<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fitomenadion</id>
	<title>Fitomenadion - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fitomenadion"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fitomenadion&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:25:17Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fitomenadion&amp;diff=35786&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28607248; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fitomenadion&amp;diff=35786&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:26:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28607248; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fitomenadion&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;vitamin K1&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;filokuinon&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah [[vitamin]] yang ditemukan dalam makanan dan digunakan sebagai [[suplemen makanan]]. Fitomenadion tercantum dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fitomenadion digunakan untuk mengobati [[koagulopati|gangguan pendarahan]] tertentu, termasuk overdosis [[warfarin]], [[defisiensi vitamin K]], dan [[jaundis]] obstruktif. Penggunaannya biasanya dianjurkan [[Oral (rute pemberian obat)|melalui mulut]], [[penyuntikan intraotot|suntikan intramuskular]], atau [[penyuntikan subkutan|suntikan di bawah kulit]]. Bila diberikan melalui suntikan, manfaatnya terlihat dalam waktu dua jam. Fitomenadion juga dianjurkan untuk mencegah dan mengobati pendarahan akibat kekurangan vitamin K (VKDB) pada bayi. Banyak negara di dunia memilih suntikan intramuskular pada bayi baru lahir agar mereka aman dari VKDB. Obat ini dianggap sebagai pengobatan yang aman dan menyelamatkan banyak anak dari kematian dan defisit neurologis yang parah setiap tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping bila diberikan melalui suntikan dapat meliputi [[nyeri]] di tempat suntikan. Reaksi [[alergi]] yang parah dapat terjadi saat disuntikkan ke pembuluh darah atau otot, tetapi ini terutama terjadi saat dosis besar suplemen tertentu yang mengandung [[minyak jarak]] diberikan secara intravena. Penggunaan selama [[kehamilan]] dianggap aman, penggunaan juga mungkin aman selama [[menyusui]]. Ia bekerja dengan memasok komponen yang dibutuhkan untuk membuat sejumlah faktor [[penggumpalan darah]]. Sumber makanan termasuk [[sayuran daun|sayuran hijau]], minyak sayur, dan beberapa buah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fitomenadion pertama kali diisolasi pada tahun 1939. Pada tahun 1943 [[Edward Adelbert Doisy]] dan [[Henrik Dam]] diberi [[Penghargaan Nobel]] untuk penemuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terminologi==&lt;br /&gt;
Fitomenadion sering juga disebut filokuinon, [[vitamin K]], atau fitonadion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan dalam medis==&lt;br /&gt;
Obat ini digunakan untuk mengobati [[koagulopati|gangguan perdarahan]] tertentu, termasuk overdosis warfarin (juga overdosis senyawa serupa seperti kumatetralil), defisiensi vitamin K, dan jaundis obstruktif. Obat ini digunakan untuk mencegah dan mengobati pendarahan akibat defisiensi vitamin K (VKDB) pada bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Kanada, fitomenadion (Hemophyt) diindikasikan untuk pengobatan keracunan antikoagulan pada anjing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Vitamin K adalah vitamin yang larut dalam lemak yang stabil di udara dan kelembapan tetapi terurai di bawah sinar matahari. K&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; adalah [[keton]] [[aromatisitas|aromatik]] polisiklik, yang berdasarkan 2-[[gugus metil|metil]]-1,4-naftokuinon, dengan [[substituen]] 3-fitil. Vitamin ini ditemukan secara alami dalam berbagai macam tumbuhan hijau, terutama pada daun, karena berfungsi sebagai akseptor elektron selama [[fotosintesis]], membentuk bagian dari rantai transpor elektron [[fotosistem I]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Fungsi biologis==&lt;br /&gt;
===Hewan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fungsi vitamin K yang paling dikenal pada hewan adalah sebagai kofaktor dalam pembentukan faktor [[penggumpalan darah|koagulasi]] II (pro[[trombin]]), VII, IX, dan X oleh hati. Vitamin ini juga diperlukan untuk pembentukan faktor antikoagulan protein C dan S. Vitamin K diperlukan untuk pembentukan protein tulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal distribusi, filokuinon biasanya terdapat dalam kadar yang lebih tinggi di hati, jantung, dan pankreas, tetapi dalam kadar yang lebih rendah di otak, ginjal, dan paru-paru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Tumbuhan dan sianobakteri===&lt;br /&gt;
Vitamin K&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; diperlukan untuk fotosintesis tumbuhan, yang mana ia berpartisipasi dalam [[rantai transpor elektron]] Fotosistem I.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Biosintesis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vitamin K&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; disintesis dari korismat, senyawa yang diproduksi dari sikimat melalui jalur sikimat. Konversi korismat menjadi vitamin K&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; terdiri dari serangkaian sembilan langkah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
#korismat diisomerisasi menjadi isokorismat oleh isokorismat sintase, atau MenF (enzim menakuinon).&lt;br /&gt;
#Penambahan 2-oksoglutarat ke isokorismat oleh PHYLLO, protein multifungsi yang terdiri dari tiga aktivitas enzimatik yang berbeda (MenD, H, dan C).&lt;br /&gt;
#Eliminasi piruvat oleh PHYLLO.&lt;br /&gt;
#Aromatisasi untuk menghasilkan o-suksinil benzoat oleh PHYLLO.&lt;br /&gt;
#Aktivasi o-suksinilbenzoat menjadi ester CoA yang sesuai oleh MenE.&lt;br /&gt;
#Pembentukan cincin naftoat oleh naftoat sintase (MenB/NS).&lt;br /&gt;
#Pelepasan tiolitik CoA oleh tioesterase (MenH).&lt;br /&gt;
#Penempelan rantai fitol ke cincin naftoat (MenA/ABC4).&lt;br /&gt;
#[[Metilasi]] prekursor pada posisi 3 (MenG).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fitomenadion&amp;amp;oldid=28607248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28607248 (2025-11-22T23:01:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>