<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Endospora</id>
	<title>Endospora - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Endospora"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Endospora&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:27:21Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Endospora&amp;diff=30214&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26742743; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Endospora&amp;diff=30214&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:28:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26742743; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Endospora&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah fase yang dilakukan oleh beberapa bakteri, seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Bacillus]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Clostridium]]&amp;#039;&amp;#039; memproduksi bentuk pertahanan hidup pada kondisi yang tidak menguntungkan. Proses ini dikenal sebagai sporulasi. Spora bakteri berbeda dengan [[spora]] pada [[jamur]]. Spora bakteri tidak mempunyai fungsi sebagai alat reproduksi. Endospora ini tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem seperti suhu yang tinggi, kekeringan, senyawa kimia beracun ([[disinfektan]], [[antibiotik]]) dan [[radiasi]] sinar UV. Endospora dapat disebut sebagai fase tidur dari bakteri. Endospora mampu bertahan sampai kondisi lingkungan kembali menguntungkan, kemudian membentuk proses germinasi, dan membentuk bakteri sel tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur ==&lt;br /&gt;
Ketika dilakukan pengamatan menggunakan mikroskop cahaya, struktur ini sangat [[refraktif]] karena [[impermeabel]] terhadap pewarna yang umumnya digunakan untuk pengamatan bakteri. Strukturnya harus diamati oleh [[malakit green]] sehingga pewarna ini akan meresap ke dalam struktur ini dan dibantu dengan &amp;#039;&amp;#039;steam&amp;#039;&amp;#039;. Pengamatan menggunakan [[mikroskop elektron]] menunjukkan perbedaan yang sangat besar antara sel vegetatif dan endospora. Endospora memiliki lapisan terluar, yaitu [[eksosporium]]. Di dalamnya terdapat beberapa lapisan [[protein]]. Dibawah eksosporium terdapat [[korteks]], yang terdiri atas [[peptidoglikan]] yang terhubung silang secara longgar. Di dalam korteks, terdapat sebuah inti, yang mengandung dinding inti, [[membran sitoplasma]], [[sitoplasma]], [[nukleoid]], [[ribosom]], dan beberapa seluler yang esensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme ==&lt;br /&gt;
Mekanisme terjadinya sporulasi adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
# Pada tahap pertama bakteri membentuk [[filamen aksial]]. Pembentukan filamen aksial tidak berlangsung lama.&lt;br /&gt;
# Pembentukan [[septum]] asimetris, menghasilkan sel induk dan calon sel pra-spora. Masing-masing sel menerima DNA anakan.&lt;br /&gt;
# Selanjutnya terjadi [[fagositosis]] sel pra-spora oleh sel induk, sehingga sel pra-spora menjadi bentukan yang disebut protoplas.&lt;br /&gt;
# Tahap ketiga adalah perkembangan protoplas yang disebut perkembangan spora-awal (&amp;#039;&amp;#039;forespore&amp;#039;&amp;#039;). Pada perkembangan spora-awal belum terbentuk peptidoglikan, sehingga bentuk spora-awal tidak beraturan (amorf).&lt;br /&gt;
# Pembentukan korteks (peptidoglikan). Spora-awal menyintesis peptidoglikan sehingga spora-awal mempunyai bentuk pasti. Pembentukan peptidoglikan oleh spora-awal disebut juga pembentukan korteks.&lt;br /&gt;
# Pembentukan pembungkus (&amp;#039;&amp;#039;coat&amp;#039;&amp;#039;). Spora-awal menyintesis berlapis-lapis pembungkus spora. Pembungkus spora disintesis baik secara terus-menerus maupun terputus-putus, sehingga tampak seperti penebalan korteks. Material korteks dan pembungkus spora berbeda.&lt;br /&gt;
# Pematangan spora. Spora bakteri menyintesis [[asam dipokolinat]] dan melakukan pengambilan kalsium. Dua komponen ini merupakan karakteristik resistensi dan dormansi endospora.&lt;br /&gt;
# Tahap terakhir adalah pelepasan spora. Terjadi [[lisis]] sel induk, sehingga spora yang telah matang keluar. Tidak ada aktivitas metabolik yang terjadi sampai spora siap untuk melakukan [[germinasi]]. Proses sporulasi ini biasanya berlangsung sekitar 15 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Lihat pula==&lt;br /&gt;
*[[Pewarnaan Schaeffer-Fulton]], teknik pewarnaan untuk mengamati endospora.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Endospora&amp;amp;oldid=26742743 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26742743 (2025-01-05T05:51:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>