<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dikumarol</id>
	<title>Dikumarol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dikumarol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Dikumarol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T19:26:38Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Dikumarol&amp;diff=36393&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26539223; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Dikumarol&amp;diff=36393&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:46:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26539223; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Dikumarol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat [[antikoagulan]] alami yang menguras simpanan [[vitamin K]] (mirip dengan [[warfarin]], obat yang terinspirasi oleh dikumarol). Obat ini juga digunakan dalam eksperimen biokimia sebagai penghambat reduktase.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikumarol adalah zat kimia alami yang berasal dari gabungan tumbuhan dan [[fungi]]. Obat ini merupakan turunan kumarin, zat yang rasanya pahit tetapi berbau manis yang dibuat oleh tumbuhan yang tidak memengaruhi koagulasi, tetapi (secara klasik) diubah dalam pakan ber[[kapang]] atau silase oleh sejumlah spesies fungi, menjadi dikumarol aktif. Dikumarol memengaruhi koagulasi, dan ditemukan dalam [[gagaton]] &amp;#039;&amp;#039;[[melilotus|sweet clover]]&amp;#039;&amp;#039; basah yang berkapang, sebagai penyebab penyakit pendarahan alami pada sapi. Lihat [[warfarin]] untuk sejarah penemuan yang lebih rinci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikumarol diidentifikasi pada tahun 1940, dan menjadi prototipe kelas obat antikoagulan 4-hidroksikumarin. Dikumarol sendiri untuk waktu yang singkat digunakan sebagai obat antikoagulan, tetapi sejak pertengahan 1950-an telah digantikan oleh turunannya yang lebih sederhana, yakni warfarin dan obat 4-hidroksikumarin lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikumarol diberikan secara oral, dan bekerja dalam waktu dua hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Dikumarol diisolasi oleh laboratorium Karl Link di &amp;#039;&amp;#039;University of Wisconsin&amp;#039;&amp;#039;, enam tahun setelah seorang petani membawa seekor sapi mati dan sekaleng susu berisi darah yang tidak menggumpal ke stasiun penyuluhan pertanian di universitas tersebut. Sapi tersebut mati karena pendarahan internal setelah memakan gagaton &amp;#039;&amp;#039;sweet clover&amp;#039;&amp;#039; yang berkapang; wabah kematian semacam itu mulai terjadi pada tahun 1920-an selama [[Depresi Besar]] karena petani tidak mampu menyia-nyiakan jerami yang sudah rusak. Pekerjaan Link mengarah pada pengembangan racun tikus warfarin dan kemudian pada antikoagulan yang masih digunakan secara klinis hingga saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan==&lt;br /&gt;
Dikumarol digunakan bersama dengan heparin untuk pengobatan trombosis vena dalam. Tidak seperti [[heparin]], golongan obat ini dapat digunakan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Seperti semua obat golongan 4-hidroksikumarin, obat ini merupakan penghambat kompetitif vitamin K epoksida reduktase, enzim yang mendaur ulang vitamin K, sehingga menyebabkan penipisan vitamin K aktif dalam darah. Hal ini mencegah pembentukan bentuk aktif pro[[trombin]] dan beberapa enzim koagulan lainnya. Senyawa-senyawa ini bukan antagonis Vitamin K secara langsung—seperti dalam penggunaan farmasi—tetapi justru mendorong penipisan vitamin K dalam jaringan tubuh yang memungkinkan mekanisme kerja vitamin K sebagai obat ampuh untuk toksisitas dikumarol. Mekanisme kerja Vitamin K beserta toksisitas dikumarol diukur dengan tes darah waktu protrombin (PT).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Overdosis==&lt;br /&gt;
[[Overdosis]] dapat menyebabkan [[perdarahan]] yang tidak terkontrol dan terkadang berakibat fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Bacaan lebih lanjut==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* ]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dikumarol&amp;amp;oldid=26539223 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26539223 (2024-11-18T10:53:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>