<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ekosemiotika</id>
	<title>Ekosemiotika - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ekosemiotika"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ekosemiotika&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T23:53:27Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ekosemiotika&amp;diff=32415&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28048098; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ekosemiotika&amp;diff=32415&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:52:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28048098; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ekosemiotika&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu cabang ilmu [[semiotika]] yang bersinggungan dengan [[ekologi manusia]]. Ilmu ini mempelajari hubungan tanda yang diciptakan oleh [[budaya]], yang berkaitan dengan [[makhluk hidup]] lain, seperti komunitas dan [[Lanskap|bentang alam]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keilmuan ini, lingkungan memiliki sifat semiotis dalam cara dan tingkatan yang berbeda-beda. Lingkungan bendawi memiliki keterjangkauan dan potensi untuk turut hadir dalam hubungan tanda. Hewan-hewan menyematkan makna pada lingkungan berdasarkan kebutuhan dan cara pandangnya terhadap lingkungan. Dalam budaya manusia, lingkungan dapat menjadi bermakna dalam karya sastra atau seni atau melalui pelambangan hewan atau bentang alam. Representasi budaya terhadap lingkungan pada gilirannya dapat memengaruhi alam melalui tindakan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekosemiotika menelaah proses, transmisi dan masalah yang terjadi dalam dan di antara lapisan semiotis yang berbeda-beda. Pusat fokus ekosemiotika mempelajari konsep peran (model berdasarkan tanda yang manusia punya) dalam merancang dan mengubah lingkungan. Konsep analisis ekosemiotika adalah, sebagai contoh, semiosida, keterjangkauan (&amp;#039;&amp;#039;affordance&amp;#039;&amp;#039;) dan konsorsium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bidang keilmuan ini dipelopori oleh [[Winfried Nöth]] dan [[Kalevi Kull]], dan kemudian dikembangkan oleh Almo Farina dan Timo Maran. Ekosemiotika meliputi atau banyak bersinggungan dengan semiotika bentang alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat Pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Biosemiotika]]&lt;br /&gt;
* [[Ekolinguistik|Ekolingustik]]&lt;br /&gt;
* [[Hermeneutika lingkungan]]&lt;br /&gt;
* [[Sejarah lingkungan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekosemiotika&amp;amp;oldid=28048098 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28048098 (2025-10-17T03:47:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>