<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Elektroporasi</id>
	<title>Elektroporasi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Elektroporasi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Elektroporasi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:41:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Elektroporasi&amp;diff=30360&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28002981; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Elektroporasi&amp;diff=30360&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:43:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28002981; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Elektroporasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan [[metode]] yang menggunakan kejutan [[listrik]] untuk memperbesar pori-pori [[membran sel]] sehingga dapat meningkatkan [[permeabilitas]] membran. Untuk melakukan metode ini, sel harus terlebih dahulu ditumbuhkan pada [[media]] hingga mencapai masa di sekitar pertengahan fase log. Lalu [[sinyal]] elektrik akan menginduksi perbesaran pori-pori membran sehingga [[molekul]] yang berukuran kecil seperti [[DNA]] dapat masuk.&lt;br /&gt;
[[Efisiensi]] dari metode ini berbanding terbalik dengan peningkatan ukuran [[plasmid]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan ==&lt;br /&gt;
Metode ini memiliki kemungkinan berhasil yang tinggi serta efisiensi yang tinggi dibanding metode [[transformasi]] lainnya namun memiliki [[risiko]] kematian sel bakteri yang lebih besar serta biayanya pun [[relatif]] mahal. Tingkat keberhasilan dari metode ini juga tergantung pada kandungan garam yang ada di [[lingkungan]].&lt;br /&gt;
Selain elektroporasi, metode untuk memasukkan DNA [[plasmid]] ke dalam suatu sel adalah dengan menggunakan perlakuan [[gelembung]] liposom (berukuran nano) serta kejutan suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi ==&lt;br /&gt;
Metode elektroporasi sudah diaplikasikan dalam berbagai bidang. Dalam bidang pertanian, elektroporasi dapat digunakan untuk memodifikasi [[mikroorganisme]] agar dapat menambat nitrogen bebas yaitu dengan menyisipkan [[gen]] yang dapat menambat nitrogen bebas. Selain itu juga dapat dihasilkan [[tanaman transgenik]] yang memiliki [[genotipe]] yang lebih istimewa (seperti peningkatan mutu, rasa dan ketahanan misalnya). Dalam bidang [[kedokteran]], elektroporasi juga dapat digunakan untuk menyisipkan [[gen]] ke dalam suatu [[bakteri]] untuk penghasilan produk [[komersil]] seperti [[hormon]] [[insulin]] yang berguna untuk penderita [[diabetes]]. Selain itu, di bidang bioremediasi, elektroporasi dapat digunakan untuk memodifikasi mikroorganisme sehingga [[mikroorganisme]] dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan seperti tumpahan minyak di laut dengan memindahkan [[gen]] yang menyandikan [[enzim]] yang dapat menguraikan [[minyak]] pada bakteri target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Elektroporasi&amp;amp;oldid=28002981 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28002981 (2025-10-16T05:42:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>