<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ekdisis</id>
	<title>Ekdisis - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ekdisis"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ekdisis&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:20:21Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ekdisis&amp;diff=34811&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29143237; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ekdisis&amp;diff=34811&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-06T22:48:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29143237; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ekdisis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ialah peristiwa rontoknya [[kutikula]] pada [[arthropoda]] dan kelompok terkait (&amp;#039;&amp;#039;[[Ecdysozoa]]&amp;#039;&amp;#039;). Pada hewan-hewan ini, kutikula yang merupakan rangka luar ([[eksoskeleton]]) tubuh yang tidak elastis akan dilepas seiring pertumbuhan dan setelah suatu penutup baru yang lebih besar dihasilkan. Eksoskeleton lama yang sudah kosong disebut [[eksuvia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pelepasan, suatu artropoda disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;teneral&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;; pucat dan berbadan lunak. Dalam waktu satu atau dua jam, kutikula akan mengeras dan menjadi lebih gelap mengikuti suatu proses pengelupasan yang serupa dengan pengelupasan kulit. Pada masa yang pendek inilah, hewan bertumbuh, karena biasanya pada fase lain pertumbuhan dibatasi oleh kekakuan eksoskeleton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekdisis juga dapat membuat [[jaringan (biologi)|jaringan]] yang rusak serta lengan atau kaki yang hilang dibuat kembali atau terbentuk kembali, meskipun prosesnya baru lengkap setelah beberapa kali perontokan. Ukurannya bertambah besar pada setiap perontokan sampai mendekati normal, atau hampir normal, kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa ekdisis pada serangga ini berkaitan dengan regulasi sejenis hormon steroid berupa ekdison atau disebut juga sebagai ekdisteroid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekdisis&amp;amp;oldid=29143237 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29143237 (2026-04-19T11:46:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>