<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diagnosis_%28medis%29</id>
	<title>Diagnosis (medis) - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diagnosis_%28medis%29"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diagnosis_(medis)&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T10:18:39Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diagnosis_(medis)&amp;diff=31792&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27998908; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diagnosis_(medis)&amp;diff=31792&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:25:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27998908; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Diagnosis medis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (disingkat &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Dx&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;D&amp;lt;sub&amp;gt;S&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah penentuan kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh seseorang sebagai dasar pengambilan keputusan medis untuk [[prognosis]] dan pengobatan. Diagnosis dilakukan untuk menjelaskan gejala dan tanda klinis yang dialami oleh seorang [[pasien]], serta membedakannya dengan kondisi lain yang serupa. Penegakan diagnosis diawali dengan mengumpulkan informasi melalui anamnesis yang dilanjutkan dengan [[pemeriksaan fisik]] terhadap pasien. Penegakan suatu diagnosis diawali dengan cara mengumpulkan [[informasi]] melalui [[anamnesis]] atau yang berkaitan dengan pemeriksaan riwayat [[kesehatan]] yang kemudian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi fisik [[pasien]].  Pemeriksaan lanjutan diagnostik biasanya dilakukan dengan [[ultrasonografi]], [[Sinar-X|sinar-x]] atau uji [[laboratorium]] seperti pemeriksaan [[urin]] dan [[darah]] yang sering diperlukan selama proses diagnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Diagnosis mandiri ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Self diagnosis&amp;#039;&amp;#039; atau diagnosis mandiri adalah salah satu upaya mendiagnosis keluhan diri sendiri berdasarkan informasi kesehatan yang didapatkan secara [[mandiri]], misalnya dari [[keluarga]], [[teman]], bahkan pengalaman [[sakit]] yang telah terjadi di masa lalu. Hal ini sangat berbahaya dilakukan karena bisa berdampak pada kesalahan diagnosis, gangguan kesehatan yang lebih serius tidak terdeteksi, salah minum [[obat]] dan mengalami gangguan kesehatan yang lebih parah. Tindakan melakukan diagnosis mandiri merupakan penolakan terhadap keyakinan bahwa dirinya menderita suatu gangguan atau penyakit. Padahal, diagnosis diri hanya bisa ditetapkan oleh tenaga medis yang sudah [[profesional]] dengan dasar keluhan, [[gejala]], riwayat [[kesehatan]], serta faktor lain yang sedang dialami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diagnosis mandiri juga sangat berbahaya apabila diterapkan pada gangguan kesehatan mental yang diakibatkan oleh pemikiran, suasana hati, perasaan atau perilaku. Gejala seperti [[Kegelisahan|kecemasan]], [[psikotik]], kepribadian, [[gangguan makan]], pascatrauma, [[stress]], dan [[depresi]] sering dianggap hal biasa atau ditangani dengan meminum obat penenang tanpa melakukan [[konsultasi]] yang tepat dengan dokter atau tenaga medis lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Diagnosis kerja adalah diagnosis [[probabilitas]] yang diambil sebagai hasil pemeriksaan sementara yang bisa digunakan untuk tindakan penanganan pasien selanjutnya.&lt;br /&gt;
* [[Diagnosis banding]] merupakan identifikasi seluruh kemungkinan diagnosis yang berhubungan langsung dengan [[Fenomena optis|gejala]], tanda, dan temuan laboratorium, sampai dengan membuat keputusan diagnosis akhir.&lt;br /&gt;
* Diagnosis akhir adalah rumusan diagnosis terakhir apabila dokter berpisah dengan pasiennya, baik itu karena sembuh dari [[penyakit]] atau telah meninggal dunia.&lt;br /&gt;
* Diagnosis eksjuvantibus atau sering disebut dengan pereklusionam adalah diagnosis sebagai lanjutan dari diagnosis kerja dan diagnosis banding, di mana diagnosis tidak terbukti dan kemungkinan lain juga tidak akan terjadi berdasarkan data pemeriksaan yag telah diperoleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diagnosis+%28medis%29&amp;amp;oldid=27998908 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27998908 (2025-10-16T03:58:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>