<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fitopatologi</id>
	<title>Fitopatologi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fitopatologi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fitopatologi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T19:02:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fitopatologi&amp;diff=30217&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29568488; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fitopatologi&amp;diff=30217&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:28:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29568488; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fitopatologi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;patologi tumbuhan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah cabang ilmu [[biologi]] yang mempelajari [[penyakit]] [[tumbuhan]]. Kajian penyakit fitopatologi ialah yang timbul akibat serangan [[patogen]] ataupun gangguan ketersediaan [[hara]]. Berasal dari gabungan kata [[bahasa Yunani]]: &amp;#039;&amp;#039;phyton&amp;#039;&amp;#039; berarti tumbuhan; &amp;#039;&amp;#039;pathos&amp;#039;&amp;#039; berarti sakit atau menderita; &amp;#039;&amp;#039;logos&amp;#039;&amp;#039; berati ilmu atau pengetahuan. Secara [[biologi]]s tumbuhan dikatakan sakit bila tidak mampu melakukan kegiatan fisiologis secara normal, yang meliputi [[respirasi]], [[fotosintesis]], penyerapan gizi yang diperlukan dan lain-lain. Selain itu tanaman sakit juga tidak dapat menunjukkan kapasitas genetiknya, seperti berdaya hasil tinggi, morfologi yang normal dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Studi ilmu penyakit tumbuhan meliputi studi tentang penyebab penyakit, studi tentang interaksi antara penyebab penyakit - tumbuhan inang dan lingkungan, studi tentang fisiologi tanaman sakit. Studi penyakit tumbuhan dalam populasi tumbuhanya disebut [[epidemiologi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan penyebabnya penyakit tumbuhan dikelompokkan dalam:&lt;br /&gt;
* penyakit yang disebabkan oleh penyebab non hidup (abiotik), penyakit demikian bersifat tidak menular (&amp;#039;&amp;#039;noninfectious&amp;#039;&amp;#039;), dan&lt;br /&gt;
* penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jasad hidup (biotik), yang bersifat menular.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebab penyakit abiotik antara lain adalah kekurang unsur hara, suhu yang sangat rendah ataupun sangat tinggi, pencemaran ([[polusi]]). Penyekait tumbuhan biotik antara lain adalah [[jamur]] (fungi), [[bakteri]], [[fitoplasma]], [[virus]], viroid, nematoda dan tumbuhan [[parasit]]ik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fitopatologi di Indonesia ==&lt;br /&gt;
Di Indonesia, kegiatan penelitian penyakit tumbuhan telah berlangsung sejak [[Indoensia: Era Belanda|era penjajahan Belanda]] (Hindia Belanda). Penelitian banyak ditujukan pada penyakit tanaman perkebunan yang diusahakan oleh Belanda, antara lain [[tebu]], [[tembakau]], [[karet]], [[kopi]], [[kakao]] dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peneliti dalam bidang ilmu ini kebanyakan adalah orang-orang [[Belanda]], sehingga saat awal kemerdekaan terjadi kekurangan tenaga peneliti. Salah satu ahli ilmu penyakit tumbuhan pada awal kemerdekaan adalah Prof. Dr. Ir. Toyib Hadiwijaya, seorang Guru Besar pada Fakultas Pertanian [[Universitas Indonesia]] di [[Bogor]] yang sekarang menjadi [[Institut Pertanian Bogor]]. Selanjutnya jumlah ahli ilmu penyakit tumbuhan makin bertambah banyak, dan pada tanggal [[3 Agustua|3]] - [[5 Agustus]] [[1970]] mengadakan pertemuan di Perkebunan Teh Pagilaran (milik [[UGM]], dan membentuk organisasi profesi bernama [[Perhimpunan Fitopatologi Indonesia]] (PFI).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap dua tahun PFI menyelenggarakan Kongres dan Seminar Ilmiah; kongres terakhir pada tahun [[2003]] diselenggarakan di [[Purwokerto]], [[Jawa Tengah]]. Pendiri organisasi yang saat ini masih ada kebanyakan telah purna tugas, mereka antara lain adalah Prof. Dr. Ir. [[Haryono Semangun]] (Guru Besar Emeritus Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. [[Sutrisno Hadi]] (Guru Besar Emeritus Institut Pertanian Bogor) dan Prof. Dr. [[Mien Achmad Rifai]] (Guru Besar Universitas Indonesia).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fitopatologi&amp;amp;oldid=29568488 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29568488 (2026-08-12T23:41:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>