<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fistula_obstetrik</id>
	<title>Fistula obstetrik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fistula_obstetrik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fistula_obstetrik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T23:52:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fistula_obstetrik&amp;diff=31753&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29441978; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fistula_obstetrik&amp;diff=31753&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:21:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29441978; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fistula obstetrik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah kondisi medis di mana terbentuk lubang abnormal antara [[Alat kelamin|saluran genital]] wanita dan [[saluran kemih]], [[kandung kemih]], atau [[rektum]]. Kondisi ini bisa menyebabkan bocornya urin atau feses. Komplikasi yang bisa muncul antara lain depresi, ketidaksuburan, hingga isolasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor risiko yang bisa mengiringi munculnya kondisi ini adalah oleh persalinan yang terhambat, buruknya akses layanan kesehatan, malnutrisi, dan kehamilan pada usia muda. Persalinan yang terjadi di rumah tanpa bantuan [[bidan]] terlatih dan tanpa perawatan medis yang memadai dapat mengakibatkan persalinan yang berkepanjangan, menyebabkan fistula obstetrik. Di [[negara maju]], fistula obstetrik menjadi langka karena adanya kemajuan dalam prosedur bedah seperti [[Operasi sesar|operasi caesar]] yang aman dan efektif. Namun, di negara-negara berkembang, persalinan terhambat masih menjadi penyebab utama fistula obstetrik, terutama fistula vesico-vaginal dan rekto-vaginal. Penyebab langsungnya adalah buruknya sirkulasi daerah di wilayah terbentuknya kebocoran ini pada jangka waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diagnosis dilakukan melalui penilaian atas gejala yang muncul dan pendeteksian dengan [[metilena biru]].&lt;br /&gt;
==Gejala==&lt;br /&gt;
Gejala yang mungkin muncul akibat kondisi ini adalah:&lt;br /&gt;
*Kembung, ketidakmampuan mengendalikan aktivitas berkemih atau buang air besar, yang bisa terjadi terus-menerus atau bisa pula hanya pada malam hari&lt;br /&gt;
*Cairan vagina berbau&lt;br /&gt;
*Infeksi saluran vagina atau kemih yang berulang&lt;br /&gt;
*Iritasi atau rasa sakit di vagina atau wilayah sekitarnya&lt;br /&gt;
*Rasa sakit saat berhubungan seks&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pencegahan dan pengobatan==&lt;br /&gt;
Fistula obstetrik hampir seluruhnya dapat dicegah dengan penggunaan operasi caesar yang tepat. Langkah-langkah krusial sejak dini meliputi menunda kehamilan pertama, menghentikan praktik-praktik tradisional berisiko, dan memastikan akses yang tepat waktu terhadap perawatan obstetrik. Penanganan yang efektif terhadap fistula obstetrik adalah kunci dalam mencapai tujuan [[pembangunan berkelanjutan]], meningkatkan kesehatan ibu secara global.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengobatannya biasanya dilakukan dengan pembedahan di tangan ahli bedah yang memang berpengalaman, mengingat kondisi yang terjadi bisa sangat bervariasi. Jika diobati sejak dini, penggunaan [[kateter]] urin dapat membantu penyembuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Angka kejadian==&lt;br /&gt;
Kondisi ini dialami oleh antara 50.000 hingga 100.000 wanita setiap tahunnya di seluruh dunia. Lebih dari 2 juta perempuan muda di [[Asia]] dan [[Afrika]] Sub-Sahara hidup dengan kondisi ini tanpa pengobatan yang memadai. Dampak dari fistula obstetri sangat merugikan, termasuk [[inkontinensia]], rasa malu, segregasi sosial, dan masalah kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persalinan yang terjadi di rumah tanpa bantuan [[bidan]] terlatih dan tanpa perawatan medis yang memadai dapat mengakibatkan persalinan yang berkepanjangan, menyebabkan fistula obstetrik. Di negara maju, fistula obstetrik menjadi langka karena adanya kemajuan dalam prosedur bedah seperti [[Operasi sesar|operasi caesar]] yang aman dan efektif. Namun, di negara-negara berkembang, persalinan terhambat masih menjadi penyebab utama fistula obstetrik, terutama fistula vesico-vaginal dan rekto-vaginal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pencegahan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fistula+obstetrik&amp;amp;oldid=29441978 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29441978 (2026-07-11T02:09:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>