<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Daur_hidup_organisme</id>
	<title>Daur hidup organisme - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Daur_hidup_organisme"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Daur_hidup_organisme&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:10:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Daur_hidup_organisme&amp;diff=30195&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27553838; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Daur_hidup_organisme&amp;diff=30195&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:26:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27553838; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[biologi]], [[organisme]] menjalani &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;daur hidup&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;life cycle&amp;#039;&amp;#039;), suatu proses yang menandai [[perkembangan (biologi)|perkembangan]] suatu [[organisme]] sejak memulai hidupnya di [[bumi]] sampai be[[reproduksi]] untuk mempertahankan keberadaan jenisnya. Proses tersebut merupakan suatu perputaran (daur atau siklus) karena akan kembali pada titik awal mulanya. Dalam daur hidup terlihat perubahan bentuk luar ([[morfologi]]) yang menandai [[fase]] perkembangan suatu individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai misal, daur hidup manusia dimulai dari [[zigot]] di dalam [[rahim]], lalu dilahirkan, kemudian mengalami perkembangan dari [[bayi]], [[anak-anak]], [[remaja]], hingga [[dewasa]]. Tahap dewasa adalah tahap ketika individu siap secara biologis untuk bereproduksi. Namun, daur hidup tidak selalu sederhana. Perubahan pada aspek morfologi yang sangat nyata dan genetik sering dijumpai pada kelompok organisme tertentu, yang sering kali diikuti dengan kebutuhan lingkungan hidup yang jauh berbeda. Daur hidup berbagai hewan parasit dapat menjadi contohnya. [[Metamorfosis]] pada [[serangga]] merupakan daur hidup yang menunjukkan perubahan bentuk luar dan lingkungan hidup. [[Pergiliran keturunan]] pada [[tumbuhan]], [[alga]], dan [[cendawan]] merupakan daur hidup yang disertai dengan perubahan morfologi, [[bilangan genom]], dan (kadang-kadang) lingkungan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daur hidup cendawan ==&lt;br /&gt;
Pada cendawan, dikenal fase hidup seksual dan aseksual. Pada kedua fase cendawan dapat melakukan [[reproduksi]], baik secara vegetatif (pemisahan berkas hifa) maupun dengan membentuk [[spora]]. Spora biasa dinamakan sesuai dengan organ khusus (sporangium) yang membentuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fase seksual ditandai dengan adanya penggabungan dua tipe [[hifa]] sebelum terbentuk sporangium. Organ pembawa spora seksual untuk fase ini adalah [[askus]] dan [[basidium]]. Fase aseksual menghasilkan organ penghasil spora yang namanya berbeda-beda tergantung bentuk dan penyebab munculnya. [[Konidium]], [[klamidium]], dan [[piknidium]] merupakan organ penghasil spora aseksual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada masa sebelum ditemukannya analisis menggunakan [[DNA]], daur hidup cendawan menimbulkan banyak teka-teki bagi para ahli bidang tersebut. Telah diketahui bahwa satu [[spesies|jenis]] cendawan yang sama dapat menjalani dua fase hidup dalam wujud fisik yang jauh berbeda sehingga menimbulkan dualisme penamaan dalam [[klasifikasi]]nya. Cendawan dalam wujud fisik ketika menjalani hidup seksual berada pada bentuk &amp;#039;&amp;#039;teleomorf&amp;#039;&amp;#039;, dan ketika menjalani hidup aseksual berada pada bentuk &amp;#039;&amp;#039;anamorf&amp;#039;&amp;#039;. Kedua fase ini dapat memiliki nama binomial sendiri-sendiri. Bila kedua fase hidup itu telah dikenal dan diinginkan memberi nama tunggal, maka dikenal nama &amp;#039;&amp;#039;holomorf&amp;#039;&amp;#039;. Dualisme ini masih diinginkan dipertahankan karena pada cendawan parasit/ pengganggu sering ditemukan hanya salah satu fase hidup saja yang berperan secara ekonomi/ekologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://picasaweb.google.com/srither240255/CycleOfSilkworm# Silk worm Life cycle photos]&lt;br /&gt;
* [https://books.google.com/books?id=8icTHQAACAAJ&amp;amp;dq=Life+cycles+%E2%80%94+Reflections+of+an+evolutionary+biologist:+By+John+Tyler+Bonner&amp;amp;hl=pt-BR&amp;amp;sa=X&amp;amp;ei=8rT5UKbGNejo0gH12YH4Bw&amp;amp;ved=0CC8Q6AEwAA &amp;#039;&amp;#039;Life Cycles: Reflections of an Evolutionary Biologist.&amp;#039;&amp;#039; John Tyler Bonner. Princeton University Press, Princeton (New Jersey).]&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daur+hidup+organisme&amp;amp;oldid=27553838 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27553838 (2025-07-15T11:24:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>