<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dulaglutida</id>
	<title>Dulaglutida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dulaglutida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Dulaglutida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:32:03Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Dulaglutida&amp;diff=35779&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28391646; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Dulaglutida&amp;diff=35779&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:25:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28391646; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Dulaglutida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat yang digunakan untuk pengobatan [[diabetes melitus tipe 2]] dalam kombinasi dengan diet dan olahraga. Obat ini juga disetujui di Amerika Serikat untuk pengurangan kejadian kardiovaskular yang merugikan pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang telah memiliki [[penyakit kardiovaskular]] atau beberapa faktor risiko kardiovaskular.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum adalah mual, [[diare]], muntah, nyeri perut, dan penurunan nafsu makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulaglutida adalah agonis reseptor peptida-1 mirip glukagon (agonis GLP-1) yang terdiri dari GLP-1(7-37) yang terikat secara kovalen dengan fragmen Fc IgG4 manusia. [[GLP-1]] adalah hormon yang berperan dalam menormalkan kadar glukosa darah (glikemia). [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui penggunaan dulaglutida di Amerika Serikat pada September 2014. Obat ini disetujui penggunaannya di Uni Eropa pada November 2014.&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Keamanan dan efektivitas dulaglutida dievaluasi dalam enam [[uji klinis]] yang melibatkan 3.342 subjek dengan diabetes tipe 2. Subjek yang menerima dulaglutida mengalami perbaikan dalam kontrol gula darah mereka, sebagaimana diamati melalui penurunan kadar HbA1c (hemoglobin A1c merupakan ukuran kontrol gula darah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui dulaglutida dengan Strategi Evaluasi dan Mitigasi Risiko (REMS), dan memberikan persetujuan Trulicity kepada [[Eli Lilly and Company]]. REMS terdiri dari sejumlah langkah yang akan diambil Eli Lilly untuk menyadarkan dokter akan risiko [[pankreatitis]] dan potensi risiko karsinoma tiroid meduler yang terkait dengan obat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2020 FDA menyetujui dua dosis obat yang lebih tinggi yakni 3,0 mg dan 4,5 mg; berdasarkan hasil uji coba AWARD-11 yang menunjukkan peningkatan penurunan [[glukosa]] dan manfaat berat badan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Senyawa ini diindikasikan untuk orang dewasa dengan diabetes tipe 2 sebagai tambahan untuk diet dan olahraga guna meningkatkan kontrol glikemik. Dulaglutida tidak diindikasikan dalam pengobatan subjek dengan [[diabetes melitus tipe 1]] atau pasien dengan ketoasidosis diabetik, karena masalah ini merupakan akibat dari sel-sel islet yang tidak dapat memproduksi insulin dan salah satu tindakan dulaglutida adalah untuk merangsang sel-sel islet yang berfungsi untuk memproduksi lebih banyak insulin. Dulaglutida dapat digunakan baik secara tunggal maupun dalam [[obat kombinasi|kombinasi dengan obat-obatan lain]] untuk diabetes tipe 2, khususnya [[metformin]], [[sulfonilurea]], [[tiazolidindion]], dan [[insulin]] yang dikonsumsi bersamaan dengan makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program [[uji klinis]] fase 3 obat ini menunjukkan penurunan hemoglobin A1c sekitar 1% dengan dosis obat 0,75 mg dan 1,5 mg; bersama dengan penurunan berat badan rata-rata sekitar 5 pon. Dosis yang lebih tinggi yaitu 3 mg dan 4,5 mg; yang disetujui pada tahun 2020 menunjukkan penurunan hemoglobin A1c mendekati 1,5% dan penurunan berat badan yang sedikit lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Metaanalisis]] tahun 2017 tidak mendukung dugaan bahwa pengobatan dengan agonis GLP-1 atau [[penghambat dipeptidil peptidase-4]] meningkatkan mortalitas semua penyebab pada penderita diabetes tipe 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum termasuk gangguan pencernaan seperti [[dispepsia]], nafsu makan menurun, mual, muntah, nyeri perut, dan [[diare]]. Beberapa pasien mungkin mengalami reaksi merugikan yang serius seperti [[pankreatitis]] akut (gejalanya termasuk nyeri perut parah yang terus-menerus, terkadang menjalar ke punggung dan disertai muntah), [[hipoglikemia]], gangguan ginjal (yang terkadang memerlukan [[hemodialisis]]). Risiko hipoglikemia meningkat jika obat ini digunakan dalam kombinasi dengan [[sulfonilurea]] atau insulin. Ada juga potensi risiko karsinoma tiroid meduler yang terkait dengan penggunaan obat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Orang dengan riwayat pribadi atau keluarga kanker tiroid meduler (MTC), atau terkena neoplasia endokrin multipel tipe 2 tidak boleh mengonsumsi dulaglutida, karena dapat meningkatkan risiko [[kanker]] ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Dulaglutida berikatan dengan reseptor peptida mirip glukagon 1, memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Pada saat yang sama, senyawa ini mengurangi peningkatan sekresi [[glukagon]] dengan menghambat sel alfa pankreas, karena glukagon diketahui meningkat secara tidak tepat pada pasien [[diabetes melitus]]. GLP-1 biasanya disekresikan oleh sel L mukosa gastrointestinal sebagai respons terhadap makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dulaglutida&amp;amp;oldid=28391646 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28391646 (2025-11-09T14:21:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>