<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diltiazem</id>
	<title>Diltiazem - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diltiazem"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diltiazem&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:50:18Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diltiazem&amp;diff=36615&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29536402; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Diltiazem&amp;diff=36615&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:28:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29536402; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Diltiazem&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat anti [[hipertensi]], [[angina pektoris]], dan beberapa jenis [[aritmia]]. Diltiazem biasanya dipilih untuk pasien yang karena kondisi medis tertentu, tidak bisa diberikan obat-obat anti hipertensi golongan beta blocker. Umumnya digunakan dalam bentuk garamnya yaitu, Diltiazem hidroklorida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diltiazem termasuk dalam golongan calcium channel blockers. Diltiazem bekerja dengan cara melemaskan otot vaskular koroner dan vasodilatasi koroner dengan menghambat masuknya ion Ca selama depolarisasi otot polos pembuluh darah dan [[miokardium]]. Obat ini juga menghambat konduksi jantung, terutama pada nodus SA dan AV serta meningkatkan pengiriman oksigen miokard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diltiazem adalah senyawa turunan benzotiazepin, yang mempunyai rumus molekul C22-H26-N2-O4-S dan berat molekul 414.5234.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Indikasi ==&lt;br /&gt;
Diltiazem diindikasikan untuk mengobati hipertensi, baik tunggal atau dalam kombinasi dengan obat antihipertensi lainnya. Diltiazem juga sering digunakan untuk menangani angina stabil kronis dan angina karena kejang arteri koroner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontraindikasi ==&lt;br /&gt;
Kontraindikasi untuk kondisi-kondisi berikut ):&lt;br /&gt;
* Pasien dengan &amp;#039;&amp;#039;sick sinus syndrome&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
* Pasien dengan blok AV tingkat kedua atau ketiga.&lt;br /&gt;
* Pasien dengan hipotensi (kurang dari 90 mmHg sistolik).&lt;br /&gt;
* Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap diltiazem.&lt;br /&gt;
* Pasien dengan infark miokard akut dan kongesti paru yang didokumentasikan oleh x-ray saat masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek Samping ==&lt;br /&gt;
Sakit kepala, hipotensi, pusing, kelelahan, edema pergelangan kaki, blok AV, bradikardia, gangguan pada saluran pencernaan (misalnya anoreksia, mual, muntah, [[konstipasi]], [[diare]], gangguan rasa), ruam, peningkatan nilai enzim hati transien, [[hepatitis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interaksi ==&lt;br /&gt;
Berikut beberapa data interaksi dengan obat-obat lain:&lt;br /&gt;
* Peningkatan efek blocking AV dengan clonidine.&lt;br /&gt;
* Dapat meningkatkan kadar serum statin (misalnya [[atorvastatin]], lovastatin, [[simvastatin]]), karbamazepin, fenitoin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Toleransi Kehamilan ==&lt;br /&gt;
FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan diltiazem kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi risiko sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dosis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sediaan Intravena ===&lt;br /&gt;
* Aritmia jantung&lt;br /&gt;
Dewasa: dosis awal, 250 mcg / kg via intravena bolus injeksi selama 2 menit, bisa diberikan tambahan dosis 350 mcg / kg setelah 15 menit jika diperlukan. Dosis berikutnya sesuaikan dengan kondisi pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sediaan Oral ===&lt;br /&gt;
* [[Angina pektoris|Angina Pektoris]]&lt;br /&gt;
Dewasa: dosis awal, 60&amp;amp;nbsp;mg 3 x sehari, tingkatkan menjadi 360&amp;amp;nbsp;mg/hari atau sampai 480&amp;amp;nbsp;mg/hari jika dibutuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lansia: dosis awal, 120&amp;amp;nbsp;mg/hari sekali minum satu atau dibagi dalam 2 dosis. Dapat ditingkatkan dengan hati-hati jika detak jantung tetap&amp;gt; 50 denyut / menit.&lt;br /&gt;
* [[Hipertensi]]&lt;br /&gt;
Dewasa: Awalnya, 90–120&amp;amp;nbsp;mg bid, meningkat menjadi maksimal 360&amp;amp;nbsp;mg setiap hari jika diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lansia: Awalnya, 120&amp;amp;nbsp;mg per hari sebagai satu atau 2 dosis terbagi. Dapat meningkat dengan hati-hati jika detak jantung tetap&amp;gt; 50 denyut / menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diltiazem&amp;amp;oldid=29536402 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29536402 (2026-08-07T08:24:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>