<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Deinococcus_radiodurans</id>
	<title>Deinococcus radiodurans - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Deinococcus_radiodurans"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Deinococcus_radiodurans&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:08:11Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Deinococcus_radiodurans&amp;diff=15349&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Deinococcus_radiodurans&amp;diff=15349&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T17:59:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Deinococcus_radiodurans&amp;amp;diff=15349&amp;amp;oldid=14950&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Deinococcus_radiodurans&amp;diff=14950&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29600289; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Deinococcus_radiodurans&amp;diff=14950&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T17:18:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29600289; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Deinococcus radiodurans&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu bakteri kelompok ekstremofil (dapat hidup di suasana ekstrem) dengan karakteristik utama berupa ketahanan terhadap efek [[mutasi|mutagenik]] dan mematikan dari berbagai agen perusak [[DNA]], seperti paparan [[radiasi]] [[ion]] (&amp;#039;&amp;#039;ionizing radiation&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Organisme]] ini masih dapat hidup dalam paparan [[radiasi]] berkali-kali lipat dari jumlah yang umumnya sudah membunuh organisme lain. [[Kromosom]] &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; bahkan dapat terbentuk kembali setelah hancur akibat radiasi. Oleh karena itu, &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; adalah organisme paling toleran terhadap kerusakan DNA yang pernah diidentifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah penemuan dan klasifikasi ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; pertama kali dideteksi oleh Anderson &amp;#039;&amp;#039;et al.&amp;#039;&amp;#039; pada tahun [[1956]] di dalam [[daging]] kalengan yang disterilisasi dengan radiasi [[sinar X]] dan yang tidak diradiasi. Hebatnya, meski telah disterilisasi tetapi tetap terjadi pembusukan pada daging sehingga disimpulkan ada aktivitas [[mikroorganisme]] di dalamnya. &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; sebelumnya dimasukan ke dalam [[genus]] &amp;#039;&amp;#039;Micrococcus&amp;#039;&amp;#039;. Namun penelitian pertama kali oleh Feltham menunjukkan bahwa bakteri yang disebut &amp;#039;&amp;#039;M. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; dan kerabatnya itu berbeda dengan [[spesies]] &amp;#039;&amp;#039;Micrococcus&amp;#039;&amp;#039; yang sudah diketahui. Brooks &amp;#039;&amp;#039;et al.&amp;#039;&amp;#039; pada tahun [[1980]] berhasil menunjukkan adanya perbedaan dengan [[genus]] &amp;#039;&amp;#039;Micrococcus&amp;#039;&amp;#039; berdasarkan uji terhadap sekuen [[gen]] penyandi 16S rRNA spesies tersebut. Selain sekuen gen, bukti diperkuat dengan hasil analisis terhadap homologi DNA, komposisi [[asam lemak]], dan [[dinding sel]] beserta komposisinya. Pada tahun 1981, Brooks dan Murray mengajukan penggantian nama spesies yang dimaksud menjadi &amp;#039;&amp;#039;Deinococcus radiodurans&amp;#039;&amp;#039;. Berdasarkan [[etimologi]]nya nama spesies &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; berasal dari [[bahasa Latin]]. &amp;#039;&amp;#039;Deinos&amp;#039;&amp;#039; (adj): aneh atau tidak biasa, &amp;#039;&amp;#039;coccus&amp;#039;&amp;#039; (n): semacam biji [[gandum]] atau buah beri, &amp;#039;&amp;#039;radioatio&amp;#039;&amp;#039; (adj): radiasi, dan &amp;#039;&amp;#039;durans&amp;#039;&amp;#039;(adj): pertahanan sehingga &amp;#039;&amp;#039;Deinococcus&amp;#039;&amp;#039; berarti [[kokus]] yang tidak biasa dan &amp;#039;&amp;#039;radiodurans&amp;#039;&amp;#039; berarti menahan radiasi. Brooks dalam [[jurnal]] &amp;#039;&amp;#039;[[International Journal of Systematic Bacteriology]]&amp;#039;&amp;#039; menginginkan untuk mempertahankan nama penunjuk spesies &amp;#039;&amp;#039;radiodurans&amp;#039;&amp;#039; karena dirasa memiliki asosiasi yang tepat dengan organisme tersebut, yaitu tahan terhadap radiasi tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Morfologi dan fisiologi ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; berbentuk bulat ([[kokus]]) dengan [[diameter]] 1.5-3&amp;amp;nbsp;µm dan tumbuh sebagai [[sel]] tunggal atau berbentuk tetrad. [[Bakteri]] ini tergolong [[Gram positif]], tetapi memiliki membran luar seperti [[bakteri]] [[Gram negatif]].&lt;br /&gt;
Hanya saja, membran luar &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; tidak memiliki [[lipid]] A. Bakteri ini tidak membentuk [[spora]] dan bersifat non [[motil]]. Koloni berwarna [[merah]] bila ditumbuhkan di media [[agar]] karena memiliki kandungan [[pigmen]] [[karotenoid]]. Koloni berbentuk cembung dengan permukaan halus. &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; adalah bakteri [[aerob]] dengan suhu optimum pertumbuhan 30&amp;amp;nbsp;°C. Semua galur bakteri ini dapat tumbuh dengan kadar [[garam]] 1% dan kebanyakan galur tumbuh pada kadar garam 5%. Bakteri ini tergolong kemoorganotrof yang artinya menggunakan nutrisi dari senyawa [[kimia]] organik. Berdasarkan uji [[biokimia]], &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; dapat mem[[fermentasi]] [[glukosa]] dan [[fruktosa]] sehingga menghasilkan [[asam]], sedangkan [[gliserol]] dan manosa dapat digunakan tetapi tidak menghasilkan asam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Habitat ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Habitat]] utama [[mikroorganisme]] ini adalah di [[tanah]]. Biasanya &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; diisolasi secara selektif dari [[tanah]], daging mentah, debu, dan [[udara]] yang telah disaring. Teknik yang digunakan adalah dengan mengekspos sampel dengan [[radiasi]] [[UV]] atau gamma lalu menumbuhkannya pada media yang kaya tripton dan ekstrak [[khamir]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ketahanan terhadap radiasi ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; masih hidup setelah terkena radiasi sebesar 15.000 [[Grays]] (Gy) (1 Gy=100 rad) bahkan dapat terus tumbuh pada kondisi radiasi 69Gy/jam. Sebagai perbandingan, [[manusia]] umumnya sudah [[tewas]] bila terekspos radiasi lebih besar dari 10Gy. Organisme ini lebih tahan terhadap radiasi daripada [[spora]] [[bakteri]]. Organisme ini juga tahan terhadap banyak agen yang dapat menyebabkan [[mutasi]] pada DNA, seperti [[radiasi]] [[ion]], [[sinar ultraviolet]] (UV), [[hidrogen peroksida]], dan banyak lainnya. Satu-satunya senyawa mutagenik yang dapat menyerang &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; adalah [[nitrosoguanidin]] yang dapat menginduksi [[delesi]], yaitu penghilangan suatu fragmen atau [[nukleotida]] DNA. Delesi lebih berpengaruh pada bakteri ini dibandingkan mutasi titik, yaitu mutasi hanya pada satu atau beberapa nukleotida DNA. Hal ini karena mekanisme perbaikan terhadap delesi tidak seefisien terhadap mutasi titik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perbaikan DNA yang rusak oleh &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; memiliki mekanisme yang sangat efisien dalam memperbaiki DNA yang rusak. Ada beberapa jenis [[enzim]] untuk perbaikan DNA di dalam sel organisme ini. Selain enzim RecA, yang umum ada di organisme untuk perbaikan kerusakan DNA dalam tingkat rendah, &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; juga memiliki beberapa RecA-independen sistem DNA yang memungkinkan bakteri ini memperbaiki DNA, utas tunggal maupun utas ganda, dengan sistem penghancuran DNA yang rusak disertai penggantian dengan DNA baru. Sel &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; yang umumnya eksis dalam bentuk tetrad juga dianggap memberikan kontribusi terhadap ketahannya terhadap radiasi dan senyawa mutagenik, karena DNA yang rusak terkumpul rapi membentuk struktur [[cincin toroidal]]. Mekanisme perbaikan kemudian difasilitasi oleh nukleoid dari bagian sel yang berdekatan, sehingga tetap memungkinkan [[rekombinasi homolog]]. Rekombinasi homolog tersebut menyebabkan sel yang kromosomnya sudah diperbaiki dapat kembali tumbuh dan membelah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bakteri &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; digunakan untuk pengolahan [[limbah]] [[nuklir]] yang mengandung senyawa [[radioaktif]]. [[Galur]] murni dari bakteri ini diketahui dapat mengurangi [[uranium]] dengan adanya asam humat pada kondisi [[anaerob]]. &amp;#039;&amp;#039;D. radiodurans&amp;#039;&amp;#039; R1 hasil [[rekayasa genetik]] telah digunakan untuk melaksanakan aktivitas [[bioremediasi]] terhadap [[limbah radioaktif]] campuran, terutama untuk detoksifikasi senyawa [[merkuri]] dan [[toluena]] di dalam limbah. Metode ini efektif dan lebih murah untuk menangani limbah global akibat senjata nuklir yang diproduksi pada tahun [[1945]] dan [[1986]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [http://jurnal.kesimpulan.com/2011/10/mikrob-tabah-deinococcus-radiodurans.html Mikrob Tabah Deinococcus radiodurans dan Natrialba magadii] [http://jurnal.kesimpulan.com Jurnal KeSimpulan]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Deinococcus+radiodurans&amp;amp;oldid=29600289 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29600289 (2026-08-19T12:44:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>