<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Embriogenesis_somatik</id>
	<title>Embriogenesis somatik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Embriogenesis_somatik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Embriogenesis_somatik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T15:10:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Embriogenesis_somatik&amp;diff=30170&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29303132; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Embriogenesis_somatik&amp;diff=30170&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:23:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29303132; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Embriogenesis somatik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu proses saat [[sel]] [[somatik]] (baik [[haploid]] maupun [[diploid]]) berkembang membentuk tumbuhan baru melalui tahap perkembangan [[embrio]] yang spesifik tanpa melalui [[fusi]] [[gamet]]. Istilah embrio [[somatik]] pertama kali digunakan oleh [[Tolkin]] pada tahun 1964 yang digunakan untuk menggambarkan pembentukan [[organisme]] dari suatu sel atau kumpulan sel somatik. Pada teknik embriogenesis somatik ini, sel-sel somatik mengalami pembelahan sel dan membentuk embrio yang sama dengan embrio [[zigotik]], di mana embrio memiliki struktur [[bipolar]] yang terdiri atas jaringan [[meristem]] [[tunas]] dan meristem [[akar]]. Embriogenesis somatik telah dicoba pada [[spesies]] [[rumput]] seperti [[alang-alang]] dengan menggunakan teknik induksi [[in vitro]] pada sejumlah besar embrio somatik yang mengarah pada pengembangan beberapa [[klon]] dari [[eksplan]] tunggal. Berbeda dengan jaringan meristem, sel somatik dari tanaman [[monokotil]] terdiferensiasi lebih awal dan lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tahap ==&lt;br /&gt;
Secara umum, embriogenesis somatik berkembang dari sel tunggal kemudian mengalami pembelahan sel dan membentuk kelompok sel meristematik&lt;br /&gt;
=== Tahap 1: Inisiasi dan Proliferasi ===&lt;br /&gt;
[[Embrio]] yang diambil dari [[benih]] ditempatkan pada media yang menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan embrio dalam sebuah cawan petri. Setelah sekitar enam minggu, beberapa jaringan tumbuh menjadi jaringan embriogenik. Proses proliferasi ini menandai inisiasi embriogenesis somatik. Selama fase ini, jaringan embriogenik berproliferasi terus menerus dan dapat dilakukan [[kriopreservasi]] dalam [[nitrogen cair]] untuk penggunaan di masa depan atau untuk [[konservasi]] [[plasma nutfah]].&lt;br /&gt;
=== Tahap 2: Pematangan Embrio ===&lt;br /&gt;
Gumpalan jaringan embriogenik dipindahkan ke media pematangan yang mengandung hormon tanaman yang mendukung pembentukan embrio somatik.&lt;br /&gt;
=== Tahap 3: Perkecambahan Embrio ===&lt;br /&gt;
Embrio somatik dewasa ber[[kecambah]] membentuk [[akar]] dan [[tunas]], mirip dengan tanaman yang berkecambah dari biji dan tanaman yang dihasilkan disebut &amp;quot; bibit somatik &amp;quot;.&lt;br /&gt;
=== Tahap 4: Budidaya dalam Rumah Kaca dan Aklimatisasi ===&lt;br /&gt;
Bibit somatik yang dipindahkan pada media tanah untuk pertumbuhan lebih lanjut dan [[aklimatisasi]]. Setelah periode tumbuh dalam rumah kaca, bibit dapat ditanam di lapangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor yang Memengaruhi ==&lt;br /&gt;
Embriogenesis somatik dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah hormon pertumbuhan, [[genotipe]] eksplan, sumber [[nitrogen]] dan substansi- substansi lain seperti: [[sukrosa]], [[etanol]], dan [[maltosa]].&lt;br /&gt;
=== Hormon Pertumbuhan ===&lt;br /&gt;
Secara umum, hormon [[auksin]] sintetis seperti [[2,4-D]], [[pikloram]] dan [[dikamba]] telah digunakan untuk induksi kalus embriogenik dalam banyak tanaman [[monokotil]]. Penggunaan [[NAA]] dan [[kinetin]] dapat menyebabkan penggandaan [[kromosom]] pada induksi kalus embriogenik, sehingga hormon pertumbuhan pada media yang digunakan untuk induksi kalus dan subkultur harus diperiksa untuk menghindari terjadinya [[variasi somaklonal]].&lt;br /&gt;
=== Genotipe Eksplan ===&lt;br /&gt;
Sebagai contoh pada tanaman [[Asparagus]], tidak semua [[genotipe]] memiliki kemampuan untuk membentuk [[kalus]] embriogenik. Li dan Wolyn (1996) dalam Kunitake (1998) menunjukkan dari 5 genotipe yang diujicobakan hanya 2 yang bisa membentuk kalus embriogenik.&lt;br /&gt;
== Pemanfaatan Embriogenesis Somatik ==&lt;br /&gt;
Teknik embriogenesis somatik biasanya digunakan pada tanaman yang sulit diperbanyak dengan menggunakan teknik kultur tunas. Embriogenesis somatik dimanfaatkan untuk perbanyakan klon sebagai penghasil individu dengan genetik yang sama, menghilangkan [[virus]], sintesis [[metabolit]], pembuatan [[benih sintetik]], dan regenerasi tanaman dari sel tunggal ([[protoplas]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Kultur jaringan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Embriogenesis+somatik&amp;amp;oldid=29303132 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29303132 (2026-06-01T10:54:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>