<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fluosinolon_asetonida</id>
	<title>Fluosinolon asetonida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fluosinolon_asetonida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fluosinolon_asetonida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T01:37:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fluosinolon_asetonida&amp;diff=36623&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28598580; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fluosinolon_asetonida&amp;diff=36623&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:29:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28598580; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fluosinolon asetonida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[kortikosteroid]] yang terutama digunakan dalam [[dermatologi]] untuk mengurangi peradangan kulit dan menghilangkan rasa gatal. Obat ini adalah turunan hidrokortison sintetis. Substitusi fluor pada posisi 9 dalam inti steroid sangat meningkatkan aktivitasnya. Ini pertama kali disintesis pada tahun 1959 di Departemen Penelitian &amp;#039;&amp;#039;Syntex Laboratories S.A. Mexico City&amp;#039;&amp;#039;. Sediaan yang mengandungnya pertama kali dipasarkan dengan nama &amp;quot;Synalar&amp;quot;. Kekuatan dosis yang umum digunakan dalam dermatologi adalah 0,01–0,025%. Salah satu krim tersebut dijual dengan merek Flucort-N dan mengandung antibiotik [[neomisin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fluosinolon asetonida juga ditemukan sangat mempotensiasi kondrogenesis terkait TGF-β pada sel induk/progenitor mesenkim sumsum tulang, dengan meningkatkan kadar kolagen tipe II lebih dari 100 kali lipat dibandingkan dengan [[deksametason]] yang banyak digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Implan intravitreal fluosinolon asetonida telah digunakan untuk mengobati uveitis non-infeksi. Tinjauan sistematis tidak dapat menentukan dengan jelas apakah implan fluosinolon asetonida lebih unggul dibandingkan pengobatan standar untuk uveitis. Implan intravitreal fluosinolon asetonida dengan merek &amp;quot;Iluvien&amp;quot; dijual oleh perusahaan biofarmasi Alimera Sciences untuk mengobati [[retinopati diabetik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1961.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Klasifikasi==&lt;br /&gt;
Fluosinolon adalah kortikosteroid grup V (0,025%) atau grup VI (0,01%) berdasarkan klasifikasi Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fluosinolon+asetonida&amp;amp;oldid=28598580 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28598580 (2025-11-22T03:45:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>