<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Energi_aktivasi</id>
	<title>Energi aktivasi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Energi_aktivasi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Energi_aktivasi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T09:16:18Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Energi_aktivasi&amp;diff=27238&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29596890; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Energi_aktivasi&amp;diff=27238&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T17:51:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29596890; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Di dalam ilmu kimia, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;energi aktivasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;tenaga penggiat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan sebuah istilah yang diperkenalkan oleh [[Svante Arrhenius]], yang didefinisikan sebagai energi yang harus dilampaui agar reaksi kimia dapat terjadi. Energi aktivasi bisa juga diartikan sebagai energi minimum yang dibutuhkan agar reaksi kimia tertentu dapat terjadi. Energi aktivasi sebuah reaksi biasanya dilambangkan sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;E&amp;lt;sub&amp;gt;a&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, dengan satuan [[joule]] (J) atau [[joule per mol|kilojoule per mol]] (kJ/mol) atau [[kalori|kilokalori per mol]] (kkal/mol).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Energi aktivasi dapat dianggap sebagai besarnya [[penghalang potensial]] (kadang-kadang disebut penghalang energi) yang memisahkan [[minima]] dari [[energi potensial]] permukaan yang berkaitan dengan keadaan [[termodinamika]] awal dan akhir. Agar reaksi kimia dapat berlangsung pada laju yang masuk akal, suhu sistem harus cukup tinggi sehingga terdapat sejumlah molekul dengan energi translasi yang sama dengan atau lebih besar dari energi aktivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang suatu [[reaksi kimia]] membutuhkan energi aktivasi yang teramat sangat besar, maka dari itu dibutuhkan suatu [[katalis]] agar reaksi dapat berlangsung dengan pasokan energi yang lebih rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengaruh suhu dan hubungannya dengan persamaan Arrhenius ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Persamaan Arrhenius]] menyediakan dasar kuantitatif bagi hubungan antara energi aktivasi dan laju ketika suatu reaksi berlangsung. Dari persamaan ini, energi aktivasi dapat dinyatakan melalui hubungan&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;k = A e^/{(RT)}}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang dalam persamaan ini, &amp;#039;&amp;#039;A&amp;#039;&amp;#039; adalah [[faktor pra-eksponensial]] bagi reaksi, &amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; adalah [[konstanta gas]] semesta, &amp;#039;&amp;#039;T&amp;#039;&amp;#039; adalah suhu mutlak (biasanya dalam [[Kelvin]]), dan &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; adalah [[konstanta laju reaksi|koefisien laju reaksi]]. Meski nilai &amp;#039;&amp;#039;A&amp;#039;&amp;#039; tidak diketahui, &amp;#039;&amp;#039;E&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sub&amp;gt;a&amp;lt;/sub&amp;gt; dapat ditentukan dari variasi dalam koefisien laju reaksi sebagai fungsi suhu (di dalam keabsahan persamaan Arrhenius).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Katalis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zat yang mengubah keadaan transisi untuk menurunkan energi aktivasi disebut [[katalis]]; sebuah katalis yang hanya terdiri dari protein dan (jika ada) kofaktor molekul kecil disebut [[enzim]]. Katalis meningkatkan laju reaksi tanpa dikonsumsi dalam reaksi. Selain itu, katalis menurunkan energi aktivasi, tetapi tidak mengubah energi reaktan atau produk awalnya, sehingga tidak mengubah kesetimbangan. Sebaliknya, energi reaktan dan energi produk tetap sama dan hanya &amp;#039;&amp;#039;energi aktivasi&amp;#039;&amp;#039; yang diubah (diturunkan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Kinetika kimia]]&lt;br /&gt;
* [[Suhu swasulut]]&lt;br /&gt;
* [[Suhu kinetik rata-rata]]&lt;br /&gt;
* [[Penerowongan kuantum]]&lt;br /&gt;
* [[Teori kinetika gas]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Energi+aktivasi&amp;amp;oldid=29596890 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29596890 (2026-08-18T23:20:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>