<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Celepuk_rinjani</id>
	<title>Celepuk rinjani - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Celepuk_rinjani"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Celepuk_rinjani&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T17:59:11Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Celepuk_rinjani&amp;diff=32530&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29198972; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Celepuk_rinjani&amp;diff=32530&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T22:22:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29198972; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Celepuk rinjani&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Otus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;jolanodea&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah sejenis [[Burung hantu]] [[celepuk]] yang hanya terdapat di [[Pulau Lombok]], [[Nusa Tenggara]]. Satu-satunya jenis burung [[endemik]] di pulau itu, pertama kali ditemukan pada bulan [[September 2003]] dan secara resmi teridentifikasi pada tahun 2013. Namanya diambil dari [[Gunung Rinjani]], gunung yang terdapat di pulau tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung ini pertama kali ditemukan oleh seorang naturalis asal Inggris, Alfred Everett, pada Mei 1896. Pada mulanya, jenis ini diberi nama &amp;#039;&amp;#039;Pisorhina albiventris&amp;#039;&amp;#039;. Kemudian, burung jenis ini dianggap sebagai anak jenis dari celepuk Maluku dan mendapat nama ilmiah &amp;#039;&amp;#039;Otus magicus albiventris&amp;#039;&amp;#039;. Celepuk maluku (&amp;#039;&amp;#039;Otus magicus&amp;#039;&amp;#039;) sendiri merupakan jenis burung endemik yang tersebar di Kepulauan Maluku dan Nusa Tenggara (Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba serta pulau-pulau kecil di sekitarnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Celepuk Rinjani pada saat ini masuk ke dalam daftar 1 dari 25 fauna yang hampir punah dan tercatat di Balai Taman Nasional Rinjani (BTNGR). Status tersebut selanjutnya diperkuat oleh &amp;#039;&amp;#039;Uni International Conservation of The Nature&amp;#039;&amp;#039; (UICN), sebuah badan yang mengurus soal konservasi alam ini sejak tahun 2016 lalu menetapkan Celepuk Rinjani sebagai fauna &amp;#039;&amp;#039;Near Thretened&amp;#039;&amp;#039; (hampir punah). Kepunahan Celepuk Rinjani sebagian besar disebabkan akibat [https://kbbi.web.id/degradasi degradasi] lahan hutan. Apalagi habitat jenis &amp;#039;&amp;#039;Otus&amp;#039;&amp;#039; yang satu ini hidup di [[Ekoton|ekosistem ekoton]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi ==&lt;br /&gt;
[[Nama spesifik|Julukan spesifik]] &amp;#039;&amp;#039;jolandae&amp;#039;&amp;#039; diberikan pada spesies ini untuk menghormati Dr Jolanda Luksenburg, seorang ahli biologi yang menemukan spesies ini pada tahun 2003. Nama Indonesia untuk spesies ini adalah Celepuk rinjani yang merujuk kepada [[Gunung Rinjani]], gunung berapi aktif setinggi 3700 m yang terdapat di [[Lombok]]. Burung ini juga dikenal secara lokal sebagai &amp;#039;&amp;#039;burung pok&amp;#039;&amp;#039;, mengacu secara [[onomatope]] untuk tiruan bunyi dari burung tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Deskripsi dan identifikasi ==&lt;br /&gt;
Seperti kebanyakan burung hantu bergenus &amp;#039;&amp;#039;Otus&amp;#039;&amp;#039; lainnya, Celepuk rinjani berwarna coklat, berbintik-bintik warna putih. Apabila dilihat dari sisi fisik, Celepuk Rinjani memiliki kemiripan dengan &amp;#039;&amp;#039;Otus Albiventris&amp;#039;&amp;#039; (endemik di Pulau Sumbawa). Namun demikian, dari proses penelitian, perbedaan yang mencolok terletak pada bentuk tubuh bagian atas. Perbedaan itu terutama pada motif garis kecoklatan yang lebih tipis dengan mahkota yang lebih gelap. Burung ini juga sangat mirip penampilannya dengan [[Celepuk maluku]], &amp;#039;&amp;#039;O. magicus&amp;#039;&amp;#039;, tetapi memiliki panggilan yang berbeda, siulannya lebih bersih daripada siulan serak-serak dari &amp;#039;&amp;#039;O. magicus&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Celepuk+rinjani&amp;amp;oldid=29198972 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29198972 (2026-05-06T18:59:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>