<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Finasterid</id>
	<title>Finasterid - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Finasterid"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Finasterid&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:15:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Finasterid&amp;diff=35607&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29554368; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Finasterid&amp;diff=35607&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T08:54:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29554368; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Finasterid&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, dikenal pula dengan nama dagangnya seperti &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Reprosid&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Prostacom&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Reprostom&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, dll., adalah sebuah obat yang utamanya digunakan untuk menangani [[hiperplasia prostat jinak|pembesaran prostat]] atau [[alopesia androgenik|kebotakan]] pada pria. Finasterid juga dapat digunakan untuk menangani [[hirsutisme|pertumbuhan bulu berlebih]] pada wanita serta dalam [[terapi hormon feminin]] untuk [[wanita transgender]]. Finasterid dikonsumsi dengan cara diminum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Efek samping]] finasterid cenderung kecil. Beberapa pria dapat mengalami [[disfungsi seksual]], [[depresi (mood)|depresi]], [[kegelisahan|ansietas]], atau [[ginekomastia]]. Finasterid juga dapat meningkatkan risiko beberapa jenis [[kanker prostat]]. Finasterid adalah [[inhibitor 5α-reduktase]] sehingga merupakan sebuah [[antiandrogen]]. Obat ini bekerja dengan [[inhibitor enzim|mengurangi]] [[biosintesis|produksi]] [[dihidrotestosteron]] (DHT) sekitar sebesar 70%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Finasterid dipatenkan pada tahun 1984 dan disetujui untuk digunakan secara medis pada tahun 1992. Obat ini telah tersedia sebagai [[obat generik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kegunaan medis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pembesaran prostat ===&lt;br /&gt;
Finasterid digunakan dalam pengobatan pembesaran atau [[hiperplasia prostat jinak]] (&amp;#039;&amp;#039;benign prostatic hyperplasia&amp;#039;&amp;#039;, BPH). Pemakaian obat ini dapat meredakan gejala terkait BPH seperti kesulitan buang air kecil, buang air kecil pada malam hari, rasa ragu saat sebelum dan setelah buang air kecil, serta air seni yang sedikit. Efek dari finasterid lebih lemah dibandingkan dengan bloker alfa-1 seperti [[tamsulosin]] dan muncul lebih lambat—pemakaian membutuhkan minimal 6 bulan untuk menentukan hasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kanker prostat ===&lt;br /&gt;
Sebuah ulasan tahun 2010 oleh [[Cochrane]] menemukan pengurangan risiko perkembangan kanker prostat sebesar 25–26% menggunakan [[kemoprofilaksis]] inhibitor 5α-reduktase. Penelitian lanjutan oleh [[Medicare (Amerika Serikat)|Medicare]] menyebutkan bahwa partisipan dalam percobaan pencegahan kanker prostat selama 10 tahun menunjukkan adanya pengurangan signifikan dari risiko kanker prostat yang tetap ada bahkan setelah obat berhenti dipakai. Akan tetapi, terdapat pula penelitian inhibitor 5α-reduktase juga ditemukan dapat meningkatkan risiko perkembangan beberapa jenis kanker prostat yang langka dan ganas sebesar 27% meskipun terdapat pula penelitan yang membantah hal tersebut. Tidak ditemukan dampak negatif dari inhibitor 5α-reduktase terhadap tingkat penyembuhan dari kanker prostat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kebotakan ===&lt;br /&gt;
Finasterid juga digunakan untuk mengobati kebotakan ([[alopesia androgenik]]) pada pria. Finasterid juga telah diuji dalam pengobatan kebotakan pada wanita. Tapi hasil yang ditemukan tidak lebih baik daripada obat [[plasebo]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Hirsutisme ===&lt;br /&gt;
Finasterid telah ditemukan efektif dalam menangani [[hirsutisme]] (pertumbuhan bulu berlebih) pada wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Terapi hormon transgender ===&lt;br /&gt;
Finasterid terkadang disertakan dalam [[terapi hormon feminin]] bagi [[wanita transgender]] karena efek [[antiandrogen]]ik yang dimilikinya untuk melengkapi [[estrogen (obat)|estrogen]]. Akan tetapi, baru sedikit [[uji klinis]] yang telah dilakukan mengenai pemakaian finasterid seperti itu sehingga bukti, keamanan, serta keampuhannya hanya diketahui terbatas. Finasterid juga harus diperhatikan bila akan diresepkan bagi wanit transgender karena efek sampingnya seperti depresi, ansietas, dan ide bunuh diri cenderung banyak ditemukan pada kelompok penduduk transgender.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontraindikasi ==&lt;br /&gt;
Finasterid dapat meneybabkan [[kelainan bawaan|kelainan]] pada janin laki-laki jika orang yang memakainya ataupun pasangannya berencana atau sedang [[hamil]]. Finasterid dapat menimbulkan [[genitalia ambigu]] pada janin laki-laki dalam percobaan pada [[monyet rhesus]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek samping ==&lt;br /&gt;
Sebuah ulasan tahun 2010 oleh Cochrane menyimpulkan bahwa efek samping dari finasterid jarang ditemukan dalam pemakaiannya sebagai obat BPH. FDA pada tahun 1997 melaporkan bahwa finasterid ditoleransi dengan baik dan efek samping yang paling umum adalah masalah disfungsi seksual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2011, FDA mengeluarkan peringatan mengenai penggunaan inhibitor 5α-reduktas yang berkaitan dengan perkembangan [[kanker prostat]] ganas. Karena pengobatan BPH menurunkan [[antigen spesifik prostat]], penggunaan finasterid dapat menutupi perkembangan kanker prostat. Terdapat pula hubungan finasterida dengan kanker payudara meskipun tidak ditemukan bukti terkait korelasi di antara keduanya. Beberapa pria dapat terkena [[ginekomastia]] (perkembangan payudara) dari pemakaian finasterid. Risiko ginekomastia dari inhibitor 5α-reduktase secara umum adalah sekitar 2,8%. Gejala depresi dan ide bunuh diri juga dilaporkan ditemukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ulasan Cochrane tahun 2010 menemukan bahwa pria yang memakai finasterid memiliki risiko lebih terhadap [[impotensi]], [[disfungsi ereksi]], [[libido]] yang berkurang, serta gangguan [[ejakulasi]] dalam tahun pertama pemakaian. Tingkat efek-efek tersebut mereda hingga setara dengan [[plasebo]] setelah 2-4 tahun dan terus membaik. [[Meta-analisis]] tahun 2016 menemukan bahwa disfungsi seksual termasuk [[hipospermia]] dapat terjadi pada 3,4 hingga 15,8% pria yang memakai finasterid atau dutasteride. Hal ini dapat berpengaruh terhadap [[kualitas hidup]] yang pada gilirannya dapat mengganggu kesehatan jiwa serta hubungan sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Finasterid&amp;amp;oldid=29554368 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29554368 (2026-08-10T13:22:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>