<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=FTTx</id>
	<title>FTTx - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=FTTx"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=FTTx&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T13:12:45Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=FTTx&amp;diff=14837&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=FTTx&amp;diff=14837&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T14:19:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=FTTx&amp;amp;diff=14837&amp;amp;oldid=14437&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=FTTx&amp;diff=14437&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28445165; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=FTTx&amp;diff=14437&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T13:47:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28445165; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fiber to the &amp;#039;&amp;#039;x&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;FTTX&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) merupakan suatu format penghantaran isyarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran. Perkembangan teknologi ini tidak terlepas dari kemajuan perkembangan teknologi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[serat optik]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; yang dapat mengantikan penggunaan kabel konvensional. Dan juga didorong oleh keinginan untuk mendapatkan layanan yang dikenal dengan istilah &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Triple Play Services&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; yaitu layanan akan akses [[internet]] yang cepat, suara (jaringan [[telepon]], PSTN) dan [[video]] (TV Kabel) dalam satu [[infrastruktur]] pada unit pelanggan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghantaran dengan menggunakan teknologi FTTX ini dapat menghemat biaya dan mampu mengurangkan biaya operasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Ciri-ciri inheren serat optik membenarkan penghantaran isyarat [[telekomunikasi]] dengan lebar jalur yang lebih besar dibandingkan dengan penggunaan [[kabel]] konvensional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari gambar mengilustrasikan arsitektur umum dari suatu jaringan FTTX. Biasanya jarak antara pusat layanan dengan pelanggan dapat berkisar maksimum 20&amp;amp;nbsp;km. Di mana pusat penghantaran penyelenggara layanan (service provider) yang berada di kantor utama disebut juga dengan &amp;#039;&amp;#039;central office&amp;#039;&amp;#039; (CO), di sini terdapat peralatan yang disebut dengan OLT. Kemudian dari OLT ini dihubungkan kepada ONU yang ditempatkan di rumah-rumah pelanggan (customer&amp;#039;s) melalui jaringan distribusi serat optik (Optical Distribution Network, ODN). Isyarat optik dengan panjang gelombang (wavelength) 1490&amp;amp;nbsp;nm dari hilir (downstream) dan isyarat optik dengan panjang gelombang 1310&amp;amp;nbsp;nm dari hulu (upstream) digunakan untuk mengirim data dan suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan layanan video dikonversi dahulu ke format optik dengan panjang gelombang 1550&amp;amp;nbsp;nm oleh optik pemancar video (optical video transmitter). Isyarat optik 1550&amp;amp;nbsp;nm dan 1490&amp;amp;nbsp;nm ini digabungkan oleh penggabung dan ditransmisikan ke pelanggan secara bersama. Singkatnya, tiga panjang gelombang ini membawa informasi yang berbeda secara simultan dan dalam berbagai arah pada satu kabel serat optik yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Komponen utama ==&lt;br /&gt;
# Terminal Saluran Serat Optik (&amp;#039;&amp;#039;Optical Line Terminal&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;OLT&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) biasa ditempatkan pada pusat penyedia layanan provider (CO) untuk menghantarkan isyarat layanan kepada setiap pengguna dalam jaringan rangkaian sistem, dan OLT juga merupakan titik aggregasi suara dari [[PSTN]], data dari penghala dan video melalui berbagai bentuk sebagai medium penghantaran.&lt;br /&gt;
# Unit Jaringan Serat Optik (&amp;#039;&amp;#039;Optical Network Unit&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;ONU&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah peralatan yang digunakan diakhir jaringan untuk memberikan layanan-layanan yang disediakan kepada pelanggan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layanan data (internet), suara (telepon) dan video (TV Kabel) diberikan dari ONU kepada pelanggan pengguna melalui penghantaran media yang sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, teknologi FTTX terdiri daripada tiga jenis [[topologi jaringan]], jaringan titik ke titik, jaringan serat optik aktif dan jaringan serat optik pasif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jaringan titik ke titik (&amp;#039;&amp;#039;Point to Point&amp;#039;&amp;#039;) ==&lt;br /&gt;
Jaringan titik ke titik (P2P) merupakan rancangan jaringan FTTX yang paling ringkas, di mana isyarat dihantar terus dari CO kepada setiap pelanggan dengan satu serat optik dan laser yang terpisah berdasarkan IEEE 802.3ah. Serat optik bentuk tunggal digunakan untuk isyarat bolak-balik dengan satu kabel serat optik sampai pertukaran setempat (Local Exchange) dan kemudian dipisah untuk masing-masing pelanggan pengguna akhir (End User).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jaringan serat optik aktif (&amp;#039;&amp;#039;active optical network&amp;#039;&amp;#039;, AON) ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jaringan serat optik aktif merupakan rangkaian titik ke banyak titik (&amp;#039;&amp;#039;Point to Multi Point&amp;#039;&amp;#039;, P2MP), penggunaan teknologi ini terbatas karena biayanya sangat tinggi. Peralatan-peralatan aktif yang digunakan dalam jaringan AON termasuk &amp;#039;&amp;#039;optical switch&amp;#039;&amp;#039;, memerlukan tenaga [[listrik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jaringan serat optik pasif (&amp;#039;&amp;#039;passive optical network&amp;#039;&amp;#039;, PON) ==&lt;br /&gt;
Jaringan serat optik pasif juga merupakan jaringan P2MP hampir sama dengan AON. Perbedaannya di mana pada titik [[komponen aktif]] digantikan oleh pencerai optik pasif (&amp;#039;&amp;#039;passive optical splitter&amp;#039;&amp;#039;). Jika dibandingkan dengan jaringan jenis AON, pemasangan jaringan jenis PON adalah lebih mudah dan murah serta tidak menggunakan komponen [[elektronik]] aktif sehingga mengurangi biaya pemeliharaan peralatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pencerai optik pasif ===&lt;br /&gt;
Pencerai optik pasif atau juga disebut dengan &amp;#039;&amp;#039;splitter&amp;#039;&amp;#039; yang digunakan dalam jaringan P2MP memiliki satu masukan dan banyak (&amp;#039;&amp;#039;multiple&amp;#039;&amp;#039;) keluaran dan bersifat pasif karena tidak memerlukan sumber energi eksternal. Rugi-rugi atau kehilangan daya optik pada pencerai serat optik pasif ini disebut juga &amp;#039;&amp;#039;splitter rasio&amp;#039;&amp;#039;, biasanya dinyatakan dalam [[decibel]] (dB) dan ini terjadi terutama bergantung kepada jumlah keluaran dari pencerai tersebut, sebagai contoh, masukan sinyal optik dibagi rata di kaskade atau cabang-cabang; misalnya sebuah splitter 1x2 hanya memiliki dua cabang maka kemungkinan [[kehilangan sisipan]] (&amp;#039;&amp;#039;insertion loss&amp;#039;&amp;#039;) adalah 3&amp;amp;nbsp;dB (50% pada setiap keluaran); jika pada splitter 1x4, maka akan ada dua cabang ditambahkan ke masing-masing kaki 1x2, kehilangan akan bertambah lagi 3&amp;amp;nbsp;dB sehingga menjadi 6&amp;amp;nbsp;dB; jika dalam splitter 1x8 dua cabang atau 1x2 split akan ditambahkan ke masing-masing kaki 1x4, sehingga kembali ditambahkan 3&amp;amp;nbsp;dB sehingga total kehilangan menjadi 9&amp;amp;nbsp;dB, dan begitu seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pencerai optik dapat dikemas dalam berbagai bentuk dan ukuran serta bergantung kepada teknologi yang digunakan, paling umum dibuat dengan menggunakan kaidah gelombang pandu planar, namun ada juga dengan menggunakan teknologi &amp;#039;&amp;#039;fused-biconic taper&amp;#039;&amp;#039; (FBT).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Teknologi akses PON ===&lt;br /&gt;
Dalam pembangunan jaringan dengan teknologi PON, di mana isyarat hilir dari OLT dikirim ke pencerai serat optik untuk digunakan bersama oleh setiap ONU. Semakin panjang jarak feeder serat optik maka pelemahan optik akan semakin tinggi, tetapi split ratio maksimum berkurang. Sedangkan untuk isyarat hulu dihantar dari ONU ke OLT. Terdapat 4 jenis teknologi berbagai akses penghantaran isyarat untuk digunakan secara bersama pada suatu teknologi jaringan PON tunggal diantaranya seperti:&lt;br /&gt;
# Akses Berbagai Pembahagian Waktu (Time Division Multiple Access, TDMA)&lt;br /&gt;
# Akses Berbagai Pembahagian Pembawa Sub (Subcarrier Division Multiple Access, SCMA)&lt;br /&gt;
# Akses Berbagai Pembahagian Panjang Gelombang (Wavelength Division Multiple Access, WDMA) dan&lt;br /&gt;
# Akses Berbagai Pembahagian Kode Optik (Optical Code Division Multiple Access, OCDMA)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Protokol PON ===&lt;br /&gt;
Berikut ini protokol PON yang telah sepakati oleh IEEE dan ITU,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerapan aplikasi FTTX di [[Indonesia]] ==&lt;br /&gt;
Sekarang dengan begitu pesatnya perkembangan kebutuhan akan &amp;#039;&amp;#039;Layanan Internet&amp;#039;&amp;#039; dan aplikasi [[multimedia]] lainnya, teknologi FTTX saat ini telah menjadi salah satu solusi untuk dapat memberikan layanan &amp;#039;&amp;#039;Triple Play&amp;#039;&amp;#039; yang terdiri dari [[Data]] (Internet atau [[Intranet]]), Voice/[[Suara]] ([[VoIP]]) dan Video (Interaktive [[TV]] dan Multimedia) di dalam satu infrastruktur yang praktis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai perbandingan sejak tahun 2007 di [[Jepang]], hampir 70% masyarakat Jepang adalah pengguna internet, dan bersamaan dengan itu, minat masyarakat menjadi pelanggan FTTX juga meningkat pesat seiring dengan menurunnya minat akan &amp;#039;&amp;#039;Digital Subscriber Line&amp;#039;&amp;#039; ([[DSL]]). Sedangkan di Indonesia keinginan masyarakat akan internet masih rendah, dan tentunya alih teknologi kepada FTTX itu sendiri belum berpengaruh signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini di kota-kota besar Indonesia seperti [[Jakarta]], kebutuhan akan akses internet yang cepat sudah cukup tinggi dibandingkan dengan kota-kota lainnya, sehingga keinginan untuk beralih ke FTTX tentunya sudah menjadi gaya hidup tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemasangan jaringan [[instalasi]] serat optik merupakan bahagian yang paling mahal dalam [[investasi]] teknologi ini. Beberapa metode instalasi yang telah diperkenalkan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor lain seperti, anggaran yang disediakan, pilihan topologi jaringan, teknologi akses dan protokol, budaya masyarakat sekitar serta [[estetika]].&lt;br /&gt;
Berikut ini ada tiga metode yang telah diimplementasikan dalam pemasangan instalasi jaringan serat optik:&lt;br /&gt;
# Instalasi bawah tanah (direct burial)&lt;br /&gt;
# Instalasi dalam pipa (duct installation)&lt;br /&gt;
# Instalasi udara (aerial installation)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== The link budget ===&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Link budget&amp;#039;&amp;#039; merupakan perhitungan keadaan sebenarnya yang harus dilakukan dalam menentukan beberapa masukan untuk sistem parameter yang akan digunakan dalam aplikasi FTTX. Beberapa pertimbangan yang diperlukan dalam perhitungan ini antaranya besaran sinyal optik. Faktor ini sangat penting untuk dihitung agar jaringan serat optik benar-benar telah sesuai dengan spesifikasi standar seperti yang direkomendasikan dari ITU dan IEEE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pengukuran dan pengujian ===&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan performa yang baik, dan bebas dari kemungkinan kesalahan dalam penghantaran layanan kepada konsumen, maka setiap jaringan instalasi serat optik perlu diuji dan diukur terlebih dahulu. Berikut ini beberapa peralatan [[optoelektronik]] yang biasa digunakan dalam pengukuran dan pengujian tersebut:&lt;br /&gt;
# [[Optical Loss Test Set]] (OLTS)&lt;br /&gt;
# [[Optical Time-Domain Reflectometer]] (OTDR)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pengukuran dan pengujian, salah satu dari kedua peralatan ini biasanya mesti memiliki kemampuan dalam menguji serat optik pada panjang gelombang 1310&amp;amp;nbsp;nm, 1490&amp;amp;nbsp;nm, 1550&amp;amp;nbsp;nm, dan 1625&amp;amp;nbsp;nm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan utama dari pengujian instalasi serat optik ini adalah untuk menjamin kontinuitas dan kehandalan jaringan dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Selain itu juga dapat mengurangi biaya perawatan, waktu yang diperlukan dalam memulihkan jaringan akibat kemungkinan gangguan (faulty) dari komponen-komponen optik yang digunakan seperti konektor (connector) atau sambungan serat optik (splice).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Serat optik]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=FTTx&amp;amp;oldid=28445165 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28445165 (2025-11-13T05:15:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>