<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diflunisal</id>
	<title>Diflunisal - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diflunisal"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diflunisal&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T09:12:37Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diflunisal&amp;diff=35826&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28685477; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diflunisal&amp;diff=35826&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:31:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28685477; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Diflunisal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah turunan [[asam salisilat]] dengan aktivitas [[analgesik]] dan [[antiinflamasi]]. Obat ini dikembangkan oleh Merck Sharp &amp;amp; Dohme pada tahun 1971, setelah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam sebuah proyek penelitian yang mempelajari analog kimia [[aspirin]] yang lebih kuat. Obat ini pertama kali dijual dengan nama merek Dolobid oleh [[Merck &amp;amp; Co.]], tetapi versi generiknya tersedia secara luas. Obat ini digolongkan sebagai [[obat antiinflamasi nonsteroid]] (OAINS) dan tersedia dalam tablet 250 mg dan 500 mg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Diflunisal [[indikasi (kedokteran)|diindikasikan]] untuk penggunaan akut atau jangka panjang untuk pengobatan simtomatik [[nyeri]] ringan hingga sedang, [[osteoartritis]], dan [[artritis reumatoid]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
*[[Hipersensitivitas]] terhadap [[asma]] yang diinduksi [[aspirin]]/OAINS (AERD) atau [[biduran]]&lt;br /&gt;
*[[Kehamilan]] trimester ke-3&lt;br /&gt;
*[[Bedah pintas arteri koroner]] (nyeri perioperatif)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Amiloidosis===&lt;br /&gt;
Baik diflunisal dan beberapa analognya telah terbukti sebagai penghambat amiloidosis herediter terkait [[transtiretin]], suatu penyakit yang saat ini memiliki sedikit pilihan pengobatan. [[Tahap-tahap penelitian klinis|Uji coba Fase I]] telah menunjukkan obat ini ditoleransi dengan baik, dengan uji coba Fase II kecil (buta ganda, terkontrol [[plasebo]], 130 pasien selama 2 tahun) pada tahun 2013 menunjukkan penurunan laju perkembangan penyakit dan kualitas hidup yang terjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Pada Oktober 2020, [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) mewajibkan pembaruan informasi resep untuk semua obat antiinflamasi nonsteroid untuk menjelaskan risiko masalah ginjal pada bayi yang belum lahir yang mengakibatkan rendahnya cairan amniotik. Mereka merekomendasikan untuk menghindari OAINS pada wanita hamil pada usia [[kehamilan]] 20 minggu atau lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Diflunisal bekerja dengan menghambat produksi [[prostaglandin]], hormon yang terlibat dalam pe[[radang]]an dan [[nyeri]]. Diflunisal juga memiliki efek [[antipiretik]], tetapi ini bukan penggunaan obat yang direkomendasikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telah ditemukan bahwa diflunisal menghambat p300 dan protein pengikat CREB (CBP), yang merupakan regulator epigenetik yang mengontrol kadar [[protein]] yang menyebabkan peradangan atau terlibat dalam pertumbuhan sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Durasi efek==&lt;br /&gt;
Meskipun diflunisal memiliki waktu onset 1 jam, dan [[analgesia]] maksimal pada 2 hingga 3 jam, kadar plasma diflunisal tidak akan stabil sampai dosis berulang diminum. [[Waktu paruh]] plasma yang panjang merupakan ciri khas diflunisal dibandingkan dengan obat sejenis. Untuk meningkatkan kecepatan stabilisasi kadar plasma diflunisal, dosis awal biasanya digunakan. Obat ini terutama digunakan untuk mengobati gejala [[artritis]], dan untuk nyeri akut setelah bedah mulut, terutama pencabutan [[gigi bungsu]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Status hukum===&lt;br /&gt;
Pada bulan April 2025, Komite Produk Obat untuk Penggunaan Manusia dari [[Badan Pengawas Obat Eropa]] (EMA) memberikan opini positif, merekomendasikan pemberian izin edar untuk produk obat Attrogy, yang ditujukan untuk pengobatan amiloidosis herediter yang dimediasi [[transtiretin]] pada orang dewasa dengan polineuropati stadium 1 atau stadium 2. Pemohon untuk produk obat ini adalah Purpose Pharma International AB. Diflunisal telah mendapatkan izin edar untuk penggunaan medis di [[Uni Eropa]] pada bulan Juli 2025.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Diflunisal mungkin memiliki beberapa aktivitas [[antibiotik|antibakteri]] secara &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039; terhadap galur vaksin hidup &amp;#039;&amp;#039;[[Francisella tularensis]]&amp;#039;&amp;#039; (LVS).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lanjutan ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diflunisal&amp;amp;oldid=28685477 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28685477 (2025-12-10T23:58:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>