<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Endotoksin</id>
	<title>Endotoksin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Endotoksin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Endotoksin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:19:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Endotoksin&amp;diff=30167&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28444800; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Endotoksin&amp;diff=30167&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:23:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28444800; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Endotoksin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[toksin]] pada [[bakteri gram negatif]] berupa [[lipopolisakarida]] (LPS) pada membran luar dari dinding sel yang pada keadaan tertentu bersifat toksik pada inang tertentu. Lipopolisakarida ini disebut endotoksin karena terikat pada bakteri dan dilepaskan saat mikroorganisme mengalami [[lisis]] atau pecahnya sel. Beberapa juga dilepaskan saat penggandaan bakteri. Komponen toksik pada LPS adalah bagian [[lipid]] atau lemak, yang disebut lipd A. Komponen lipid A ini bukanlah struktur makromolekuler tunggal melainkan terdiri dari susunan kompleks dari residu-residu lipid. Endotoksin hanya ada pada bakteri gram negatif berbentuk [[basil]]/batang dan [[kokus]] dan tidak secara aktif dilepaskan dari sel serta dapat menimbulkan [[demam]], syok, dan gejala lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Endotoksin adalah LPS sementara eksotoksin adalah polipetida; enzim-enzim yang menghasilkan LPS tersebut dikodekan oleh [[gen-gen]] pada [[kromosom]] bakteri daripada [[plasmid]] atau [[DNA]] [[bakteriofage]] yang biasanya mengkodekan eksotoksin. Toksisitas endotoksin lebih rendah dibandingkan dengan eksotoksin, tetapi beberapa organisme memiliki endotoksin yang lebih efektif dibanding yang lain. Endotoksin adalah [[antigen]] yang lemah dan menginduksi antibodi dengan lemah sehingga tidak cocok digunakan sebagai antigen dalam vaksin. Keberadaan endotoksin tanpa bakteri penghasilnya sudah cukup untuk menimbulkan gejala keracunan pada [[inang]] contohnya keracunan makanan karena endotoksin yang dihasilkan oleh bakteri &amp;#039;&amp;#039;[[Salmonella]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak ==&lt;br /&gt;
Efek biologis dari endotoksin yaitu:&lt;br /&gt;
# Demam karena pelepasan makrofag oleh interleukin-1 yang beraksi karena pusat pengaturan temperatur hipotalamus. Selain itu, demam juga dapat disebabkan oleh karena endotoksin dapat memicu pelepasan protein [[pirogen]] endogen (protein di dalam sel) yang memengaruhi pusat pengatur suhu tubuh di dalam otak.&lt;br /&gt;
# [[Hipotensi]] karena meningkatnya [[permeabilitas]] pembuluh darah.&lt;br /&gt;
# Aktivasi jalur alternatif dari jalur [[komplemen]] sehingga terjadi peradangan dan kerusakan jaringan.&lt;br /&gt;
# Aktivasi makrofag, peningkatan kemampuan fagosit, dan aktivasi dari banyak klon limfosit B sehingga meningkatkan produksi antibodi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek langsung maupun tak langsung lain dari endotoksin termasuk stimulasi pembentukan sel [[granulosit]], penggumpalan dan degenerasi dari sel [[trombosit]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Neisseria meningitidis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br /&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;N.meningitidis&amp;#039;&amp;#039; adalah bakteri gram negatif berbentuk kokus dengan kapsul polisakarida dan setidaknya 13 jenis [[serotipe]] yang berbeda. Endotoksin pada diding sel &amp;#039;&amp;#039;N. meningitidis&amp;#039;&amp;#039; adalah lipopolisakarida yang mirip dengan liopolisakarida yang ada pada bakteri gram negatif berbentuk batang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Haemophilus influenzae&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br /&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;H.influenzae&amp;#039;&amp;#039; adalah bagian dari [[mikroflora normal manusia|mikroflora normal]] pada bagian atas saluran pernapasan pada manusia. &amp;#039;&amp;#039;H.influenzae&amp;#039;&amp;#039; bergerak di antara sel-sel [[epitel]] pada saluran pernapasan untuk menginvasi dan menimbulkan penyakit. &amp;#039;&amp;#039;H.influenzae&amp;#039;&amp;#039; mempunyai endotoksin yang dapat menyebabkan peradangan dan sebagian diasosiasikan dengan [[kejut septik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Deteksi dan Eliminasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deteksi dan eliminasi endotoksin telah menjadi masalah bertahun-tahun bagi industri farmasi dan alat-alat kedokteran. Contohnya pemberian obat yang terkontaminasi dengan endotoksin dapat berakibat pada komplikasi bahkan kematian kepada pasien. Selain itu, endotoksin juga menjadi masalah bagi mereka yang bekerja dengan [[kultur sel]] dan [[rekayasa genetika]]. Untuk itu, dikembangkan metode untuk mendeteksi dan mengeliminasi endotoksin. Prosedur tersebut harus sangat sensitif sehingga dapat mendeteksi endotoksin sampai dengan 0,25 &amp;#039;&amp;#039;endotoxin unit&amp;#039;&amp;#039; (E.U.) atau setara dengan 0,025ng/ml. Salah satu prosedur yang paling akurat adalah uji Limulus amoebocyte lysate (LAL) yang didasarkan pada observasi pembentukan gel beku sewaktu endotoksin bersentuhan dengan protein pembeku dari amoebocytes Limulus yang bersikulasi. Perangkat uji ini terdiri dari kalsium, enzim propembekuan (&amp;#039;&amp;#039;proclotting&amp;#039;&amp;#039;) dan senyawa propenggumpalan/prokoagulan (&amp;#039;&amp;#039;procoagulan&amp;#039;&amp;#039;). Enzim &amp;#039;&amp;#039;proclotting&amp;#039;&amp;#039; akan teraktivasi oleh endoktoksin dan kasium unuk membentuk enzim pembeku (&amp;#039;&amp;#039;clotting enzyme&amp;#039;&amp;#039;) yang akan memotong prokoagulan menjadi subunit [[polipeptida]] (koagulogen). Subunit-subunit tersebut akan bergabung membentuk ikatan disulfida membentuk gel beku. Lalu dilakukan metode [[spektrofotometri]] untuk mengukur jumlah protein yang tergumpalkan pada lisat tersebut yang mana bisa terdeteksi hingga 10pg/ml lipopolisakarida. Tes ini dapat digunakan untuk mendeteksi endotoksin di dalam [[serum]], cairan [[serebrospinal]], air minum, dam cairan untuk [[injeksi]] dan [[obat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat Pula ==&lt;br /&gt;
* [[Toksin]]&lt;br /&gt;
* [[Eksotoksin]]&lt;br /&gt;
* [[bakteri gram negatif]]&lt;br /&gt;
* [[lipopolisakarida]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://textbookofbacteriology.net/endotoxin.html Textbook of Bacteriology]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Endotoksin&amp;amp;oldid=28444800 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28444800 (2025-11-13T05:08:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>