<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Cincin_Api_Pasifik</id>
	<title>Cincin Api Pasifik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Cincin_Api_Pasifik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cincin_Api_Pasifik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:27:04Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cincin_Api_Pasifik&amp;diff=15331&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cincin_Api_Pasifik&amp;diff=15331&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T17:57:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cincin_Api_Pasifik&amp;amp;diff=15331&amp;amp;oldid=14931&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cincin_Api_Pasifik&amp;diff=14931&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29585160; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Cincin_Api_Pasifik&amp;diff=14931&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T17:16:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29585160; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Cincin Api&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Cincin Api Pasifik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Lingkaran Api&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sabuk Api&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sabuk Sirkum-Pasifik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah sabuk [[tektonik]] tempat terjadinya [[gempa bumi]] dan aktivitas [[gunung berapi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjangnya sekitar 40.000 km dengan lebar hingga sekitar 500 km, serta mengelilingi sebagian besar [[Samudra Pasifik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cincin Api Pasifik memiliki antara 750 dan 915 gunung berapi aktif atau tidak aktif, atau sekitar dua pertiga dari total gunung berapi dunia. Jumlah pasti gunung berapi di Cincin Api ini bergantung pada wilayah mana yang termasuk di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 90% dari gempa bumi yang terjadi dan 81% dari gempa bumi terbesar terjadi di sepanjang Cincin Api ini. Daerah gempa berikutnya (5-6% dari seluruh gempa dan 17% dari gempa terbesar) adalah [[Sabuk alpida]] yang membentang dari [[Kepulauan Nusa Tenggara]], [[Jawa|Pulau Jawa]] ke [[Sumatra|Pulau Sumatra]], [[Kepulauan Andaman]], [[Himalaya]], [[Mediterania]], [[Pegunungan Atlas|Atlas]]. Berikutnya adalah [[Mid-Atlantic Ridge]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cincin Api bukanlah suatu struktur geologi tunggal. Hal ini disebabkan oleh subduksi lempeng tektonik yang berbeda pada batas konvergen di sekitar Samudera Pasifik. Beberapa&lt;br /&gt;
lempeng tektonik yang termasuk adalah: [[lempeng Antartika]], [[lempeng Nazca]] dan [[lempeng Cocos]] yang menunjam ke bawah [[Lempeng Amerika Selatan]]; [[lempeng Pasifik]] dan [[Lempeng Juan de Fuca]] di bawah [[Lempeng Amerika Utara]]; [[lempeng Filipina]] di bawah [[lempeng Eurasia]]; dan batas kompleks antara [[Lempeng Pasifik]], [[lempeng Sunda]] dan [[lempeng Indo-Australia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Sejak zaman Yunani Kuno dan Romawi hingga akhir abad ke-18, [[gunung berapi]] dikaitkan dengan sebuah api, berdasarkan kepercayaan kuno bahwa gunung berapi disebabkan oleh api yang membakar di dalam perut [[Bumi]]. Hubungan historis antara gunung berapi dan api ini dilestarikan dalam nama &amp;#039;&amp;#039;Cincin Api&amp;#039;&amp;#039; meskipun faktanya gunung berapi tidak membakar [[Bumi]] dengan api tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keberadaan sabuk aktivitas gunung berapi di sekitar [[Samudra Pasifik]] telah diketahui pada awal abad ke-19; misalnya, pada tahun 1825, ahli vulkanologi perintis G.P. Scrope menggambarkan rantai gunung berapi di sekitar tepi Samudra Pasifik dalam bukunya &amp;quot;Considerations on Volcanos&amp;quot;. Tiga dekade kemudian, sebuah buku tentang Ekspedisi Perry berkunjung ke [[Jepang]], dan mengomentari gunung berapi &amp;#039;&amp;#039;Cincin Api&amp;#039;&amp;#039; sebagai berikut: &amp;quot;Kepulauan Jepang berada di garis lingkaran besar perkembangan gunung berapi yang mengelilingi pantai Pasifik dari [[Tierra del Fuego]] hingga ke [[Maluku]].&amp;quot; (Narasi Ekspedisi Skuadron Amerika ke [[Laut Cina Selatan]] dan Jepang, 1852–54). Sebuah artikel muncul di &amp;#039;&amp;#039;Scientific American&amp;#039;&amp;#039; pada tahun 1878 dengan judul &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;The Ring of Fire&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;the Volcanic Peaks of the West Coast of the United States&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, yang menguraikan fenomena aktivitas vulkanik di sekitar batas-batas Samudra Pasifik. Referensi eksplisit awal tentang gunung berapi yang membentuk &amp;quot;cincin api&amp;quot; di sekitar Samudra Pasifik juga mencakup buku Alexander P. Livingstone &amp;quot;Complete Story of San Francisco&amp;#039;s Terrible Calamity of Earthquake and Fire&amp;quot;, yang diterbitkan pada tahun 1906, di mana ia menggambarkan &amp;quot;... cincin api besar yang melingkari seluruh permukaan Samudra Pasifik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1912, geologis Patrick Marshall memperkenalkan istilah &amp;quot;Garis Andesit&amp;quot; untuk menandai batas antara pulau-pulau di Pasifik barat daya, yang berbeda dalam struktur gunung berapi dan jenis lava. Konsep tersebut kemudian diperluas ke bagian lain [[Samudra Pasifik]]. Garis Andesit dan Cincin Api sangat mirip dalam hal lokasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembangan teori [[lempeng tektonik]] sejak awal tahun 1960-an telah memberikan pemahaman dan penjelasan terkini tentang distribusi [[gunung berapi]] dan [[gempa bumi]] secara global, termasuk yang berada di Cincin Api Pasifik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cakupan geologis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cincin Api Pasifik, telah ada selama lebih dari 35 juta tahun yang lalu, banyak gunung berapi tua yang sudah punah terletak di dalam Cincin Api ini. Lebih dari 350 gunung berapi Cincin Api Pasifik dinyatakan aktif, sedangkan empat [[letusan gunung berapi]] terbesar di Bumi pada zaman Holosen semuanya terjadi di gunung berapi di Cincin Api Pasifik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di [[Amerika Selatan]], Cincin Api merupakan hasil dari batas konvergen antara [[Lempeng Antartika]], [[Lempeng Nazca]], dan [[Lempeng Cocos]], menunjam ke bawah Lempeng [[Amerika Selatan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di [[Amerika Tengah]], [[Lempeng Cocos]] menunjam ke bawah [[Lempeng Karibia]]. Dan sebagian [[Lempeng Pasifik]] dan [[Lempeng Juan de Fuca]] menunjam ke bawah Lempeng [[Amerika Utara]]. Di sepanjang bagian utara, [[Lempeng Pasifik]] yang bergerak ke arah barat laut sedang menunjam ke bawah [[Kepulauan Aleut]]. Lebih jauh ke barat, Lempeng Pasifik sedang menunjam di Semenanjung Kamchatka dan busur Kuril. Lebih jauh ke selatan, di Jepang, Taiwan dan Filipina, [[Lempeng Filipina]] menunjam ke bawah [[Lempeng Eurasia]]. Bagian barat daya Cincin Api lebih kompleks, dengan sejumlah lempeng tektonik kecil yang bertabrakan dengan Lempeng Pasifik di [[Kepulauan Mariana]], [[Filipina]], [[Indonesia timur]], [[Papua Nugini]], [[Tonga]], dan [[Selandia baru]]: bagian Cincin api ini tidak termasuk ke [[Australia]], karena terletak di tengah-tengah lempeng tektonik, jauh dari zona subduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Oseania ==&lt;br /&gt;
=== Selandia Baru ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Selandia Baru]] memiliki konsentrasi gunung api rhyolitic muda terkuat di dunia, dan lapisan tebal tuf menyelimuti sebagian besar [[Pulau Utara]]. Letusan paling awal menurut sejarah terjadi di [[Whakaari/White Island]] pada tahun 1826, diikuti pada tahun 1886 oleh letusan bersejarah terbesar di negara itu di [[Gunung Tarawera]]. Sebagian besar wilayah utara [[Pulau Utara|Pulau Utara Selandia Baru]] terdiri dari pegunungan bawah laut dan pulau-pulau kecil, termasuk 16 gunung berapi bawah laut. Dalam 1,6 juta tahun terakhir, sebagian besar vulkanisme Selandia Baru berasal dari Zona Vulkanik Taupō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gunung Ruapehu]], di ujung selatan Taupo, adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Selandia Baru. Gunung berapi ini mulai meletus setidaknya 250.000 tahun yang lalu. Dalam catatan sejarah, letusan besar terjadi dengan selang waktu sekitar 50 tahun, pada tahun 1895, 1945, dan 1995–1996. Letusan kecil sering terjadi, setidaknya sudah terjadi 60 kali sejak tahun 1945. Beberapa letusan kecil pada tahun 1970an menghasilkan hujan abu kecil dan lahar yang merusak puluhan rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gempa bumi sering terjadi di [[Selandia Baru]] karena negara ini terletak di zona tumbukan antara [[lempeng Indo-Australia]] dan [[lempeng Pasifik]], dan bagian dari Cincin Api Pasifik, tempat banyak terjadinya gempa bumi dan gunung berapi. Gempa bumi terjadi setiap hari di Selandia Baru. Sekitar 14.000-15.000 peristiwa terjadi di dalam dan sekitar negara tersebut setiap tahunnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa peristiwa gempa mematikan terjadi seperti, [[Gempa bumi Christchurch 2011|gempa bumi M 6.3 di Christchurch tahun 2011]] membunuh 185 jiwa, dan [[:en:1931 Hawke&amp;#039;s Bay earthquake|gempa bumi M 7.3 di Hawke&amp;#039;s Bay tahun 1931]] membunuh 256 jiwa. Kota terbesar dalam zona risiko tertinggi adalah ibu kota negara, [[Wellington]], diikuti oleh [[Napier]] dan [[Hastings]]. Semua kota ini telah mengalami gempa bumi hebat sejak pemukiman Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Sesar Alpen]] adalah [[Sesar (geologi)|patahan geser aktif]], membentang hampir di sepanjang [[Pulau Selatan]] Selandia Baru, dengan panjang sekitar 600 km (370 mil), dan membentuk batas antara [[Lempeng Pasifik]] dan [[Lempeng Australia]]. [[Pegunungan Alpen]] Selatan telah terangkat akibat patahan tersebut selama 12 juta tahun terakhir akibat serangkaian gempa bumi. Patahan ini bergerak sekitar 38 mm/tahun, dan merupakan patahan paling cepat menurut standar global.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gempa besar terakhir di [[Sesar Alpen]] terjadi sekitar tahun 1717 Masehi, dengan magnitudo gempa sebesar  8.1. Dan kemungkinan terjadinya bencana serupa terulang lagi dalam 50 tahun ke depan, diperkirakan mencapai 75 persen kemungkinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Tonga ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Samoa ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepulauan Solomon ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Fiji ===&lt;br /&gt;
=== Vanuatu ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Papua Nugini ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktivitas [[Vulkanik]] dan [[Gempa bumi]] di [[Papua Nugini]] disebabkan oleh subduksi kerak samudera di bawah pulau akibat lempeng tektonik, antara [[Lempeng Pasifik]] dan [[Lempeng Australia]]. [[Gunung Lamington]] terletak di dalam Jajaran Pegunungan Hidrograf; pegunungan pesisir kecil yang berhutan. Pegunungan tersebut merupakan sisa dari stratovolcano Kuarter yang terkikis parah. Jenis batuan yang dominan adalah andesit dan andesit basaltik. Meskipun sebagian besar sejarah letusan pegunungan ini terjadi pada masa Pleistosen, keberadaan kerucut cinder dan kawah di sisi selatan pegunungan menunjukkan bahwa aktivitas vulkanisme juga terjadi pada masa Holosen. Gunung ini terletak berdekatan dengan Jajaran Pegunungan Owen Stanley. Gunung berapi terdekat termasuk [[Gunung Suckling]] dan [[Gunung Victory (Papua Nugini)|Gunung Victory]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Asia Pasifik ==&lt;br /&gt;
===Timor Leste===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Timor Leste]] adalah bagian dari Cincin Api Pasifik, sebuah wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi dan selalu berisiko terhadap letusan gunung berapi, gempa bumi,  dan tsunami. [[Pulau Timor]] terletak dalam perbatasan antara [[Lempeng Timor]], [[Lempeng Indo-Australia]] dan [[Lempeng Laut Banda]], sehingga rentan terhadap aktivitas seismik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 14 Mei 1995, [[:en:1995 Timor earthquake|gempa bumi besar berkekuatan]] 6,9  pada pukul 20:33 (11:33 UTC) terjadi di [[Laut Flores]], mengguncang sebagian besar [[Timor Leste]]. Sebelas orang hilang dan 19 orang luka-luka. Tsunami setinggi 1,5 meter menimbulkan kerusakan besar di wilayah [[Dili]] dan [[Maliana]], menghancurkan beberapa rumah, merusak 40 perahu nelayan, dan menyebabkan ratusan ternak hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Indonesia ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gunung berapi]] di Indonesia adalah bagian dari  Cincin Api Pasifik dan [[Sabuk alpida]]. Gunung berapi paling aktif di Indonesia adalah [[Gunung Merapi]]. Sejak tahun 1000 Masehi, [[Gunung Kelud]] telah meletus lebih dari 30 kali, dimana letusan terbesar berada pada skala 5  Volcanic Explosivity Index ([[VEI]]). Sedangkan Gunung Merapi telah meletus lebih dari 80 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asosiasi Internasional Vulkanologi dan Kimia Interior Bumi menobatkan Gunung Merapi sebagai Gunung Berapi Dekade sejak tahun 1995 karena aktivitas vulkaniknya yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga saat ini, Indonesia memiliki 127 gunung berapi aktif dan sekitar 5 juta orang tinggal di zona bahaya. Ada dugaan bahwa peristiwa [[gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004]] dapat memicu letusan [[Gunung Sinabung]] (tidak aktif sejak 1600an) yang meletus pada tahun 2010 sebagai salah satu contohnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut [[Forbes]], Indonesia merupakan negara dengan jumlah gunung berapi paling aktif terbanyak di dunia, dengan sekitar 130 gunung berapi aktif. Gunung berapi tersebut mencakup seluruh wilayah [[Jawa]], [[Bali]], [[Sumatra]], [[Kepulauan Nusa Tenggara]] dan [[Sulawesi]]. Salah satu letusan gunung berapi sangat dahsyat sepanjang sejarah adalah [[Letusan Tambora 1815]], [[Letusan Krakatau 1883]] dan [[Letusan Samalas 1257]], tetapi letusan gunung berapi yang paling mematikan sepanjang [[prasejarah Indonesia]] adalah [[Teori bencana Toba|Letusan Toba]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indonesia adalah negara yang sangat aktif secara seismik. [[Survei Geologi Amerika Serikat]] (USGS) mencatat Indonesia sebagai negara dengan gempa bumi terbanyak di dunia setiap tahunnya. Indonesia telah mengalami lebih dari 150 gempa bumi dengan magnitudo &amp;gt; 7 dalam kurun waktu 1901–2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gempa bumi terjadi hampir setiap hari di Indonesia dengan skala berbeda-beda, dimana sebagian besar tidak dirasakan manusia. Peristiwa gempa bumi paling mematikan baru baru ini adalah [[Gempa bumi dan tsunami Sulawesi 2018]] membunuh sekitar 4.000 jiwa, dan menyebabkan [[Pencairan tanah]] yang besar. Peristiwa besar lainnya terjadi pada 27 Mei 2006, [[Gempa bumi Yogyakarta 2006|Gempa bumi berkekuatan 6.3]] melanda Yogyakarta, dan menyebabkan kerusakan berat, hingga memakan lebih dari 6.000 jiwa. Peristiwa [[Gempa bumi berskala besar]] yang berdampak ke Indonesia dan terjadi belum lama ini adalah [[gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004]], menyebabkan tsunami besar yang juga berdampak pada negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Indonesia rawan bencana di sisi lain menjadikan negara ini  sangat subur. Dampak positif dari [[gunung berapi]] dan [[gempa bumi]] antara lain: Tanah yang subur, pariwisata, energi panas bumi, penciptaan lahan baru dan bahan bangunan. Tanah vulkanik sangat subur, dan kaya akan mineral. Dan dapat membuat ekstraksi minyak dan gas menjadi lebih efisien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Filipina ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Letusan Gunung Pinatubo 1991]] adalah letusan terbesar kedua di dunia pada abad ke-20. Prediksi sukses terjadinya letusan klimaks menyebabkan evakuasi puluhan ribu orang dari daerah sekitarnya, menyelamatkan banyak nyawa, tetapi karena daerah sekitarnya rusak parah oleh aliran piroklastik, endapan abu, dan kemudian, lahar yang disebabkan oleh air hujan yang memobilisasi kembali endapan vulkanik sebelumnya, ribuan rumah hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gunung Taal]] juga merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di negara itu, tercatat sejak tahun 1900, gunung itu telah mengalami erupsi lebih dari 30 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gunung Mayon|Gunung Berapi Mayon]] adalah gunung berapi paling aktif di Filipina. Puncaknya curam dengan kemiringan rata-rata 35–40° dan dibatasi oleh kawah puncak kecil. Sejarah letusan gunung berapi basaltik-andesit ini terjadi pada tahun 1616 dan berkisar dari letusan Strombolian hingga letusan basaltik Plinian. Letusan terjadi terutama dari saluran pusat dan juga menghasilkan aliran lava yang mengalir jauh ke bawah. Aliran piroklastik dan semburan lumpur umumnya menyapu sekitar 40 jurang yang menyebar dari puncak dan sering kali menghancurkan daerah dataran rendah yang berpenduduk padat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar wilayah [[Filipina]] terletak di wilayah perbatasan lempeng tektonik antara [[Lempeng Laut Filipina]], [[Lempeng Eurasia]] dan [[Lempeng Sunda]]. Aktivitas seismik di Filipina cenderung tinggi, dengan rata-rata 10.000 gempa bumi setiap tahunnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh wilayah [[Filipina]], berpotensi mengalami gempa bumi besar, kecuali daerah [[Palawan]], dengan risiko seismik relatif rendah. Bahaya guncangan terbesar berasal dari patahan kerak dangkal di dekat wilayah kota metropolitan [[Manila]], [[Davao]], dan [[Cebu]]. Wilayah [[Mindanao]], adalah wilayah seismik tertinggi di negara tersebut, karena terletak di perbatasan Sesar Filipina dan [[Palung Filipina]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Taiwan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Taiwan]] berada di zona gempa bumi yang aktif. Ahli geologi telah mengidentifikasi 42 patahan aktif di pulau tersebut, tetapi sebagian besar gempa bumi yang terdeteksi di Taiwan disebabkan oleh konvergensi [[Lempeng Filipina]] dan [[Lempeng Eurasia]] di sebelah timur pulau. Sebagian besar gempa bumi yang tercatat di Taiwan sebenarnya terjadi di lepas pantai timur dan hanya menimbulkan sedikit kerusakan, sedangkan gempa kecil di bawah pulau itu sendiri secara historis terbukti lebih merusak. Gempa bumi pertama yang tercatat di Taiwan terjadi pada tahun 1624, tahun berdirinya [[Formosa Belanda]]. Antara tahun 1901 dan tahun 2000 terjadi 91 gempa bumi besar di Taiwan, 48 di antaranya mengakibatkan korban jiwa. Gempa besar terkini adalah gempa 921 yang terjadi pada tanggal [[Gempa bumi Chichi 1999|21 September 1999]] dan memakan korban jiwa sebanyak 2.415 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jepang ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 10% dari gunung berapi aktif dunia ditemukan di [[Jepang]], yang terletak di zona ketidakstabilan kerak lempeng yang ekstrem. Mereka dibentuk oleh zona subduksi [[Lempeng Pasifik]] dan [[Lempeng Filipina]]. Sebanyak 1.500 gempa bumi tercatat setiap tahun, dan besarnya 4 sampai 6 magnitudo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran kecil terjadi hampir setiap hari di Jepang, menyebabkan beberapa bangunan berguncang ringan. Gempa besar jarang terjadi; Peristiwa yang paling terkenal di abad ke-20 adalah: [[Gempa bumi besar Kantō 1923]], yang menewaskan sekitar 130.000 orang; dan [[Gempa bumi besar Hanshin]] pada tahun 1995, yang menewaskan hingga 6.434 orang. Pada tanggal 11 Maret 2011. [[Gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011|Gempa berkekuatan 9,0 melanda Jepang]], adalah gempa bumi terbesar di negara itu dan terbesar kelima sepanjang sejarah, menurut data [[USGS|US Geological Survey]]. Gempa bumi bawah laut juga membuat seluruh garis pantai di [[Jepang]] terancam bahaya tsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gunung Fuji]] adalah gunung berapi tertinggi dan paling terkenal di Jepang, menampilkan banyak budaya Jepang dan berfungsi sebagai salah satu landmark paling populer di negara ini. Sementara [[Sakurajima]] adalah gunung berapi paling aktif di Jepang, sejak 1000 masehi, gunung ini telah meletus lebih dari 60 kali. Lalu [[Gunung Ontake]] dinobatkan sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Jepang, dan telah meletus lebih dari 30 kali sejak 1000 tahun terakhir. Gunung berapi lain yang paling aktif di Jepang adalah [[Gunung Aso]], [[Gunung Asama]], [[Gunung Unzen]], dan [[Gunung Bandai]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rusia ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Semenanjung Kamchatka]] terutama di [[Timur Jauh Rusia]] adalah salah satu daerah vulkanik paling aktif di dunia, dengan sejarah 20 gunung berapi aktif. Terletak di antara [[Samudra Pasifik]] di timur dan Laut Okhotsk di barat. Tepat di lepas pantai di sepanjang pantai Pasifik, terdapat [[Palung Kuril–Kamchatka]] sedalam 10.500 meter (34.400 kaki), tempat subduksi [[Lempeng Pasifik]] memicu vulkanisme. Ada beberapa jenis aktivitas gunung berapi, termasuk stratovolcano, gunung berapi perisai, letusan celah gaya Hawaii, dan geyser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Amerika Utara ==&lt;br /&gt;
===Kanada===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Kanada Barat]] termasuk bagian dari Cincin api Pasifik, terumata di [[British Columbia]] dan [[Yukon]] adalah rumah bagi kawasan gunung berapi dan aktivitas gunung berapi di Cincin Api Pasifik. Lebih dari 20 gunung berapi telah meletus di Kanada bagian barat selama Zaman Holosen tetapi hanya 6 yang berhubungan langsung dengan subduksi: Bridge River Cones, Gunung Cayley, Gunung Garibaldi, Danau Garibaldi, Kaldera Silverthrone, dan Gunung Meager massif. Beberapa gunung di daerah berpenduduk British Columbia merupakan gunung berapi yang tidak aktif. Sebagian besar aktif selama zaman Pleistosen dan Holosen. Meskipun saat ini tidak ada gunung berapi di Kanada yang meletus, beberapa gunung berapi, ladang gunung berapi, dan pusat gunung berapi dianggap berpotensi aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letusan gunung berapi basaltik hingga riolitik dan batuan hipabisal di Sabuk Vulkanik Teluk Alert di bagian utara [[Pulau Vancouver]] mungkin terkait dengan batas subduksi yang diapit oleh [[lempeng Juan de Fuca]] di [[Zona penunjaman Cascadia]]. Tampaknya aktif selama Pliosen dan Pleistosen. Namun, tidak ada letusan Holosen yang diketahui, dan aktivitas gunung berapi di sabuk tersebut kemungkinan besar telah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesar Queen Charlotte yang aktif di pantai barat [[Haida Gwaii]], [[British Columbia]], telah menimbulkan tiga gempa bumi besar selama abad ke-20: peristiwa berkekuatan 7.0  pada tahun 1929; berkekuatan 8,1 pada tahun 1949 (gempa bumi terbesar yang tercatat di Kanada); dan berkekuatan 7,4 pada tahun 1970.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Amerika Serikat ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Amerika Serikat]] terutama wilayah [[Alaska]], [[Washington]], [[Oregon]], dan [[California]] merupakan wilayah zona seismik paling tinggi di negara itu, terdapat [[Sesar San Andreas]] yang dapat memicu gempa bumi besar di masa mendatang, dan [[Zona subduksi Cascadia]] di utara negara itu, tempat dimana bertemunya antara [[Lempeng Juan de Fuca]] dan [[Lempeng Pasifik]]. Gempa bumi yang paling terkenal yang pernah melanda Amerika Serikat adalah [[Gempa bumi Alaska 1964]], dan [[Gempa bumi San Francisco 1906]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Alaska]] terkenal dengan aktivitas seismik dan vulkaniknya yang tinggi, dan memegang rekor gempa bumi terbesar kedua di dunia, [[Gempa bumi Alaska 1964|Gempa bumi Jumat Agung 1964]], dan memiliki lebih dari 50 gunung berapi yang telah meletus sejak sekitar tahun 1760. Gunung berapi tidak hanya ditemukan di daratan Alaska, tetapi juga di temukan di [[Kepulauan Aleut]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Letusan Gunung St. Helens 1980]] adalah satu-satunya letusan signifikan yang terjadi di daratan Amerika Serikat yang terdiri dari 48 negara bagian sejak letusan gunung berapi Lassen Peak di [[California]] tahun 1915.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Survei Geologi Amerika Serikat]] dan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pusat Informasi Gempa Bumi Nasional&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; memantau gunung berapi dan gempa bumi di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Meksiko ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunung berapi Meksiko terkait dengan subduksi [[lempeng Cocos]] dan Rivera terjadi di Sabuk Vulkanik Trans-Meksiko, yang memanjang 900 km (560 mil) dari barat ke timur melintasi Meksiko tengah-selatan. Popocatépetl, terletak di bagian timur Sabuk Vulkanik Trans-Meksiko, adalah puncak tertinggi kedua di Meksiko setelah Pico de Orizaba. Ini adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Meksiko, memiliki lebih dari 20 letusan besar sejak kedatangan Spanyol pada tahun 1519. Letusan El Chichón pada tahun 1982, menewaskan sekitar 2.000 orang yang tinggal di dekat gunung berapi, menciptakan 1-km -kaldera luas yang diisi dengan danau kawah yang asam. Sebelum tahun 1982, gunung berapi yang relatif tidak dikenal ini memiliki hutan lebat dan tidak lebih tinggi dari puncak nonvulkanik yang berdekatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Meksiko]] adalah salah satu negara yang paling aktif secara seismik di dunia, terletak di atas beberapa lempeng tektonik antara [[Lempeng Cocos]] dan [[Lempeng Amerika Utara]], di sepanjang Pantai Pasifik Meksiko, menciptakan zona subduksi yang menghasilkan peristiwa seismik besar.  Secara keseluruhan, kekuatan seismik ini menyebabkan rata-rata 40 gempa bumi setiap hari di Meksiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 19 September 1985, [[Gempa bumi Kota Meksiko 1985|Gempa bumi berkekuatan 8,0 magnitudo]] melanda ibu kota [[Ciudad de México]] hingga menewaskan 10.000 orang, sejak peristiwa tersebut, pemerintah Meksiko mengadakan pelatihan gempa setiap tahunnya pada tanggal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Mexico City]] dibangun di atas [[Danau Texcoco|dasar danau yang kering]] dengan tanah lunak yang terbuat dari pasir dan tanah liat, sehingga memperbesar kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Amerika Tengah ==&lt;br /&gt;
=== Guatemala ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 3 Juni 2018, [[Gunung Fuego]] erupsi menghasilkan gumpalan abu besar yang disebabkan oleh ledakan terus menerus, aliran piroklastik, dan lahar. Aliran piroklastik menuruni jurang Las Lajas dan meluapkannya, menyebabkan korban meninggal hampir 2,000 orang. Ini merupakan letusan paling mematikan di Guatemala sejak letusan Gunung Berapi Santiaguito pada tahun 1902.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nikaragua ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== El Salvador ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Kosta Rika===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[:en:Poás Volcano|Gunung berapi Poás]] adalah gunung berapi strato aktif setinggi 2.708 meter (8.885 kaki) yang terletak di tengah [[Kosta Rika]]; gunung ini meletus 39 kali sejak 1828.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Observatorium Vulkanologi dan Seismologi Kosta Rika (OVSICORI, Observatorio Vulcanológico y Sismológico de Costa Rica) di Universitas Nasional Kosta Rika, memiliki tim khusus yang bertugas meneliti dan memantau gunung berapi, gempa bumi, dan proses tektonik lainnya di wilayah tersebut. Busur Vulkanik [[Amerika Tengah]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Panama ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Amerika Selatan ==&lt;br /&gt;
=== Kolombia ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Tragedi Armero]], pada tanggal 13 November 1985, terjadi akibat dari erupsi Gunung [[Nevado del Ruiz]], menyebabkan Lahar dingin besar melanda kota [[Armero]], menewaskan lebih dari 20.000 orang dari hampir 29.000 penduduknya. Korban di kota-kota lain, khususnya Chinchiná, menjadikan jumlah korban tewas secara keseluruhan menjadi 23.000.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rekaman dan foto [[Omayra Sánchez]], seorang korban gadis kecil berusia 13 tahun, yang meninggal karena terjebak puing-puing lahar, akibat bencana tersebut, foto Omayra dipublikasikan di seluruh dunia. Foto-foto lahar dan dampak bencana lainnya menarik perhatian dunia dan menimbulkan kontroversi mengenai sejauh mana pemerintah Kolombia bertanggung jawab atas bencana tersebut. Bencana ini adalah bencana vulkanik paling mematikan kedua pada abad ke-20, hanya dilampaui oleh letusan Gunung Pelée pada tahun 1902, dan merupakan peristiwa vulkanik paling mematikan keempat yang tercatat sejak tahun 1500.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Ekuador ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gunung Cotopaxi]] di Ekuador adalah salah gunung berapi paling berbahaya di dunia terletak di [[Provinsi Cotopaxi]], dengan ketinggian mencapai 5,897 meter. Gunung Cotopaxi telah erupsi sebanyak 85 kali sejak 1700, gunung ini adalah salah satu gunung berapi paling aktif di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Peru ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sabancaya adalah [[stratovolcano]] aktif setinggi 5.976 meter (19.606 kaki) di [[Andes|Pegunungan Andes]] di Peru selatan, sekitar 100 km (60 mil) barat laut Arequipa. Gunung ini adalah gunung berapi paling aktif di Peru, dengan letusan dimulai pada tahun 2016.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubinas adalah gunung berapi aktif lainnya dengan ketinggian 5.672 meter (18.609 kaki) di Peru selatan; letusan terbarunya terjadi pada tahun 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunung berapi di Peru dipantau oleh Institut Geofisika Peru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Bolivia ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Bolivia]] menampung gunung berapi aktif dan punah di seluruh wilayahnya. Gunung berapi aktif terletak di Bolivia barat yang membentuk Cordillera Occidental, batas barat dataran tinggi Altiplano. Beberapa gunung berapi aktif merupakan pegunungan internasional yang dimiliki bersama dengan Chili. Semua gunung berapi Kenozoikum di Bolivia adalah bagian dari Zona Vulkanik Tengah (CVZ) dari [[Sabuk Vulkanik Andes]] yang diakibatkan oleh proses subduksi [[Lempeng Nazca]] ke bawah [[Lempeng Amerika Selatan]]. Zona Vulkanik Tengah adalah provinsi vulkanik utama pada zaman Kenozoikum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Nevado Sajama]], gunung berapi yang punah dan tertinggi di Bolivia. Gunung ini terletak di [[Departemen Oruro]]. Terletak di Taman Nasional Sajama dan merupakan gunung berapi komposit yang terdiri dari gunung berapi strato di atas beberapa kubah lava. Tidak jelas kapan terakhir kali meletus, tetapi mungkin terjadi pada masa Pleistosen atau [[Holosen]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Argentina===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Ojos del Salado]] adalah sebuah [[stratovolcano]] besar yang terdapat di [[Pegunungan Andes]] di perbatasan antara [[Argentina]]-[[Chili]], dan merupakan gunung api tertinggi di dunia dengan ketinggian mencapai 6.893 meter (22.615 ft). Ia juga merupakan gunung kedua tertinggi di Belahan Bumi Barat dan Belahan Bumi Selatan serta yang tertinggi di Chili.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Chili ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Chili]] telah mengalami banyak letusan gunung berapi dari sekitar 90 gunung berapi selama Zaman Holosen.&lt;br /&gt;
Villarrica adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Chili, menjulang di atas danau dan kota dengan nama yang sama. Ini adalah yang paling barat dari tiga stratovolcano besar yang berarah tegak lurus ke Andes di sepanjang Gastre Fault. Villarrica, bersama dengan Quetrupillán dan bagian Chili Lanín, dilindungi di dalam Taman Nasional Villarrica.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lascar adalah [[stratovolcano]] gunung berapi paling aktif di [[Andes]], Chili bagian utara. Letusan terbesar Lascar terjadi sekitar 26.500 tahun yang lalu, dan setelah letusan aliran Tumbres scoria sekitar 9.000 tahun yang lalu. Letusan Lascar terbesar  terjadi pada tahun 1993, menghasilkan aliran piroklastik sejauh 8,5 km (5 mil) barat laut puncak dan jatuhnya abu vulkanik di [[Buenos Aires]], Argentina, lebih dari 1.600 km (1.000 mil) ke arah tenggara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari 46 gempa bumi terkuat di dunia, sepertiganya berasal dari Chili.&lt;br /&gt;
Aktivitas gempa bumi di Chili cenderung sangat tinggi, terkait dengan subduksi [[Lempeng Nazca]] ke [[Lempeng Amerika Selatan]]. Chili juga memegang rekor gempa bumi terbesar yang pernah tercatat, yaitu [[Gempa bumi Valdivia 1960]]. Gempa bumi berkekuatan 8,5 magnitudo kerap terjadi di negara ini, setiap dekadenya termasuk yang baru baru ini yaitu [[Gempa bumi Chili 2010|Gempa bumi pada tahun 2010]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peristiwa besar ==&lt;br /&gt;
===Letusan gunung berapi===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat letusan gunung berapi terbesar di Bumi pada Zaman [[Holosen]] (11.700 tahun terakhir) terjadi di gunung berapi di Cincin Api. Mereka adalah letusan di Kaldera Fisher ([[Alaska]], 8700 SM), Danau Kuril ([[Kamchatka]], 6450 SM), Kaldera Kikai ([[Jepang]], 5480 SM) dan [[Gunung Mazama]] (Oregon, 5677 SM). Secara lebih luas, dua puluh dari dua puluh lima letusan gunung berapi terbesar di dunia, terjadi di gunung berapi Ring of Fire.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Gempa bumi===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 90% gempa bumi di dunia dan 81% gempa bumi terbesar di dunia terjadi di sepanjang Cincin Api. Wilayah paling aktif secara seismik berikutnya (5–6% gempa bumi dan 17% gempa gempa bumi terbesar di dunia) adalah [[Sabuk alpide|zona Sabuk Alpide]], yang membentang dari Indonesia tengah hingga [[Samudra Atlantik]] utara melalui [[pegunungan Himalaya]] dan [[Eropa selatan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari tahun 1900 hingga akhir tahun 2020, sebagian besar gempa berkekuatan Mw ≥ 8,0 terjadi di Cincin Api. Diduga merupakan gempa megathrust di zona subduksi, termasuk empat gempa terkuat gempa bumi di Bumi sejak alat ukur seismologi modern dan skala pengukuran magnitudo diperkenalkan pada tahun 1930-an:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Gempa bumi Valdivia 1960]], Chili - 9.5 M&amp;lt;sub&amp;gt;w&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
* [[Gempa bumi Alaska 1964]], Amerika Serikat, [[Alaska]] - 9.2 M&amp;lt;sub&amp;gt;w&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
* [[Gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011]], [[Tōhoku]], Jepang - 9.1 M&amp;lt;sub&amp;gt;w&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
* [[Gempa bumi Severo-Kurilsk 1952]], [[Kamchatka]], Rusia - 9.0 M&amp;lt;sub&amp;gt;w&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
* [[Gempa bumi Semenanjung Kamchatka 2025]], [[Semenanjung Kamchatka]], Rusia - 8.8 M&amp;lt;sub&amp;gt;w&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
* [[Gempa bumi Chili 2010]], [[Region Maule|Maule]], Chili - 8.8 &amp;lt;sub&amp;gt;w&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Lingkar Pasifik]]&lt;br /&gt;
* [[Sabuk alpida|Zona Sabuk Alpida]] - Zona gempa bumi dan Gunung berapi aktif kedua didunia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [http://earthquake.usgs.gov/faq/hist.html Historic Earthquakes &amp;amp; Earthquake Statistics – USGS]&lt;br /&gt;
*  [http://vulcan.wr.usgs.gov/Glossary/PlateTectonics/description_plate_tectonics.html &amp;quot;Ring of Fire&amp;quot;, Plate Tectonics, Sea-Floor Spreading, Subduction Zones, &amp;quot;Hot Spots&amp;quot; – USGS]&lt;br /&gt;
*  [http://pubs.usgs.gov/publications/text/fire.html Map of the Ring of Fire]&lt;br /&gt;
*  [http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/ The Ring of Fire at work]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cincin+Api+Pasifik&amp;amp;oldid=29585160 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29585160 (2026-08-15T22:35:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>