<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fenformin</id>
	<title>Fenformin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fenformin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fenformin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:23:43Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fenformin&amp;diff=29483&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29224646; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fenformin&amp;diff=29483&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:46:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29224646; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fenformin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[obat diabetes]] dari golongan [[biguanida]]. Obat ini dipasarkan sebagai DBI oleh Ciba-Geigy, tetapi ditarik dari sebagian besar pasar pada akhir tahun 1970-an karena risiko tinggi [[laktikasidemia|asidosis laktat]], yang berakibat fatal pada 50% kasus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fenformin dikembangkan pada tahun 1957 oleh Ungar, Freedman, dan Seymour Shapiro, yang bekerja untuk &amp;#039;&amp;#039;U.S. Vitamin Corporation&amp;#039;&amp;#039;. [[Uji klinis]] yang dimulai pada tahun 1958 menunjukkan bahwa obat ini efektif, tetapi memiliki efek samping pada saluran pencernaan.&lt;br /&gt;
==Toksisitas==&lt;br /&gt;
Penjualan fenformin mulai menurun di AS sejak tahun 1973 karena studi uji coba yang negatif dan laporan asidosis laktat. Pada bulan Oktober 1976, Komite Penasihat Endokrinologi dan Metabolisme [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) merekomendasikan agar fenformin ditarik dari pasaran. FDA memulai proses formal pada bulan Mei 1977, yang akhirnya menyebabkan penarikan fenformin pada tanggal 15 November 1978.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1977, 385.000 pasien dengan diabetes tahap awal mengonsumsi fenformin di AS. Kelompok Penelitian Kesehatan milik [[Ralph Nader]] menekan pemerintah AS untuk melarang obat ini. Ciba-Geigy Corp menolak, dengan alasan tidak ada alternatif yang memuaskan bagi banyak pasien. Namun pada bulan Juli FDA menyatakan obat tersebut sebagai &amp;quot;bahaya yang mengancam kesehatan masyarakat&amp;quot; dan memberi dokter waktu 90 hari untuk beralih ke pengobatan alternatif (seperti [[insulin]], pembatasan diet, atau obat lain). Pada tahun 2008, fenformin masih tersedia secara legal di Italia, Brasil, Uruguay, Cina, Polandia, Yunani, dan Portugal; dan kasus asidosis laktat akibat fenformin terus dilaporkan di seluruh dunia. Di Hong Kong, tempat fenformin dilarang, kasus asidosis laktat akibat fenformin terjadi setelah mengonsumsi obat-obatan bermerek Cina yang diklaim sebagai herbal, yang dicampur dengan fenformin. Di AS, pada tahun 2001 FDA menarik &amp;quot;produk herbal&amp;quot; Cina yang mengandung fenformin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat terkaitnya (metformin) jauh lebih aman daripada fenformin, dengan tiga kasus asidosis laktat per 100.000 pasien-tahun dibandingkan dengan 64 kasus per 100.000 pasien-tahun, dan sebagian besar kasus tersebut terbatas pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Fenformin kurang polar dan lebih larut dalam lemak dan menunjukkan afinitas yang lebih tinggi terhadap membran mitokondria daripada metformin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Vladimir Dilman pertama kali mengusulkan pada tahun 1971 bahwa biguanida seperti metformin dan fenformin mungkin memiliki potensi untuk mengobati [[kanker]], mencegah kanker, dan memperpanjang hidup, sebuah ide yang kemudian didukung oleh penelitian &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039; dan hewan, serta penurunan nyata dalam kejadian kanker pada orang yang mengonsumsi metformin untuk [[diabetes melitus]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian laboratorium mengaitkan efek nyata ini dengan penghambatan [[mTOR]], penghambatan kompleks I, dengan fenformin menjadi penghambat yang lebih kuat daripada [[metformin]], Tampaknya penghambatan kompleks I dapat menyebabkan berkurangnya produksi intermediet [[siklus asam sitrat|siklus TCA]] dan penurunan produksi [[adenosina trifosfat|ATP]] mitokondria sehingga mengakibatkan aktivasi AMPK dan aktivitas mTOR yang lebih rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fenformin&amp;amp;oldid=29224646 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29224646 (2026-05-13T19:11:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>