<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ertugliflozin</id>
	<title>Ertugliflozin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ertugliflozin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ertugliflozin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:31:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ertugliflozin&amp;diff=35912&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29394595; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ertugliflozin&amp;diff=35912&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:41:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29394595; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ertugliflozin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat yang digunakan untuk pengobatan [[diabetes melitus tipe 2]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum termasuk infeksi jamur pada vagina dan infeksi lain pada sistem reproduksi wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ertugliflozin adalah [[penghambat enzim|penghambat]] [[kotransporter natrium/glukosa 2]] (SGLT2) dan termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai &amp;quot;[[Penghambat transpor natrium-glukosa 2|gliflozin]]&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Amerika Serikat, obat ini disetujui oleh FDA untuk digunakan sebagai monoterapi, dan sebagai [[obat kombinasi|kombinasi dosis tetap]] dengan sitagliptin atau metformin. Di Uni Eropa, obat ini disetujui pada Maret 2018 untuk digunakan sebagai monoterapi atau [[obat kombinasi|terapi kombinasi]]. Sebuah studi yang diterbitkan pada September 2020 menemukan bahwa ertugliflozin pada dasarnya tidak kalah dengan [[plasebo]] dalam hal kejadian kardiovaskular.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kombinasi dengan [[metformin]] dijual dengan nama merek Segluromet dan kombinasi dengan [[sitagliptin]] dijual dengan nama merek Steglujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Ertugliflozin diindikasikan untuk pengobatan orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol dengan baik sebagai tambahan diet dan olahraga, sebagai monoterapi ketika [[metformin]] dianggap tidak tepat karena intoleransi atau kontraindikasi, atau sebagai tambahan untuk produk obat lain untuk pengobatan diabetes melitus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Tinjauan sistematis]] dan [[metaanalisis]] ertugliflozin yang diterbitkan pada tahun 2024, menemukan bahwa obat ini memiliki efikasi glikemik yang baik dan profil keamanan yang meyakinkan dalam mengelola diabetes tipe 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Berdasarkan persetujuan AS, ertugliflozin dikontraindikasikan bagi orang dengan [[gagal ginjal]] berat, penyakit ginjal stadium akhir, dan [[dialisis]]. Persetujuan Uni Eropa tidak mencantumkan kontraindikasi apa pun selain [[hipersensitivitas]] terhadap obat ini, yang merupakan standar untuk semua persetujuan obat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping dalam studi yang secara signifikan lebih umum terjadi dengan ertugliflozin dibandingkan dengan [[plasebo]] meliputi [[mikosis]] genital pada pria dan wanita, gatal vagina, peningkatan frekuensi buang air kecil, rasa haus, [[hipoglikemia]] (gula darah rendah), dan penurunan berat badan dengan skema dosis yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping ertugliflozin yang jarang namun mengancam jiwa adalah ketoasidosis, efek samping ini terjadi pada tiga pasien (0,1%) dalam studi ertugliflozin. Untuk mengurangi risiko terjadinya ketoasidosis (kondisi serius di mana tubuh memproduksi asam darah tingkat tinggi yang disebut [[keton]]) setelah pembedahan, FDA telah menyetujui perubahan informasi peresepan obat diabetes penghambat SGLT2 untuk merekomendasikan penghentian sementara obat ini sebelum pembedahan yang dijadwalkan. Gejala ketoasidosis meliputi mual, muntah, sakit perut, [[kelelahan]], dan [[sesak napas|kesulitan bernapas]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Overdosis==&lt;br /&gt;
Hingga enam kali lipat dosis klinis selama dua minggu, atau 20 kali lipat dosis tunggal, dapat ditoleransi oleh orang-orang tanpa efek toksik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Menggabungkan ertugliflozin dengan insulin atau sekretagog insulin (seperti [[sulfonilurea]]) dapat meningkatkan risiko [[hipoglikemia|gula darah rendah]]. Kombinasi dengan [[diuretik]] dapat meningkatkan risiko [[dehidrasi]] dan [[tekanan darah rendah]]. Tidak ada interaksi farmakokinetik yang relevan secara klinis yang ditemukan dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
Setelah pemberian oral, ertugliflozin praktis diserap sempurna dari usus dan tidak mengalami [[efek lintas pertama]] yang relevan. Konsentrasi [[plasma darah]] tertinggi dicapai setelah satu jam. Saat beredar 93,6% zat terikat pada [[protein plasma]]. Ertugliflosin di[[metabolisme]] terutama menjadi glukuronida oleh enzim UGT1A9 dan UGT2B7. Enzim [[sitokrom P450]] hanya memainkan peran kecil dalam metabolismenya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Waktu paruh biologis|Waktu paruh eliminasi]] diperkirakan 17 jam.  40,9% dieliminasi melalui feses (33,8% dalam bentuk tidak berubah dan 7,1% sebagai [[metabolit]]) dan 50,2% melalui urin (1,5% tidak berubah dan 48,7% sebagai metabolit). Proporsi zat yang tidak berubah yang tinggi dalam feses mungkin disebabkan oleh [[hidrolisis]] metabolit kembali ke zat induk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Status hukum===&lt;br /&gt;
Ertugliflozin tunggal, ertugliflozin yang dikombinasikan dengan [[metformin]], dan ertugliflozin yang dikombinasikan dengan [[sitagliptin]] telah disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada bulan Desember 2019, dan di Uni Eropa pada bulan Maret 2018.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ertugliflozin&amp;amp;oldid=29394595 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29394595 (2026-06-28T01:56:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>