<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Eukariota</id>
	<title>Eukariota - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Eukariota"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Eukariota&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T16:25:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Eukariota&amp;diff=32141&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28588465; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Eukariota&amp;diff=32141&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:24:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28588465; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Eukariota&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah kelompok [[organisme]] yang [[sel (biologi)|sel]]-selnya memiliki inti ([[nukleus sel|nukleus]]) dan [[organel]] lain yang dibatasi membran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eukariota dikelompokkan dalam [[takson]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Eukarya&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Eukaryota&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Ciri utama yang membedakan sel eukariota dari sel [[prokariota]] (seperti Bakteria dan Arkea) adalah keberadaan inti sel, tempat materi genetik tersimpan, yang dilindungi oleh [[selubung nukleus]].  Nama &amp;#039;&amp;#039;eukariota&amp;#039;&amp;#039; berasal dari bahasa Yunani: &amp;#039;&amp;#039;eu&amp;#039;&amp;#039; (ευ, berarti “baik” atau “sejati”) dan &amp;#039;&amp;#039;karyon&amp;#039;&amp;#039; (κάρυον, berarti “biji” atau “inti”), merujuk pada keberadaan inti sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain inti, sel eukariotik juga memiliki berbagai organel bermembran lain, misalnya [[mitokondria]] sebagai pusat respirasi sel, serta [[badan Golgi]] yang berperan dalam pengemasan protein. Pada [[tumbuhan]] dan alga, terdapat pula [[kloroplas]] yang memungkinkan terjadinya [[fotosintesis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eukariota dapat bereproduksi baik melalui [[reproduksi aseksual]] melalui [[mitosis]] dan [[reproduksi seksual]] melalui [[meiosis]]. Dalam mitosis, satu sel membelah untuk menghasilkan dua sel yang identik secara genetik. Dalam meiosis, [[replikasi DNA]] diikuti oleh dua putaran pembelahan sel untuk menghasilkan empat sel anak masing-masing dengan setengah jumlah kromosom dari sel induknya (sel [[haploid]]). Sel-sel ini bertindak sebagai sel kelamin ([[gamet]] – masing-masing gamet hanya memiliki satu pelengkap kromosom, masing-masing campuran unik dari pasangan kromosom orang tua yang sesuai) yang dihasilkan dari [[rekombinasi genetik]] selama meiosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Domain (biologi)|Domain]] Eukariota tampaknya monofiletik, dan membuat salah satu dari tiga domain kehidupan. Dua domain lainnya, [[Bacteria]] dan [[Archaea|Arkaea]], adalah [[prokariota]] dan tidak memiliki ciri-ciri di atas. Eukariota merupakan minoritas kecil dari semua makhluk hidup. Namun, karena ukuran mereka jauh lebih besar, [[biomassa (ekologi)|biomassa]] kolektif eukariota di seluruh dunia diperkirakan sekitar setara dengan prokariota. Eukariota pertama kali berkembang sekitar 1,6-2,1 miliar tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ciri-ciri sel ==&lt;br /&gt;
Pada umumnya, [[sel]] dari eukariota memiliki ukuran yang lebih besar dari prokariota dan memiliki bagian-bagian sub-[[Sel (biologi)|seluler]] yang disebut dengan [[organel]] dan [[sitoskeleton]] yang terdiri atas [[mikrotubulus]], [[mikrofilamen]] dan [[filamen antara]]. Berbeda dengan prokariota, DNA eukariota disimpan dalam kumpulan [[kromosom]] yang tersimpan di dalam nuklei yang terbungkus membran nuklei. Selain melakukan [[pembelahan sel]] secara aseksual, kebanyakan eukariota juga bisa melakukan [[reproduksi seksual]] melalui proses [[fusi sel]], yang tidak ditemukan pada prokariota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nukleus atau inti sel ===&lt;br /&gt;
Eukariota dicirikan terutama oleh keberadaan inti dalam sel mereka. Karakteristik ini merupakan dasar dari nama eukariota, yang berasal dari kata Yunani &amp;quot;eu&amp;quot;, yang berarti &amp;quot;baik&amp;quot; atau &amp;quot;bagus&amp;quot;, dan &amp;quot;karyon&amp;quot;, yang menandakan &amp;quot;nukleus&amp;quot; atau &amp;quot;inti&amp;quot;. Sel eukariotik menunjukkan beragam struktur terikat membran internal yang dikenal sebagai organel dan memiliki sitoskeleton yang menentukan organisasi dan bentuk sel. Nukleus berfungsi sebagai tempat penyimpanan DNA sel, yang disusun dalam kumpulan linier yang dikenal sebagai kromosom. Selama pembelahan inti, spindel mikrotubular bertanggung jawab untuk memisahkan kromosom-kromosom ini menjadi dua set yang cocok, sebuah proses khas yang dikenal sebagai mitosis pada eukariota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Biokimia ===&lt;br /&gt;
Eukariota menunjukkan beberapa perbedaan dari prokariota, menampilkan proses [[biokimia]] yang khas seperti [[sintesis]] steran. Protein ciri khas yang spesifik untuk eukariota tampaknya hadir secara universal dalam domain kehidupan ini dan tidak memiliki homologi dengan [[protein]] yang ditemukan dalam domain kehidupan lainnya. Protein-protein khas ini mencakup protein yang terkait dengan sitoskeleton, mekanisme transkripsi yang kompleks, sistem pemilahan membran, pori nukleus, serta enzim-enzim tertentu yang terlibat dalam berbagai jalur biokimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Membran internal ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel eukariotik memiliki bermacam-macam struktur yang dibatasi membran, yang secara kolektif disebut [[sistem endomembran]]. Ruang sederhana, yang disebut [[vesikel]] atau [[vakuola]], dapat terbentuk dengan pemisahan dari membran lain. Banyak sel menelan makanan dan bahan lain melalui proses yang disebut [[endositosis]], di mana membran luar melekuk ke dalam kemudian putus membentuk vesikel. Kemungkinan banyak organel bermembran lainnya berasal dari vesikel yang demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inti sel dilapisi oleh [[membran sel|membran ganda]], yang memiliki pori-pori yang memungkinkan bahan-bahan keluar-masuk. Bermacam peluasan membran nukleus yang berbentuk tabung atau lembaran membentuk [[retikulum endoplasma]] (atau RE), yang terlibat dalam transpor dan pematangan protein. RE terdiri atas RE kasar yang memiliki [[ribosom]] yang melekat, dan protein yang disintesis ribosom itu memasuki ruang dalam atau lumen . Kemudian, biasanya mereka memasuki vesikel, yang terpisah dari RE halus. Pada kebanyakan eukariota, vesikel pembawa protein ini dilepaskan dan dimodifikasi pada tumpukan vesikel yang memipih yang disebut [[badan Golgi]] atau diktiosom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vesikel dapat berspesialisasi untuk beragam kegunaan. Contohnya, [[lisosom]] mempunyai enzim yang menguraikan isi vakuola makanan, dan [[peroksisom]] yang fungsinya menguraikan [[peroksida]], yang beracun. banyak [[protozoa]] memiliki vakuola kontraktil, yang mengumpulkan dan membuang kelebihan air dan [[ekstrusom]], yang mengeluarkan bahan yang dipakai untuk melawan pemangsa atau menangkap mangsa. Pada tumbuhan tingkat tinggi, sebagian besar ruang sel diisi oleh vakuola pusat, yang fungsi utamanya untuk menjaga tekanan osmotik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Mitokondria ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Mitokondria]] adalah organel yang ditemukan pada hampir semua eukariota. Mitokondria diselubungi membran ganda, yang membran dalamnya berlekuk-lekuk ke dalam membentuk krista, tempat berlangsungnya [[respirasi aerobik]]. Mitokondria memiliki DNA dan ribosom-nya sendiri dan hanya terbentuk dari pembelahan mitokondria lain. Sekarang mereka umumnya berkembang dari prokariota yang ber[[endosimbiosis]], mungkin [[proteobacteria]]. Beberapa protozoa yang tidak memiliki mitokondria ditemukan mempunyai organel yang diturunkan dari mitokondria seperti [[hidrogenosom]] dan [[mitosom]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Plastida ===&lt;br /&gt;
Tumbuhan dan berbagai kelompok [[alga]] juga memiliki [[plastida]]. Dan plastida ini juga mempunyai DNA sendiri dan berkembang dari proses endosimbiosis, dalam hal ini [[cyanobacteria]]. Biasanya plastida berbentuk [[kloroplas]], yang mengandung [[klorofil]] dan menghasilkan energi melalui [[fotosintesis]] seperti halnya cyanobacteria. Plastida lain terlibat dalam menyimpan makanan. Meskipun plastida mungkin memiliki satu asal, tidak semua grup yang memiliki plastida berkerabat dekat. beberapa eukariota mendapatkannya dari yang lain dengan endosimbiosis penelanan sekunder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel eukariotik mempunyai dua buah isoenzim &amp;#039;&amp;#039;malate dehydrogenase&amp;#039;&amp;#039; yang berupa mitokondria (m-MDH) dan plastida () (s-MDH). Enzim ini berfungsi untuk konfigurasi [[isomer]] L pada asam malik (). Inhibitor enzim ini adalah ATP, ADP,&lt;br /&gt;
AMP, [[tiroksin]], [[yodium sianida]], and molekul [[yodium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Struktur sitoskeletal ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak eukariota memiliki tonjolan sitoplasma motil yang panjang, yang disebut [[flagelum|flagela]], atau struktur yang mirip yang disebut [[silium|silia]]. Flagela dan silia kadang-kadang disebut sebagai [[undulipodia]], dan terlibat dalam pergerakan, makan, dan sensasi. Flagela dan silia tersusun terutama dari [[tubulin]]. Mereka sangat berbeda dari flagela prokariotik. Mereka didukung oleh mikrotubulus yang muncul dari [[badan basal]], disebut juga [[kinetosom]] atau [[sentriol]], secara karakteristik tersusun sebagai sembilan doblet di sekeliling dua singlet. Flagela dapat memiliki rambut, atau [[mastigonem]], dan sisik yang menghubungkan membran dan batang internal. Interiornya menyatu dengan [[sitoplasma]] sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Reproduksi ===&lt;br /&gt;
Reproduksi eukariota dilakukan melalui [[pembelahan sel]], yang umumnya terjadi secara [[mitosis]], yaitu proses pembelahan inti sel yang menyebabkan sebuah sel anak menerima duplikat setiap kromosom yang dimiliki sel induk. Pada kebanyakan eukariota terdapat juga reproduksi seksual, di antara sel [[haploid]], yaitu sel yang hanya memiliki satu buah kromosom dari masing-masing pasang kromosom yang dimiliki sel induk yang melibatkan proses fusi inti sel (singami) dan pembelahan secara [[meiosis]] yang menghasilkan sel [[diploid]], yaitu sel yang memiliki pasangan kromosom yang lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Domain (biologi)]]&lt;br /&gt;
* [[Arkea]]&lt;br /&gt;
* [[Bakteri]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://www.tolweb.org/Eukaryotes/3 Eukaryotes (Tree of Life web site)]&lt;br /&gt;
* [http://wiki.biomine.skelleftea.se/wiki/index.php/Prokaryote_versus_eukaryote Prokaryote versus eukaryote, BioMineWiki]&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Eukariota&amp;amp;oldid=28588465 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28588465 (2025-11-21T13:35:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>