<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=F1_%28film%29</id>
	<title>F1 (film) - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=F1_%28film%29"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=F1_(film)&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:33:49Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=F1_(film)&amp;diff=33701&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29700408; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=F1_(film)&amp;diff=33701&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-06T13:19:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29700408; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;F1&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[film drama]] [[olahraga]] Amerika yang disutradarai oleh [[Joseph Kosinski]] berdasarkan skenario yang ditulis oleh [[Ehren Kruger]], dari cerita yang ditulis bersama oleh keduanya. Film ini berkisah mengenai seorang pembalap F1 bernama Sonny Hayes yang kembali setelah 30 tahun absen untuk menyelamatkan tim milik mantan rekan setimnya dalam [[Formula Satu|Kejuaraan Dunia Formula Satu]]. Film ini dibintangi oleh [[Brad Pitt]], [[Damson Idris]], [[Kerry Condon]], [[Tobias Menzies]], [[Kim Bodnia]], dan [[Javier Bardem]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembangan film ini dimulai pada bulan Desember 2021 dengan Pitt, Kosinski, dan [[Jerry Bruckheimer]] terlibat dalam proyek ini. Ketiganya sebelumnya pernah bekerja sama di film &amp;#039;&amp;#039;[[Top Gun: Maverick|Top Gun Maverick]]&amp;#039;&amp;#039; (2022).  Para pemeran pendukung diumumkan pada awal 2023, sebelum dimulainya syuting di Silverstone pada Juli tahun itu. Pengambilan gambar juga dilakukan selama akhir pekan Grand Prix Kejuaraan Dunia [[Formula Satu musim 2023|2023]] dan [[Formula Satu musim 2024|2024]], bekerja sama dengan [[Fédération Internationale de l&amp;#039;Automobile|FIA]], badan pengatur F1. Adegan balapan diadaptasi dari balapan sungguhan, dengan tim dan pembalap F1 sungguhan di sepanjang film, termasuk [[Lewis Hamilton]], yang juga bertindak sebagai produser. [[Hans Zimmer]] mengkomposisi skor suara film, sementara sejumlah seniman berkontribusi pada soundtrack-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;F1&amp;#039;&amp;#039; tayang perdana di Radio City Music Hall di New York City pada 16 Juni 2025, dan dirilis di Amerika Serikat oleh [[Warner Bros.|Warner Bros. Pictures]] pada 27 Juni, empat dan dua hari sebelum [[Grand Prix F1 Austria 2025]]. Film ini menerima ulasan positif dari para kritikus dan telah meraup $631,6 juta di seluruh dunia dengan anggaran $200–300 juta, sehingga menjadi [[Film pada tahun 2025#Film dengan pendapatan tertinggi|film dengan pendapatan tertinggi keenam pada 2025]]. &amp;#039;&amp;#039;F1&amp;#039;&amp;#039; saat ini juga menjadi film balapan terlaris sepanjang sejarah, film Apple Studios terlaris sepanjang sejarah dan film dengan pendapatan tertinggi yang dibintangi Brad Pitt. Selain menerima ulasan positif dari para kritikus, film ini memperoleh empat nominasi [[Academy Awards ke-98|Academy Awards]], termasuk [[Academy Award for Best Picture|Film Terbaik]], sementara [[National Board of Review]] menobatkannya sebagai salah satu dari [[National Board of Review: Top Ten Films|sepuluh film terbaik]] tahun tersebut. &amp;#039;&amp;#039;F1&amp;#039;&amp;#039; kemudian memenangkan berbagai penghargaan, termasuk kategori [[Academy Award untuk Tata Suara Terbaik|Tata Suara Terbaik]] pada [[Academy Awards ke-98|Academy Award ke-98]], [[Critics&amp;#039; Choice Awards ke-31]], dan [[British Academy Film Awards ke-79]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Alur cerita ==&lt;br /&gt;
Sonny Hayes, seorang [[Pembalap mobil|pembalap]] mobil balap asal Amerika Serikat yang semakin menua, menolak untuk pensiun. Ia [[Nomaden|hidup berpindah-pindah]] menggunakan mobil van dan tidak pernah menetap di satu tempat terlalu lama. Hayes pernah berkarier di ajang [[Formula Satu]] bersama [[Team Lotus]] pada tahun 1990-an, tetapi kariernya berakhir akibat cedera parah yang dialaminya dalam kecelakaan pada [[Grand Prix Spanyol]] tahun 1990. Setelah itu, ia menjadi penjudi profesional dan bangkrut serta pernah tiga kali menikah dan semuanya berakhir berantakan. Setelah bertahun-tahun dia mulai kembali membalap dari satu kompetisi ke kompetisi lainnya. Setelah meraih kemenangan dalam perlombaan [[24 Hours of Daytona]], mantan rekan setimnya di Lotus, Ruben Cervantes —yang kini merupakan pemilik tim Formula Satu APXGP— menawarinya kesempatan untuk menjalani uji coba. Hal ini disebabkan karena pembalap terbaik tim APX memutuskan untuk meninggalkan tim karena buruknya performa mobil mereka. Cervantes mengungkapkan bahwa para investornya dapat memaksanya menjual tim apabila APX gagal memenangkan satu pun balapan dalam tahun itu. Dengan hanya tersisa sembilan balapan, Cervantes meminta Hayes menjadi pembalap untuk timnya demi menyelamatkan kepemilikan timnya. Meskipun ragu, Hayes akhirnya menyetujui tawaran tersebut, meski sadar bahwa APX adalah tim dengan performa terburuk di Formula Satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sesi uji coba di [[Sirkuit Silverstone|Silverstone]], Hayes diperkenalkan kepada kepala tim, Kaspar Smolinski; direktur teknis, Kate McKenna; serta pembalap muda berbakat, Joshua Pearce yang memberitahu Hayes bahwa sudah ada 7 pembalap lain yang uji coba sebelumnya. Pearce bersikap angkuh sekaligus khawatir dengan masa depannya jika performa tim tidak kunjung baik. Ia meyakini bahwa untuk mengesankan para investor dan tim lain, ia harus mengalahkan rekan setimnya secara mengesankan. Selama uji coba, Sonny kesulitan dengan mesin [[Mobil Formula Satu|mobil F1]] modern, tetapi segera mengidentifikasi kelemahan APXGP. Dia mendorong mobil sampai batas dan mengalami kecelakaan, tetapi Kaspar menyadari kemampuannya dan menandatangani kontrak dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada balapan pertamanya di [[Grand Prix Britania]], Hayes gagal tampil optimal. Proses [[pit stop]] yang lambat menyebabkan para pembalap APX merosot ke posisi paling belakang, meskipun sempat memulai balapan dengan baik. Hayes kemudian mengabaikan [[perintah tim]] yang memintanya membiarkan Pearce menyalip, sehingga menyebabkan keduanya bertabrakan. Untuk memperbaiki hubungannya dengan Pearce, Hayes memanfaatkan celah dalam regulasi Formula Satu di [[Grand Prix Hungaria|Hungaria]]. Ia dengan sengaja menyebabkan insiden yang memicu kehadiran mobil pengaman (&amp;#039;&amp;#039;[[safety car]]&amp;#039;&amp;#039;), sehingga Pearce dapat menyusul mobil-mobil yang lebih cepat di papan tengah dan berhasil meraih poin pertama bagi tim. Pearce mulai menerapkan metode latihan gaya lama yang digunakan Hayes, sementara Hayes sendiri mulai secara intens menggunakan simulator seperti yang biasa dilakukan Pearce. Hayes kemudian meminta McKenna untuk melakukan perombakan terhadap mobil agar dapat bermanuver lebih baik di tikungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Performa tim APX pun meningkat dan mereka menjadi tim papan tengah yang kompetitif. Hujan deras yang terjadi di [[Grand Prix Italia]] memberikan kesempatan bagi APX untuk meraih kemenangan pertamanya. Hayes menyarankan Pearce untuk tetap menggunakan [[ban slick]], meskipun berisiko tergelincir dan membuatnya melesat ke posisi kedua. Namun, Pearce yang tidak sabar mengabaikan saran Hayes untuk menunggu trek lurus sebelum menyalip [[Max Verstappen]]. Akibatnya, ia mengalami kecelakaan setelah mobilnya melindas [[Kanstin|pembatas trotoar]] dan terbang melewati dinding pembatas, Hayes menyelamatkan Joshua dari mobil yang terbakar tetapi luka bakarnya membuatnya absen dalam beberapa balapan. Saat Pearce absen, Hayes terus mengumpulkan poin untuk timnya dan performanya juga semakin lama semakin membaik. Pearce yang tidak senang bertekad untuk mengalahkan Hayes ketika kembali ke lintasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam balapan comeback-nya di [[Grand Prix Belgia]], gaya membalap agresif Pearce menyebabkan tabrakan dengan Hayes. sehingga memaksanya keluar dari balapan. Menjelang dua balapan terakhir, McKenna mengadakan permainan [[poker]] bersama Hayes dan Pearce, dengan kesepakatan pemenangnya berhak menentukan siapa yang akan mendapatkan perlakuan khusus pada [[Grand Prix Las Vegas]]. Pearce memenangkan permainan tersebut. Namun, setelah ia pergi, Hayes mengungkapkan bahwa ia sengaja membiarkannya menang. McKenna yang terkesan mengajak Hayes ke kamarnya, dan mereka menghabiskan malam bersama. Keesokan harinya, Cervantes mendatangi mereka dan menyampaikan mengenai adanya [[Pelapor pelanggaran|tuduhan]] dari seseorang yang melaporkan bahwa McKenna telah melakukan upgrade bagian mobil secara ilegal. McKenna membantah tuduhan tersebut, tetapi FIA meminta semua upgrade tidak boleh lagi digunakan. Saat balapan, Hayes yang tidak menemukan kartu di sakunya mendadak mengalami [[Kemarahan di jalan|ledakan emosi]] saat balapan dan mengalami kecelakaan. Saat Hayes dirawat di rumah sakit, Cervantes mengetahui bahwa cedera yang diderita Hayes pada tahun 1990-an telah menyebabkan kerusakan permanen pada tubuhnya di mana ia seharusnya tidak diperbolehkan untuk membalap lagi. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memecat Hayes demi keselamatannya. Peter Banning, anggota dewan APX, yang sejak awal ingin memecat Cervantes kemudian mengungkapkan kepada Hayes bahwa ia-lah pelaku pelaporan upgrade mobil APX untuk menghalangi kemenangan tim guna melancarkan pengambil alihan kepemilikan tim dan berencana mempromosikan Hayes sebagai pemimpin tim setelah APX diambil alih oleh pemilik baru di musim berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang Grand Prix terakhir di [[Grand Prix Abu Dhabi]], Pearce pada akhirnya menyadari bahwa nasihat Hayes saat Grand Prix Italia ternyata terbukti benar dan mulai menyadari kesalahannya.Ia pun bertekad untuk lebih disiplin, tidak terdistraksi hal-hal yang tidak penting dan mulai menjadi anggota tim yang lebih baik. Hayes meyakinkan Cervantes untuk membiarkannya balapan dan menolak tawaran Banning. FIA akhirnya membebaskan McKenna dari segala tuduhan dan mengizinkan APX menggunakan kembali upgrade pada mobil. Saat balapan menyisakan 3 lap, Joshua yang memimpin dengan menggunakan ban yang sudah aus, disalip oleh [[Lewis Hamilton]] dan [[Charles Leclerc]]. Keberuntungan datang saat terjadi sebuah insiden setelah Hayes bertabrakan dengan [[George Russell (pembalap)|George Russell]] yang menyebabkan bendera merah (&amp;#039;&amp;#039;red flag&amp;#039;&amp;#039;), sehingga ban mobil APX yang aus diganti dengan ban baru. Kerja sama yang solid melawan [[Charles Leclerc]] menempatkan Hayes dan Pearce di posisi kedua dan ketiga di belakang Hamilton. Hayes kemudian mengorbankan peluangnya untuk meraih kemenangan dengan memaksa Hamilton menghalangi manuver menyalipnya, sehingga memberi celah bagi Pearce untuk menyalip. Namun di lap terakhir, Hamilton dan Pearce bertabrakan sehingga mengalami kecelakaan, membuat Hayes berhasil memenangkan balapan, sekaligus menyelamatkan tim dari penjualan. APXGP merayakan kemenangan mereka, dengan Cervantes bergabung dengan Sonny di [[podium]], berseru, &amp;quot;Kami adalah yang terbaik di dunia.&amp;quot; [[Toto Wolff]] menemui Pearce dan menawarkan posisi sebagai pembalap Mercedes, tetapi Pearce menolak, berkata  bahwa ia masih bahagia bersama APXGP. Hayes mulai menjalin hubungan dengan McKenna dan secara resmi pensiun dari Formula Satu. Meski demikian, ia tetap mengikuti ajang reli kecil di Meksiko karena kecintaannya pada dunia balap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pemeran ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pemeran utama ===&lt;br /&gt;
* [[Brad Pitt]] sebagai Sonny Hayes, seorang pembalap keliling yang pernah membela tim [[Lotus F1|Lotus]] di ajang [[Formula Satu|Formula 1]] era 1990-an, kini direkrut kembali ke dunia F1 oleh tim APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Damson Idris]] sebagai Joshua Pearce, seorang pembalap rookie berbakat yang baru bergabung dengan tim APXGP, sekaligus menjadi rival utama bagi Sonny.&lt;br /&gt;
* [[Kerry Condon]] sebagai Kate McKenna, direktur teknis APXGP dan kekasih Sonny.&lt;br /&gt;
* [[Javier Bardem]] sebagai Ruben Cervantes, pemilik tim APXGP, teman Sonny, dan mantan rekan setimnya di Lotus.&lt;br /&gt;
* [[Tobias Menzies]] sebagai Peter Banning, anggota dewan direksi APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Kim Bodnia]] sebagai Kaspar Smolinski, kepala tim APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Sarah Niles]] sebagai Bernadette Pearce, Ibu Joshua.&lt;br /&gt;
* [[Will Merrick]] sebagai Hugh Nickleby, insinyur balap Sonny di APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Joseph Balderrama]] sebagai Rico Fazio, insinyur balap Joshua di APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Abdul Salis]] sebagai Dodge Dowda, kepala mekanik APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Callie Cooke]] sebagai Jodie, pemasang baut di tim pit stop APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Samson Kayo]] sebagai Cashman, sepupu sekaligus manajer Joshua.&lt;br /&gt;
* [[Simon Kunz]] sebagai Don Cavendish, penyiar dalam balapan [[F1]] yang diikuti Sonny.&lt;br /&gt;
* [[Liz Kingsman]] sebagai Lisbeth Bampton, tim [[Hubungan masyarakat|Humas]] APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Luciano Bacheta]] sebagai Luca Cortez, pembalap cadangan APXGP.&lt;br /&gt;
* [[Shea Whigham]] sebagai Chip Hart, pemilik tim Chip Hart Racing, tempat Sonny membalap dalam ajang [[24 Hours of Daytona]].&lt;br /&gt;
* [[Kyle Rankin]] sebagai Cale Kelso, salah satu rekan tim Sonny di Chip Hart Racing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Simone Ashley]] mendapatkan peran yang tidak diungkapkan, tetapi penampilannya dipangkas menjadi hanya sebuah kameo, dengan kredit sebagai dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
Pada film ini, beberapa pembalap profesional juga beperan sebagai pemeran pengganti. Di antaranya adalah, [[Craig Dolby]], [[Duncan Tappy]] dan juga [[Luciano Bacheta]] yang sekaligus menjadi koordinator koreografi untuk adegan balapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pembalap Formula Satu, personel tim dan lainnya ===&lt;br /&gt;
Film ini dilatarkan pada [[Formula Satu musim 2023]] dan syuting dilakukan pada musim 2023 dan 2024. Pembalap yang tampil sebagai diri mereka sendiri selama syuting dilakukan termasuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Alex Albon|Alexander Albon]] dari [[Thailand]], pembalap [[Williams Grand Prix Engineering]]&lt;br /&gt;
* [[Fernando Alonso]] dari [[Spanyol]], dua kali juara dunia Formula Satu, pembalap [[Aston Martin]]&lt;br /&gt;
* [[Oliver Bearman]] dari [[Britania Raya]], pembalap [[Scuderia Ferrari|Ferrari]] dan [[Haas F1 Team|Haas]]&lt;br /&gt;
* [[Valtteri Bottas]] dari [[Finlandia]], pembalap [[Alfa Romeo dalam Formula Satu|Alfa Romeo]]&lt;br /&gt;
* [[Franco Colapinto]] dari [[Argentina]], pembalap Williams&lt;br /&gt;
* [[Nyck de Vries]] dari [[Belanda]], pembalap [[Scuderia AlphaTauri]]&lt;br /&gt;
* [[Jack Doohan]] dari [[Australia]], pembalap [[Alpine F1 Team]]&lt;br /&gt;
* [[Pierre Gasly]] dari [[Prancis]], pembalap Alpine&lt;br /&gt;
* [[Zhou Guanyu]] dari [[Tiongkok]], pembalap Alfa Romeo&lt;br /&gt;
* [[Lewis Hamilton]] dari Britania Raya, tujuh kali juara dunia Formula Satu, pembalap untuk [[Mercedes-Benz dalam Formula Satu|Mercedes]]&lt;br /&gt;
* [[Nico Hülkenberg]] dari [[Jerman]], pembalap Haas&lt;br /&gt;
* [[Liam Lawson]] dari [[Selandia Baru]], pembalap AlphaTauri&lt;br /&gt;
* [[Charles Leclerc]] dari [[Monako]], pembalap Ferrari&lt;br /&gt;
* [[Kevin Magnussen]] dari [[Denmark]], pembalap Haas&lt;br /&gt;
* [[Lando Norris]] dari Britania Raya, pembalap [[McLaren]]&lt;br /&gt;
* [[Esteban Ocon]] dari Prancis, pembalap Alpine&lt;br /&gt;
* [[Sergio Pérez]] dari [[Meksiko]], pembalap [[Red Bull Racing]]&lt;br /&gt;
* [[Oscar Piastri]] dari Australia, pembalap McLaren&lt;br /&gt;
* [[Daniel Ricciardo]] dari Australia, pembalap AlphaTauri&lt;br /&gt;
* [[Carlos Sainz Jr.]] dari Spanyol, pembalap Ferrari&lt;br /&gt;
* [[Logan Sargeant]] dari [[Amerika Serikat]], pembalap Williams&lt;br /&gt;
* [[Lance Stroll]] dari [[Kanada]], pembalap Aston Martin&lt;br /&gt;
* [[Yuki Tsunoda]] dari [[Jepang]], pembalap AlphaTauri&lt;br /&gt;
* [[Max Verstappen]] dari Belanda, juara dunia bertahan Formula Satu, pembalap untuk Red Bull Racing&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Personel F1 yang masuk ke dalam film ini termasuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Stefano Domenicali]], CEO [[Formula Satu]]&lt;br /&gt;
* [[Zak Brown]], CEO [[McLaren]]&lt;br /&gt;
* [[Christian Horner]], kepala tim dan CEO [[Red Bull Racing]]&lt;br /&gt;
* [[Guenther Steiner]], kepala tim [[Haas F1 Team]]&lt;br /&gt;
* [[Lawrence Stroll]], pemilik [[Aston Martin]] dan ayah [[Lance Stroll]]&lt;br /&gt;
* [[Frédéric Vasseur]], kepala tim [[Scuderia Ferrari]]&lt;br /&gt;
* [[James Vowles]], kepala tim [[Williams Grand Prix Engineering]]&lt;br /&gt;
* [[Toto Wolff]], kepala tim, CEO, dan pemilik bersama [[Mercedes-Benz dalam Formula Satu|Mercedes AMG Petronas]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentator [[Sky Sports|Sky Sports F1]] yakni [[Martin Brundle]] dan [[David Croft]] menjadi komentator di setiap balapan pada film ini. [[Will Buxton]], mantan jurnalis internal [[Formula 1]],. dan [[Tiësto]], seorang disjoki asal Belanda juga tampil sebagai kameo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Produksi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pengembangan ===&lt;br /&gt;
Pada 3 Desember 2021, perang penawaran dimulai untuk film tanpa judul yang dibintangi [[Brad Pitt]], dengan produser [[Jerry Bruckheimer]], sutradara [[Joseph Kosinski]], dan penulis skenario [[Ehren Kruger]], yang sebelumnya bekerja di &amp;#039;&amp;#039;[[Top Gun: Maverick]]&amp;#039;&amp;#039; (2022), yang akan berperan dalam peran mereka masing-masing. Sumber mengatakan pembalap F1 [[Lewis Hamilton]] juga terlibat dalam film tersebut. Studio yang terlibat dalam penawaran tersebut adalah [[Paramount Pictures]], [[Metro-Goldwyn-Mayer]], [[Sony Pictures]], [[Universal Studios|Universal Pictures]], dan [[Walt Disney Pictures]], serta platform streaming [[Netflix]], [[Apple Inc.|Apple]], dan [[Amazon (perusahaan)|Amazon]]. Pitt dibayar $30 juta untuk jasa keterlibatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jerry Bruckheimer menyatakan bahwa persetujuan dari seluruh tim yang berlaga di F1 memerlukan waktu 3 tahun, dan keberatan terbesar datang dari [[Red Bull Racing]]. Menurut &amp;#039;&amp;#039;[[Liberty Media]]&amp;#039;&amp;#039;, Bruckheimer mengungkapkan bahwa keterlibatan Hamilton dan Mercedes menuai kekhawatiran dari tim lain yang menyatakan bahwa mereka keberatan bahwa mereka akan dijadikan sebagai [[antagonis]] film, dengan Red Bull langsung tersinggung menyatakan bahwa merekalah yang akan menjadi antagonis utama. Bruckheimer menyatakan bahwa 3 tahun yang diperlukan untuk mendapatkan persetujuan tim tersebut digunakan dengan meyakinkan Red Bull bahwa mereka tidak akan menjadi penjahat dalam film tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Syuting ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum syuting dimulai, Pitt dan Idris mengendarai mobil [[Formula Tiga]] dan [[Formula Dua]] di [[Sirkuit Paul Ricard]], Prancis. Pada Juli 2023, syuting utama dilakukan di [[Sirkuit Silverstone]], Britania Raya, termasuk kegiatan syuting selama [[Grand Prix Britania|Grand Prix Britania 2023]] pada pekan Juli 8-9. Pitt mengendarai [[Dallara F2 2018]] yang dimodifikasi dengan mesinnya dilepaskan dan digantikan dengan motor listrik ditambah dengan penambahan aerodinamis berspesifikasi Formula Satu. Syuting dilakukan saat pekan balapan, tetapi tidak dilakukan pada sesi resmi. Mobil ini dibuat dengan kolaborasi antar [[Mercedes-Benz dalam Formula Satu|Mercedes]] dan [[Carlin Motorsport]], dengan [[Joseph Kosinski]] mengungkapkan bahwa tim produksi membeli 6 mobil Formula Dua untuk pembuatan film tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syutingan film dari mobil dilakukan atas saran dari [[Toto Wolff]], yakni menggunakan salah satu mobil balapan dan memasang kamera ke dalam mobil tersebut. Untuk kameranya, [[Apple Inc.]] merancang kamera internal khusus untuk mobil berdasarkan [[iPhone]] dan didukung oleh sistem [[Apple silicon|seri A]] pada sebuah chip. Teknologi kamera yang digunakan untuk pengambilan gambar cepat telah berkembang sejak &amp;#039;&amp;#039;[[Top Gun: Maverick]]&amp;#039;&amp;#039;. Kamera tersebut diperkecil hingga seperempat ukuran kamera dari &amp;#039;&amp;#039;Maverick&amp;#039;&amp;#039;, sehingga hingga empat kamera dapat dipasang ke mobil pada satu waktu, dengan dampak minimal terhadap berat. [[Panavision]] juga merancang kendali jarak jauh khusus yang memungkinkan kamera di mobil membuat gerakan panning.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syuting juga dilakukan di [[Hungaroring]], [[Spa-Francorchamps]], [[Monza Circuit|Monza]], [[Zandvoort]], [[Sirkuit Internasional Suzuka|Suzuka]], [[Autódromo Hermanos Rodríguez]], [[Las Vegas]] dan [[Sirkuit Yas Marina|Yas Marina]], serta [[Brands Hatch]] yang digunakan sebagai pengganti untuk kamera di dalam mobil untuk cuplikan [[Circuito de Jerez-Ángel Nieto|Jerez]]. Pada [[Daytona 24 Jam|Daytona 24 Jam 2024]], sebuah mobil [[Porsche 911|Porsche 911 GT3 R]] milik [[Wright Motorsports]] nomor #120 berlaga dengan corak &amp;quot;Chip Hart Racing&amp;quot; yang fiksional untuk syuting film, dengan beberapa replika mobil tersebut dan #96 [[Turner Scott Motorsports|Turner Motorsport]] [[BMW M4 GT3]] yang digunakan untuk pembuatan film. [[Lola B2K/10]] yang dipasangi kamera digunakan sebagai mobil pembuatan film untuk pengambilan gambar berkecepatan tinggi. Markas tim APXGP di syuting di markas [[McLaren]] di [[McLaren Technology Centre]], [[Williams Grand Prix Engineering]] memberi fasilitas [[terowongan angin]] untuk beberapa adegan, dan adegan simulator balapan dilakukan di markas tim Mercedes di [[Brackley]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seminggu setelah syuting dimulai di Silverstone, [[Mogok kerja SAG-AFTRA 2023|mogok kerja SAG-AFTRA]] dimulai, mengakibatkan tidak tersedianya aktor utama dan berkurangnya kru yang hanya terdiri dari aktor Equity yang dikirim ke balapan mulai dari [[Grand Prix Hungaria]] dan seterusnya. Syutingan terpaksa dilanjutkan pada [[Formula Satu musim 2024]] untuk melengkapi kehilangan dalam adegan balapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penayangan ==&lt;br /&gt;
Pada bulan Juni 2022, Apple memperoleh hak distribusi dalam paket kesepakatan senilai $130–140 juta sebelum [[Kompensasi di atas garis (pembuatan film)|di atas garis]]. Pada bulan Juni 2024, [[Warner Bros. Pictures]] memperoleh hak distribusi bioskop, hiburan rumah, dan pembelian digital dari Apple, dengan film tersebut saat ini dijadwalkan untuk dirilis dalam format [[IMAX]] secara internasional pada tanggal 25 Juni 2025, dan domestik pada tanggal 27 Juni 2025. Apple mempertahankan hak SVOD. Film ini akan tersedia di [[Apple TV+]] di kemudian hari. Dua trailer telah dirilis: yang pertama dirilis pada 7 Juli 2024, sebelum [[Grand Prix Inggris 2024]], sebuah spot TV dirilis pada 9 Februari 2025, selama [[Super Bowl LIX]], dan trailer resmi kedua dirilis pada 13 Maret 2025, sesaat sebelum dimulainya [[Grand Prix Australia 2025|Grand Prix Australia]]. Game &amp;#039;&amp;#039;[[F1 25]]&amp;#039;&amp;#039; yang akan datang akan menampilkan livery APXGP seperti yang muncul dalam film tersebut bersama dengan skenario yang dapat dilakukan pemain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerimaan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Media motorsport ===&lt;br /&gt;
Tanggapan dari media motorsport bercampur ragam. Ben Hunt dari &amp;#039;&amp;#039;[[Autosport]]&amp;#039;&amp;#039; menyatakan bahwa film tersebut &amp;quot;bagus untuk non-peminat F1&amp;quot;, di mana Mark Mann-Bryans menyatakan bahwa film tersebut &amp;quot;tidak bagus untuk siapapun yang menonton&amp;quot;, memuji kualitas produksi dan musik tetapi mengkritik alur cerita dan kiasan karakter perempuan. Fred Smith dari &amp;#039;&amp;#039;[[Road &amp;amp; Track]]&amp;#039;&amp;#039; menyatakan bahwa filmnya &amp;quot;menghibur, tetapi peminat keras akan menggerenyet&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juara bertahan dan empat kali juara dunia F1 [[Max Verstappen]] melewatkan pemutaran pribadi untuk pembalap F1 dan pemutaran perdana di New York, sementara [[Carlos Sainz Jr.]] memeringatkan peminat F1 untuk &amp;quot;berpikir secara terbuka mengenai film-film [[Sinema Amerika Serikat|Hollywood]]&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Masa depan ==&lt;br /&gt;
Setelah kesuksesan awal di box office, [[Variety (majalah)|&amp;#039;&amp;#039;Variety&amp;#039;&amp;#039;]] melaporkan bahwa sekuelnya sedang dibahas, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Financial Times]]&amp;#039;&amp;#039; melaporkan kemungkinan adanya [[Film serial|seri film]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [https://www.rottentomatoes.com/m/f1_the_movie &amp;#039;&amp;#039;F1&amp;#039;&amp;#039;] at  [[Rotten Tomatoes]]&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=F1+%28film%29&amp;amp;oldid=29700408 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29700408 (2026-09-04T03:53:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>