<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Epigenetika</id>
	<title>Epigenetika - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Epigenetika"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Epigenetika&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:35:38Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Epigenetika&amp;diff=31580&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29546253; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Epigenetika&amp;diff=31580&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:48:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29546253; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Epigenetika&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (), di dalam [[biologi]], adalah studi tentang perubahan [[fenotipe]] atau [[ekspresi genetika]] yang disebabkan oleh mekanisme selain perubahan sekuens [[DNA]] dasar. Epigenetika berasal dari [[bahasa Yunani]], &amp;#039;&amp;#039;epi-&amp;#039;&amp;#039; yang berarti &amp;quot;di atas&amp;quot; atau &amp;quot;menutupi&amp;quot;, dan -&amp;#039;&amp;#039;genetika&amp;#039;&amp;#039;. Tidak ada perubahan pada sekuens DNA dasar, melainkan faktor non [[genetika]] yang menyebabkan ekspresi gen organisme berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh terbaik perubahan epigenetika pada [[eukariotik]] adalah proses diferensiasi [[sel]]. Selama [[morfogenesis]], [[sel induk]] totipoten berubah menjadi bermacam-macam sel pluripoten pada [[embrio]] yang kemudian akan berubah menjadi sel yang berdiferensiasi secara penuh. Dengan kata lain, [[zigot]], sebuah [[sel telur]] yang telah dibuahi, berubah menjadi berbagai jenis sel, seperti neuron (sel saraf), [[sel otot]], [[epitel]], [[pembuluh darah]], dan sebagainya, yang kemudian akan terus membelah. Hal ini terjadi di mana pengaktifan beberapa gen dapat mengakibatkan [[peredaman gen]] lainnya. Contoh lainnya adalah seperti yang terlihat pada gambar, dua tikus hasil [[kloning]] dengan gen yang sama dan status metilasi DNA yang berbeda menghasilkan ekspresi genetika yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Sejarah epigenetika berhubungan dengan studi [[evolusi]] dan perkembangan, tetapi kemudian istilah epigenetika telah mengalami perubahan seiring dengan meningkat pesatnya pengertian tentang mekanisme molekuler yang mendasari pengaturan ekspresi gen pada eukariota. Hingga 1950-an, istilah epigenetika digunakan secara berbeda yaitu untuk mengelompokkan semua kejadian perkembangan dimulai dari [[zigot]] hingga [[organisme]] dewasa, dalam hal ini semua proses regulasi, dimulai dari materi genetika yang kemudian membentuk hasil akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organisme yang digunakan dalam penelitian epigenetika antara lain &amp;#039;&amp;#039;[[Saccharomyces cerevisiae]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Schizosaccharomyces pombe]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Neurospora crassa]]&amp;#039;&amp;#039;, yang merupakan organisme sel tunggal dan eukariotik tingkat rendah dengan siklus hidup pendek, &amp;#039;&amp;#039;[[Arabidopsis thaliana]]&amp;#039;&amp;#039; di mana pada organisme ini terdapat peredaman transkripsi gen oleh kompleks RNAi, &amp;#039;&amp;#039;[[Tetrahymena]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Paramecium]]&amp;#039;&amp;#039; yang memiliki inti sel dimorfisme yang unik, &amp;#039;&amp;#039;[[Caenorhabditis elegans]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Drosophila melanogaster]]&amp;#039;&amp;#039;, [[invertebrata]] yang merupakan organisme multiselular, hingga organisme [[vertebrata]] ([[mamalia]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme epigenetika ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mekanisme epigenetika antara lain adalah [[metilasi DNA]], [[modifikasi histon]], dan [[perubahan bentuk kromatin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Metilasi DNA ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metilasi DNA terjadi pada posisi 5 dari cincin [[pirimidin]] [[sitosina]], dalam konteks dinukleotida CpG. [[Metilasi]] sendiri merupakan peristiwa di mana terjadi penambahan gugus [[metil]] pada [[sitosina]]. Mekanisme ini mendasari berbagai macam fenomena [[transkripsi]], termasuk imprinting, inaktivasi kromosom X, serta &amp;#039;&amp;#039;transgenerational epigenetic inheritance&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
[[Enzim]] yang berperan dalam proses metilasi di antaranya adalah [[DNA metiltransferase (DNMT)]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebalikan dari metilasi adalah [[demetilasi]]. Proses demetilasi DNA pada tumbuhan diketahui melibatkan 5-metilsitosina glikosilase melalui jalur koreksi DNA dengan pemotongan basa, sedangkan pada mamalia proses demetilasi ini belum diketahui secara pasti mekanismenya. Penelitian pada awal tahun 2010 menyatakan proses demetilasi kemungkinan diperantarai suatu reaksi yang membutuhkan radikal [[S-adenosine metionin]] (SAM) utuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Modifikasi histon ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Modifikasi [[histon]] memengaruhi perubahan bentuk kromatin. Ada berbagai macam modifikasi yang dapat terjadi pada histon, di antaranya adalah [[metilasi]], [[fosforilasi]], dan [[asetilasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Perubahan bentuk kromatin ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada berbagai sel eukariota tingkat tinggi, ada dua tipe kromatin pada tahap [[interfase]] yaitu:&lt;br /&gt;
* [[Eukromatin]], merupakan bentuk yang kurang padat, atau yang bentuk terbuka. Eukromatin berbentuk padat selama [[pembelahan sel]], tetapi mengendur menjadi bentuk yang terbuka selama interfase.&lt;br /&gt;
* [[Heterokromatin]], merupakan bentuk yang lebih padat, atau bentuk tertutup. Heterokromatin sangat padat pada pembelahan sel, demikian pula pada saat interfase.&lt;br /&gt;
Saat suatu gen yang secara normal [[ekspresi genetika|terekspresi]] pada bentuk eukromatin berpindah pada daerah heterokromatin, dapat menghentikan ekspresi gen tersebut, dan terjadilah [[peredaman gen]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Genetika]]&lt;br /&gt;
* [[Evolusi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Epigenetika&amp;amp;oldid=29546253 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29546253 (2026-08-09T19:50:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>