur&amp;#039;&amp;#039; (bjn), tjapung, &amp;#039;&amp;#039;Sansibur&amp;#039;&amp;#039; (DykNgj) &amp;#039;&amp;#039;Bungkoloko&amp;#039;&amp;#039; (Siompu), &amp;#039;&amp;#039;Kedie (Bahasa Sasak Lombok)&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Capung (subordo Anisoptera) relatif mudah dibedakan dari [[capung jarum]] (subordo Zygoptera). Capung umumnya bertubuh relatif besar dan hinggap dengan [[sayap]] terbuka atau terbentang ke samping. Sedangkan [[capung jarum]] umumnya bertubuh kecil (meskipun ada beberapa jenis yang agak besar), memiliki [[abdomen]] yang kurus ramping mirip jarum, dan hinggap di jendela dengan sayap-sayap tertutup, tegak menyatu di atas punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Habitat dan Kebiasaan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Capung dan capung jarum menyebar luas, di [[hutan]]-hutan, [[kebun]], [[sawah]], [[sungai]] dan [[danau]], hingga ke [[karang|pekarangan]] rumah dan lingkungan [[kota|perkotaan]]. Ditemukan mulai dari tepi [[pantai]] hingga ketinggian lebih dari 3.000 mdpl. Beberapa jenisnya, umumnya jenis capung, merupakan penerbang yang kuat dan luas wilayah jelajahnya. Beberapa jenis yang lain memiliki [[habitat]] yang spesifik dan wilayah hidup yang sempit. Capung jarum biasanya terbang dengan lemah, dan jarang menjelajah jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siklus hidup capung, dari [[telur (biologi)|telur]] hingga mati setelah dewasa, bervariasi antara enam bulan hingga maksimal enam atau tujuh tahun. Capung meletakkan telurnya pada [[tumbuhan|tetumbuhan]] yang berada di air. Ada jenis yang senang dengan air menggenang, tetapi ada pula jenis yang senang menaruh telurnya di air yang agak deras. Setelah menetas, [[tempayak]] (&amp;#039;&amp;#039;[[larva]]&amp;#039;&amp;#039;) capung hidup dan berkembang di dasar perairan, mengalami [[metamorfosis]] menjadi [[nimfa]], dan akhirnya keluar dari air sebagai capung dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar siklus hidup capung dihabiskan dalam bentuk [[nimfa]], di bawah permukaan air, dengan menggunakan [[insang]] internal untuk bernapas. Tempayak dan nimfa capung hidup sebagai hewan [[karnivora]] yang ganas. [[Nimfa]] capung yang berukuran besar bahkan dapat memburu dan memangsa [[kodok|berudu]] dan anak [[ikan]]. Setelah dewasa, capung hanya mampu hidup maksimal selama empat bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Capung dan Manusia ==&lt;br /&gt;
Capung dewasa tidak pernah dianggap sebagai pengganggu atau [[hama]]. Capung dewasa juga sebagai bioindikator lingkungan sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Galeri ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Capung&amp;amp;oldid=29168924 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29168924 (2026-04-27T06:23:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>