<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fluoksetin</id>
	<title>Fluoksetin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fluoksetin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fluoksetin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:16:38Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fluoksetin&amp;diff=35910&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29699444; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fluoksetin&amp;diff=35910&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:41:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29699444; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fluoksetin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat anti depresan yang dikonsumsi untuk mengatasi [[Depresi (psikologi)|depresi]], [[bulimia nervosa]], gangguan obsesif kompulsif (gangguan pikiran yang sulit hilang serta memerlukan tindakan berulang), gangguan pola makan, dan serangan kepanikan (kepanikan mendadak, ketakutan berlebih, kekhawatiran atau kecemasan terhadap suatu serangan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fluoksetin hanya boleh dikonsumsi dengan [[Resep dokter|resep]] dokter. Fluoksetin adalah jenis obat [[oral]] dalam bentuk [[tablet]] dan [[kapsul]]. Fluoksetin merupakan obat anti depresan yang bekerja di [[saraf]] otak dengan meningkatkan aktivitas zat kimia yang disebut [[serotonin]]. Fluoksetin dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak berusia 8 tahun lebih untuk mengatasi depresi tetapi tidak boleh dikonsumsi oleh penderita [[Diabetes melitus|diabetes]] karena dapat mempersulit kestabilan [[gula darah]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Sejarah ditemukannya fluoksetin bermula saat Ray W Fuller, seorang ahli [[biokimia]] bekerja sama dengan rekannya, Eli Lilly. Dalam penelitiannya, mereka menggunakan tikus sebagai objek. Tikus itu diberikan &amp;#039;&amp;#039;chloroamphetamine&amp;#039;&amp;#039; yang menghambat produksi serotonin untuk mengukur efek obat lain terhadap kadar serotonin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua peneliti lain, Bryan Molloy dan Wong bergabung dengan Fuller dalam penelitian Eli Lilly. Pada tahun 1971 Bryan dan Wong mengikuti kuliah yang mempelajari neurotransmisi yang disampaikan oleh seorang peneliti dari [[Universitas Johns Hopkins]], Solomon Synder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wong kemudian menggunakan teknik yang telah disampaikan Solomon Synder untuk menguji efek berbagai [[Senyawa kimia|senyawa]], yang salah satunya ia menemukan senyawa fluoksetin untuk mengatasi kerja serotonin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eli Lilly menggunakan fluoksetin atau prozac untuk pengobatan [[Tekanan darah tinggi|darah tinggi]]. Ia dan ketiga rekannya melakukan penelitian lebih lanjut. Pada tahun 1986, perusahaan farmasi Eli Lilly mengenalkan fluoksetin sebagai obat untuk depresi klinis. Pada Desember 1987, Eli Lilly mendapat persetujuan dari FDA.&lt;br /&gt;
== Efek Samping ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* Obat ini bisa menimbulkan efek samping umum atau ringan seperti mual, sakit kepala, susah tidur, diare, dan kelelahan. Efek samping ini dialami oleh lebih dari satu orang dari 100 pasien. Apabila efek ini semakin mengganggu segera hubungi dokter atau [[apoteker]].&lt;br /&gt;
* Fluoksetin bisa menyebabkan gejala efek samping berat seperti kadar natrium dalam darah yang rendah sehingga bisa menimbulkan sakit kepala, kelelahan, kesulitan berkonsentrasi dan mengingat sesuatu. Selain itu, obat ini juga bisa menimbulkan kejang, &amp;#039;&amp;#039;bruxism,&amp;#039;&amp;#039; ganguan pada jantung, sindrom serotonin, serta [[Glaukoma|glaukoma kronik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fluoksetin&amp;amp;oldid=29699444 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29699444 (2026-09-04T01:54:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>